Pembaruan Sistem Kepegawaian di Indonesia: PNS dan PPPK Wajib Daftar ASN Digital, Ini Penjelasannya!
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Kam, 8 Jan 2026
- comment 0 komentar

DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Indonesia kini menerapkan sistem keamanan yang lebih ketat dalam mengelola data Aparatur Sipil Negara (ASN). Dengan adanya sistem Multi-Factor Authentication (MFA), seluruh pegawai ASN, termasuk Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), wajib mendaftar melalui portal ASN Digital. Hal ini dilakukan untuk memastikan keamanan dan akurasi data serta meningkatkan transparansi dalam pengelolaan sumber daya manusia pemerintahan.
Fungsi Utama dan Fitur Lengkap ASN Digital
Portal ASN Digital dirancang sebagai satu-satunya sistem yang terintegrasi untuk mengelola seluruh siklus kepegawaian ASN. Menurut Kepala BKN, Zudan, sistem ini mencakup lima fitur utama, yaitu perencanaan kebutuhan, pengadaan, pengelolaan kinerja, pengembangan talenta dan karier, serta pemberhentian. Selain itu, ada 47 layanan yang dapat diakses oleh pegawai, mulai dari rekrutmen hingga pensiun.
Sistem ini juga berfungsi untuk menjaga objektivitas dalam proses seleksi dan menghindari konflik kepentingan. Dengan adanya pemutakhiran data mandiri melalui layanan MyASN, setiap ASN dapat memastikan informasi mereka selalu up-to-date.
Proses Pendaftaran MFA untuk Akses ASN Digital
Untuk dapat mengakses portal ASN Digital, semua ASN harus mendaftar akun MFA terlebih dahulu. Berikut langkah-langkahnya:
- Unduh aplikasi Google Authenticator dari Play Store atau App Store.
- Buka laman https://asndigital.bkn.go.id.
- Klik menu “BKN” dan masukkan username serta password yang sudah terdaftar di e-Kinerja/SSO BKN.
- Klik “Aktifkan MFA (OTP)” dan tampilkan QR Code.
- Buka aplikasi Google Authenticator dan scan QR Code tersebut.
- Setelah kode terdeteksi, masukkan 6 digit kode yang muncul di aplikasi ke kolom verifikasi di layar komputer atau laptop.
- Isi nama perangkat dan klik “Submit”.
Setelah selesai, pegawai akan bisa mengakses berbagai layanan seperti SIASN, SSCASN, dan MyASN.
Cara Menggunakan ASN Digital
Setelah berhasil mendaftar MFA, pegawai dapat mengakses layanan ASN Digital dengan langkah berikut:
- Masukkan username dan password.
- Buka aplikasi Google Authenticator di handphone.
- Masukkan kode terbaru yang muncul di aplikasi tersebut pada kolom “One-time code” saat login.
Dengan sistem ini, akses ke layanan kepegawaian menjadi lebih aman dan efisien.
Pentingnya Partisipasi ASN dalam Pengelolaan Data
Zudan menegaskan bahwa partisipasi aktif seluruh ASN dalam pemutakhiran data sangat penting. Dengan data yang akurat dan terkini, manajemen kepegawaian dapat dilakukan secara lebih efektif. Selain itu, sistem ini juga memberikan transparansi yang lebih besar dalam pengembangan karier dan penilaian kinerja pegawai.
Tantangan dan Peluang di Tengah Transformasi Digital
Meski sistem ini dianggap sebagai langkah maju dalam digitalisasi pemerintahan, beberapa pegawai masih merasa kesulitan dalam mengikuti prosedur pendaftaran. Namun, dengan dukungan dari pejabat pengelola kepegawaian, diharapkan seluruh ASN dapat segera beradaptasi dan memaksimalkan manfaat dari sistem baru ini.
Portal ASN Digital dan sistem MFA merupakan inisiatif penting dalam memperkuat sistem kepegawaian di Indonesia. Dengan integrasi layanan dan peningkatan keamanan data, pemerintah berkomitmen untuk memastikan pengelolaan ASN yang lebih profesional dan transparan. Bagi seluruh pegawai, penting untuk segera mendaftar dan menggunakan sistem ini agar tidak ketinggalan dalam proses transformasi digital pemerintahan.***





Saat ini belum ada komentar