Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HUKRIM » Penyelidikan Korupsi Pengadaan Laptop Chromebook: Nadiem Makarim dan Peran Eks Anggota DPR

Penyelidikan Korupsi Pengadaan Laptop Chromebook: Nadiem Makarim dan Peran Eks Anggota DPR

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Sen, 5 Jan 2026
  • comment 0 komentar

DIAGRAMKOTA.COM – Pengadaan laptop berbasis Chromebook di lingkungan Kementerian Pendidikan, Budaya, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) pada tahun 2021 menjadi sorotan dalam kasus dugaan korupsi yang menjerat mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim. Dalam sidang pengadilan Tipikor Jakarta, jaksa mengungkapkan bagaimana peran eks anggota DPR, khususnya Agustina Wilujeng Pramestuti, memengaruhi proses pengadaan barang tersebut.

Proses Pengadaan yang Tidak Biasa

Pada tahun 2021, pemerintah berencana melakukan pengadaan sebanyak 431.730 unit laptop berbasis teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Namun, proses ini tidak berjalan sesuai dengan mekanisme biasanya. Jaksa menyebut bahwa sebelum rapat perencanaan dan pembahasan anggaran DIPA dilakukan, Agustina Wilujeng Pramestuti—yang saat itu masih menjabat sebagai anggota Komisi X DPR RI—menemui Nadiem Makarim.

Pertemuan antara Nadiem dan Agustina terjadi antara Agustus 2020 hingga April 2021 di sebuah hotel di wilayah Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Dalam pertemuan tersebut, Agustina bertanya apakah teman-temannya bisa bekerja dalam pengadaan laptop. Nadiem kemudian menjawab bahwa hal teknis harus dibicarakan kepada Hamid Muhammad, yang saat itu menjabat sebagai Plt Dirjen Paud Dasmen.

Rekomendasi dari Pejabat Kemendikbud

Setelah mendapatkan jawaban dari Nadiem, Agustina menghubungi Hamid Muhammad. Ia lalu merekomendasikan agar Agustina bertemu dengan Jumeri, Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah (PAUDasmen). Dalam pesan WhatsApp yang ditirukan oleh jaksa, Agustina menyampaikan bahwa ia telah bertemu dengan Nadiem dan Hamid serta direkomendasikan untuk bertemu dengan Jumeri.

Setelah pertemuan tersebut, beberapa pejabat di lingkungan kementerian menerima “titipan nama” dari Agustina. Nama-nama perusahaan rekanan Agustina disebut masuk dalam daftar pemenang tender pengadaan laptop Chromebook.

Perusahaan yang Diuntungkan

Dalam surat dakwaan, tiga perusahaan utama disebut mendapat keuntungan dari pengadaan laptop Chromebook. Pertama adalah PT Bhinneka Mentari Dimensi yang diwakili oleh Hendrik Tio. Kedua, PT Tera Data Indonusa (Axioo) yang diwakili oleh Michael Sugiarto. Ketiga, PT Zyrexindo Mandiri Buana yang diwakili oleh Timothy Siddik.

Jaksa menyebut bahwa PT Tera Data Indonesia (AXIOO) menerima keuntungan sebesar Rp 177,4 miliar dari pengadaan tersebut. Meski demikian, kubu Nadiem Makarim membantah bahwa pengadaan ini merugikan negara. Mereka mengklaim bahwa pengadaan justru memberikan keuntungan bagi negara sebesar Rp 1,2 triliun.

Tanggapan dari Pihak Terdakwa

Dalam sidang, Nadiem Makarim dan tim kuasa hukumnya terus membantah semua tuduhan korupsi. Mereka menegaskan bahwa semua proses pengadaan dilakukan secara transparan dan sesuai aturan. Selain itu, pengacara Nadiem juga menyatakan bahwa peningkatan kekayaan Nadiem berasal dari investasi bisnis, bukan hasil korupsi.

Namun, jaksa tetap bersikeras bahwa ada indikasi keterlibatan Nadiem dalam memfasilitasi masuknya perusahaan-perusahaan tertentu dalam pengadaan laptop. Hal ini didasarkan pada adanya komunikasi antara Nadiem dan Agustina, serta rekomendasi dari pejabat kementerian.

Kritik terhadap Proses Pengadaan

Selain itu, sidang juga mengungkap bahwa ada rapat tak lazim terkait pengadaan laptop Chromebook. Peserta rapat diminta menggunakan headset untuk menghindari kebocoran informasi. Hal ini menunjukkan bahwa proses pengadaan tidak dilakukan secara terbuka, sehingga memunculkan dugaan adanya intervensi dari pihak tertentu.

Perlu diketahui bahwa kasus ini tidak hanya melibatkan Nadiem Makarim, tetapi juga sejumlah pejabat lain di lingkungan Kemendikbud. Beberapa di antaranya bahkan telah dipecat karena tidak mematuhi arahan pengadaan.

