Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Persebaya Surabaya Resmi Lepas Dejan Tumbas, Kehilangan Striker Andalan

Persebaya Surabaya Resmi Lepas Dejan Tumbas, Kehilangan Striker Andalan

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Persebaya Surabaya, salah satu klub sepak bola terkemuka di Indonesia, secara resmi mengumumkan bahwa Dejan Tumbas tidak lagi menjadi bagian dari skuad mereka untuk putaran kedua BRI Super League 2025/2026. Keputusan ini menandai akhir dari kiprah pemain asal Serbia tersebut di klub yang berbasis di Surabaya.

Dejan Tumbas sebelumnya dikenal sebagai salah satu striker andalan Persebaya. Ia sering kali menjadi pilihan utama pelatih dalam laga-laga penting. Dalam putaran pertama kompetisi, Dejan tampil dalam 14 pertandingan dengan total waktu bermain mencapai 1.148 menit. Pemain ini juga termasuk dalam daftar pemain dengan menit bermain terbanyak di skuad Green Force.

Namun, meski memiliki kontribusi signifikan, Dejan akhirnya dilepas oleh manajemen klub. Pengumuman resmi dilakukan melalui akun media sosial klub, yang menyebutkan bahwa enam pemain lainnya juga tidak dipertahankan untuk putaran kedua. Mereka adalah Diego Mauricio, Dime Dimov, Rizky Dwi Pangestu, Kadek Raditya, dan Rendy Oscario.

Keputusan ini memicu reaksi dari para penggemar Persebaya, yang menyayangkan kepergian Dejan. Banyak suporter menganggap bahwa performa Dejan masih cukup menjanjikan dan layak dipertahankan. Beberapa bahkan mempertanyakan alasan klub melepas pemain yang kerap tampil reguler.

Sebelumnya, ada sinyal bahwa Dejan mungkin akan pergi. Ia terlihat tidak mengikuti sesi latihan beberapa kali, yang memicu spekulasi tentang masa depannya. Meski begitu, banyak penggemar tetap berharap bahwa Dejan akan bertahan, terutama setelah pernyataan pelatih Bernardo Tavares yang menyebutkan kemungkinan perubahan posisinya.

“Bisa jadi (Dejan Tumbas kembali ke depan). Tapi Jefferson juga bisa bermain sebagai bek kiri, bisa bermain sebagai bek tengah, bermain sebagai penyerang sayap kiri,” ujar Tavares beberapa waktu lalu. Pernyataan ini kini terasa seperti salam perpisahan bagi Dejan.

Manajemen Persebaya menyampaikan apresiasi atas dedikasi Dejan selama membela klub. Namun, keputusan untuk melepas pemain ini diambil sebagai bagian dari strategi klub dalam mempersiapkan putaran kedua kompetisi.

Peran Dejan Tumbas dalam Tim Persebaya Surabaya

Dejan Tumbas menjadi salah satu pemain yang sering dimainkan oleh pelatih Persebaya. Ia tidak hanya berkontribusi dalam hal gol, tetapi juga dalam menjaga keseimbangan tim. Performanya selama putaran pertama membuat banyak orang yakin bahwa ia bisa menjadi tulang punggung tim di putaran kedua.

Namun, keputusan untuk melepas Dejan menunjukkan bahwa klub sedang melakukan evaluasi terhadap komposisi skuad. Hal ini biasanya dilakukan untuk menyesuaikan dengan target yang ingin dicapai pada putaran kedua.

Reaksi Suporter dan Spekulasi Masa Depan Dejan

Reaksi dari suporter sangat beragam. Banyak yang menyayangkan kepergian Dejan, sementara yang lain percaya bahwa keputusan ini dibuat demi kebaikan klub. Ada juga yang berspekulasi tentang masa depan Dejan, termasuk apakah ia akan bergabung dengan klub lain atau memilih pensiun dari dunia sepak bola.

Beberapa penggemar juga mengingatkan bahwa Dejan masih memiliki potensi besar dan layak untuk terus bermain. Mereka berharap klub lain akan memberikan kesempatan kepada Dejan untuk menunjukkan kemampuannya.

