Persebaya Surabaya vs Malut United: Green Force Tak Pernah Menang, Tantangan Berat di Super League 2025/2026
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Kam, 8 Jan 2026
- comment 0 komentar

DIAGRAMKOTA.COM – Persebaya Surabaya kini menghadapi tantangan besar dalam kompetisi Super League 2025/2026. Tim asal Jawa Timur ini akan berhadapan dengan Malut United, sebuah lawan yang terbukti sulit untuk dikalahkan. Rekor buruk tanpa kemenangan atas tim asal Maluku Utara menjadi alarm bagi pelatih baru mereka, Bernardo Tavares.
Kehadiran Pelatih Baru dan Persiapan Latihan
Bernardo Tavares resmi memimpin latihan perdana Persebaya Surabaya di Lapangan C Kompleks Stadion Gelora Bung Tomo pada Selasa (6/1/2026). Ini menandai awal era baru bagi Green Force dalam upaya menjaga tren positif di kompetisi musim ini. Pelatih asal Portugal tersebut datang dengan harapan besar untuk membawa perubahan signifikan di tubuh Persebaya Surabaya.
Kehadirannya memberi suntikan optimisme di tengah persaingan Super League 2025/2026 yang kian ketat. Dalam latihan perdana, Tavares tidak bekerja sendirian. Ia didampingi empat asisten pelatih, termasuk Renato Duarte, yang turut aktif mengamati jalannya sesi latihan.
Fokus latihan tidak hanya menyentuh aspek teknik dan taktik permainan. Tavares juga menaruh perhatian pada kondisi fisik, karakter individu, serta kekuatan mental para pemain Persebaya Surabaya. Pendekatan tersebut dilakukan sebagai langkah awal untuk mengenal skuad Green Force secara menyeluruh. Tavares ingin memahami potensi dan keterbatasan pemain sebelum menghadapi ujian kompetitif.
Ujian Pertama Bernardo Tavares Bersama Persebaya
Ujian perdana Bernardo Tavares bersama Persebaya Surabaya dipastikan tidak mudah. Green Force dijadwalkan menghadapi Malut United pada pekan ke-17 Super League 2025/2026. Pertandingan tersebut akan digelar di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (10/1/2026).
Bermain di kandang sendiri memang menguntungkan, namun rekor pertemuan membuat laga ini sarat tekanan. Persebaya Surabaya tercatat belum pernah meraih kemenangan atas Malut United. Statistik ini menjadi catatan merah yang sulit diabaikan menjelang pertemuan ketiga kedua tim.
Musim lalu, Persebaya Surabaya harus menelan kekalahan 0-2 saat menjamu Malut United di kandang. Hasil itu memperlihatkan betapa merepotkannya lawan yang satu ini bagi Green Force.
Kondisi Tim dan Strategi Tavares
Meski memiliki pengalaman melatih klub-klub ternama, Tavares kini harus menghadapi tantangan unik di Persebaya Surabaya. Tim ini sedang menghadapi badai cedera yang mengganggu persiapan. Hal ini memaksa pelatih baru untuk mencari solusi cepat agar bisa menghadapi Malut United dengan kekuatan penuh.
Tavares juga menggandeng beberapa pemain kunci yang diharapkan mampu memberikan dampak signifikan. Salah satunya adalah bek asing Brasil, Gustavo Fernandes, yang dikabarkan akan segera bergabung dengan tim. Pemain ini dikenal memiliki daya jelajah yang luar biasa, mampu berlari hingga 10 kilometer setiap pertandingan.
Selain itu, Tavares juga berupaya membangun semangat tim melalui dukungan dari Bonek, suporter fanatik Persebaya Surabaya. Total penonton di laga nanti diprediksi akan mencapai angka ratusan ribu, yang merupakan momentum penting bagi Green Force untuk memperbaiki performa.
Masa Depan Persebaya Surabaya
Dengan rekor buruk melawan Malut United, Persebaya Surabaya harus lebih waspada dalam menghadapi laga mendatang. Kehadiran Bernardo Tavares diharapkan mampu membawa perubahan positif, baik dalam hal taktik maupun mentalitas pemain.
Pelatih baru ini telah menunjukkan komitmennya untuk mengenal seluruh pemain secara mendalam. Dengan pendekatan yang terstruktur dan strategi yang jelas, Tavares berharap dapat mengubah situasi yang kurang menguntungkan bagi Persebaya Surabaya.***





Saat ini belum ada komentar