Kebakaran Menghanguskan Gudang Sekolah di Jombang, Tidak Ada Korban Jiwa
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Sab, 3 Jan 2026
- comment 0 komentar

DIAGRAMKOTA.COM – Kebakaran yang terjadi di gudang SD Islam Sabilillah, Desa Cukir, Kecamatan Diwek, Jombang, mengakibatkan kerugian materi yang cukup besar. Peristiwa ini terjadi pada Jumat (2/1) siang sekitar pukul 10.10, saat aktivitas pembelajaran sedang libur.
Menurut informasi yang diperoleh, kebakaran pertama kali diketahui oleh penjaga sekolah yang melihat kepulan asap dan api muncul dari gudang. “Penjaga sekolah melihat asap dan api dari gudang,” ujar Kalaksa BPBD Jombang Wiku Birawa Felipe Dias Quintas.
Upaya pemadaman dilakukan oleh warga dan pihak sekolah menggunakan alat seadanya, namun api tidak dapat dikendalikan. “Api sempat dicoba dipadamkan warga, tapi tidak terkendali,” tambahnya.
Petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi beberapa menit kemudian. Mereka mengerahkan satu unit fire pumper truck dan satu unit supply truck untuk memadamkan api. Proses pemadaman berlangsung cukup cepat dan selesai sekitar pukul 11.10.
Setelah api padam, petugas melakukan pembasahan untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa. Sampai saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan.
Upaya Pemadaman Api dan Tindakan Lanjutan
Pemadaman api dilakukan dengan bantuan peralatan khusus yang dimiliki oleh petugas pemadam kebakaran. Meski proses pemadaman berjalan cepat, kerusakan yang terjadi pada gudang sangat parah. Dampak kebakaran juga menyebabkan gangguan pada lingkungan sekitar sekolah.
Selain itu, pihak sekolah dan warga setempat memberikan respons cepat dengan membantu proses pemadaman. Namun, karena api sudah membesar, upaya mereka tidak cukup untuk menghentikan laju api.
Informasi Terkait Kebakaran di Wilayah Jombang
Jombang menjadi wilayah yang sering mengalami kebakaran, baik di area perkantoran maupun tempat tinggal. Beberapa kejadian serupa telah tercatat dalam beberapa bulan terakhir, termasuk kebakaran gudang plastik dan dapur rumah warga.
Salah satu narasumber yang diwawancarai mengatakan, “Kebakaran seperti ini bisa terjadi kapan saja, terutama jika sistem pengamanan tidak maksimal.” Ia menyarankan agar pihak sekolah dan instansi terkait lebih waspada serta meningkatkan langkah pencegahan.
Meski tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, kebakaran tetap menjadi momok yang harus diwaspadai. Kejadian ini menunjukkan pentingnya kesadaran masyarakat akan bahaya api serta kesiapan instansi terkait dalam menghadapi kejadian darurat.***





Saat ini belum ada komentar