Pengumuman resmi Persebaya Surabaya tentang kepergian Dejan Tumbas menandai akhir dari kiprahnya di klub. Meskipun keputusan ini memicu pro dan kontra, ia tetap diingat sebagai salah satu pemain yang memberikan kontribusi besar bagi tim.***

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kapan Pendaftaran PIP 2026, Bantuan Pendidikan

    Buruh: UMP 2026 Tidak Jamin Kebutuhan Hidup Layak

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 85
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM — Kalangan buruhdari Asosiasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (Aspirasi) menyatakan bahwa formulaupah minimumprovinsi (UMP) 2026 yang telah ditetapkan oleh pemerintah belum mampu memenuhi aspek kebutuhan hidup layak (KHL). Ketua Aspirasi Mirah Sumirat menyampaikan, Peraturan Pemerintah (PP) tentang Upah yang menetapkanUMPdengan rumus tingkat inflasi ditambah pertumbuhan ekonomi dan dikali koefisien alfa 0,5–0,9 hanyalah pendekatan teknokratis yang […]

  • Rasiyo: Muncul Lagi Kasus COVID-19, Saatnya Kita Disiplin Kembali

    Rasiyo: Muncul Lagi Kasus COVID-19, Saatnya Kita Disiplin Kembali

    • calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 149
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kabar munculnya kembali kasus COVID-19 di Kota Surabaya membuat Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Dr. H. Rasiyo, angkat bicara. Ia menegaskan bahwa saat ini adalah waktu yang tepat bagi masyarakat untuk kembali menerapkan disiplin protokol kesehatan (prokes) demi menekan penyebaran virus. Peringatan tersebut disampaikan menyusul laporan dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya […]

  • Formappi Dorong Evaluasi Seluruh Tunjangan Anggota DPR, Bukan Hanya Perumahan

    Formappi Dorong Evaluasi Seluruh Tunjangan Anggota DPR, Bukan Hanya Perumahan

    • calendar_month Sabtu, 6 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Peneliti Sebut Penghapusan Tunjangan Perumahan DPR RI Hanya Langkah Awal DIAGRAMKOTA.COM – Peneliti Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi), Lucius Karus, menyambut baik penghapusan tunjangan perumahan sebesar Rp 50 juta per bulan oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI. Namun, ia menilai bahwa langkah tersebut masih belum cukup untuk menciptakan sistem tunjangan yang lebih transparan dan efisien. […]

  • DPRD Jatim: Wujudkan Indonesia Emas Dimulai dari Perlindungan Anak Hari Ini

    DPRD Jatim: Wujudkan Indonesia Emas Dimulai dari Perlindungan Anak Hari Ini

    • calendar_month Kamis, 24 Jul 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 172
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Memperingati Hari Anak Nasional (HAN) 2025, DPRD Provinsi Jawa Timur menegaskan pentingnya investasi sejak dini dalam perlindungan dan pemenuhan hak anak untuk mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. Ketua Fraksi PKS DPRD Jatim, Lilik Hendarwati, menyatakan bahwa anak-anak adalah pondasi masa depan bangsa yang tidak bisa diabaikan. “Kalau kita ingin melihat Indonesia kuat dan […]

  • Semarak Kemerdekaan RI ke-80 di Surabaya: Kreativitas Anak dan Remaja Difabel Bersinar

    Semarak Kemerdekaan RI ke-80 di Surabaya: Kreativitas Anak dan Remaja Difabel Bersinar

    • calendar_month Minggu, 24 Agt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 227
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Perayaan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia berlangsung penuh warna di Surabaya. Kali ini, semangat kebangsaan dipadukan dengan panggung inklusif yang menampilkan bakat dan kreativitas anak-anak serta remaja difabel.(24 Agustus 2025) Bertempat di Yayasan Kanker Indonesia, Jalan Mulyorejo Indah No. 8 Surabaya, ratusan peserta dari berbagai latar belakang hadir dalam acara bertajuk […]

  • Irigasi Ditutup Pengembang, Potensi Banjir Menghantui Warga Jumputrejo Sidoarjo

    Irigasi Ditutup Pengembang, Potensi Banjir Menghantui Warga Jumputrejo Sidoarjo

    • calendar_month Minggu, 6 Okt 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 181
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Penutupan saluran irigasi oleh pengembang perumahan di Dusun Keling, Desa Jumputrejo, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo, telah menimbulkan kekhawatiran di kalangan warga. Pengembang PT. Fast Kahuripan yang membangun Perumahan Taman Sukodono Village, menutup saluran air yang penting bagi aliran irigasi dan menggantinya dengan taman, urugan tanah, serta pagar. Langkah ini dianggap oleh warga sebagai […]

expand_less