Sidang kasus korupsi pengadaan laptop Chromebook di lingkungan Kemendikbudristek terus berlangsung dengan fokus pada peran Nadiem Makarim dan eks anggota DPR, Agustina Wilujeng Pramestuti. Meskipun kubu terdakwa membantah semua tuduhan, jaksa tetap menggambarkan adanya indikasi keterlibatan langsung dalam proses pengadaan. Kasus ini juga menjadi peringatan tentang pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengadaan barang pemerintah.***

 

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anggaran Daerah yang Tidak Terpakai: Kritik dari Menteri Keuangan

    Anggaran Daerah yang Tidak Terpakai: Kritik dari Menteri Keuangan

    • calendar_month Sel, 21 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Dana sebesar Rp3 triliun yang terendap di bank daerah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro menjadi sorotan tajam dari Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa. Ia menilai bahwa uang rakyat tidak seharusnya hanya disimpan tanpa digunakan untuk kepentingan masyarakat. Penyebab Dana Mengendap Menkeu Purbaya mengungkapkan bahwa masih banyak dana besar yang tidak terserap oleh pemerintah daerah. Hal ini […]

  • Luka mencetak triple-double, Lakers mengalahkan Jazz

    Luka mencetak triple-double, Lakers mengalahkan Jazz

    • calendar_month Jum, 19 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 75
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pertandingan Los Angeles Lakers melawan Utah Jazz pada hari Kamis, 19 Desember 2025, menjadi momen penting dalam kemenangan tim. Meskipun tampil tanpa beberapa pemain utama seperti Austin Reaves dan Deandre Ayton, Luka DonÄŤić dan LeBron James membuktikan kekuatan mereka dengan performa luar biasa. Luka DonÄŤić mencatat triple-double dengan 45 poin, 14 assist, dan 11 […]

  • Penetapan Nomor Urut Pilkada Sidoarjo: Subandi-Mimik Idayana dan Achmad Amir Aslichin-Edi Widodo Siap Bertarung

    Penetapan Nomor Urut Pilkada Sidoarjo: Subandi-Mimik Idayana dan Achmad Amir Aslichin-Edi Widodo Siap Bertarung

    • calendar_month Sen, 23 Sep 2024
    • account_circle Adis
    • visibility 198
    • 0Komentar

    Diagramkota.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sidoarjo menggelar rapat pleno terbuka pada Senin, 23 September 2024, untuk menetapkan nomor urut bagi pasangan calon bupati dan wakil bupati yang akan berlaga dalam Pilkada Sidoarjo 2024. Acara yang berlangsung di Kantor KPU Sidoarjo ini dihadiri langsung oleh kedua pasangan calon, yakni Subandi-Mimik Idayana serta Achmad Amir Aslichin […]

  • SMK Bisa, SMK Hebat! SMK Negeri 3 Jombang Siap Cetak Generasi Juara

    SMK Bisa, SMK Hebat! SMK Negeri 3 Jombang Siap Cetak Generasi Juara

    • calendar_month Kam, 18 Des 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 43
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM — SMK Negeri 3 Jombang menggelar Rapat Penerimaan Rapor Kelas X pada Kamis, 18 Desember 2025, bertempat di lingkungan sekolah. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 10.00 WIB ini dihadiri oleh wali murid, jajaran guru, serta manajemen sekolah dalam suasana tertib, komunikatif, dan penuh semangat kebersamaan. Mengusung semangat “SMK Bisa, SMK Hebat, SMK […]

  • Ketakutan Nami Bisa Hilang Seketika Jika Bicara Tentang Perhiasan dalam Semesta One Piece

    Ketakutan Nami Bisa Hilang Seketika Jika Bicara Tentang Perhiasan dalam Semesta One Piece

    • calendar_month Kam, 30 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 122
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Dalam dunia One Piece, setiap anggota kru Topi Jerami memiliki keunikan dan motivasi masing-masing. Namun, tak ada yang lebih menarik daripada Nami, si navigator jenius yang dikenal dengan dua sisi kepribadiannya: penakut sekaligus pencinta harta dan perhiasan. Fakta menariknya, semua rasa takut Nami terhadap bahaya bisa lenyap begitu saja ketika topik perhiasan atau harta […]

  • Kebakaran Gedung Terra Drone: Daftar 22 Korban Meninggal Dunia

    Kebakaran Gedung Terra Drone: Daftar 22 Korban Meninggal Dunia

    • calendar_month Rab, 10 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 47
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kebakaran yang terjadi di Gedung Perkantoran Terra Drone di Jalan Jenderal Suprapto, Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Selasa (9/12/2025) pukul 12.43 WIB, menimbulkan dampak yang sangat signifikan. Kejadian ini mengakibatkan 22 korban meninggal dunia dan 54 orang selamat. Dari jumlah tersebut, satu korban luka berat telah dirujuk ke Rumah Sakit Islam untuk perawatan […]

expand_less