Hari Ini Tanggal Berapa? Perbedaan Sistem Kalender Masehi dan Hijriah
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Kam, 15 Jan 2026
- comment 0 komentar

DIAGRAMKOTA.COM – Di Indonesia, khususnya bagi umat Islam, pengetahuan tentang perbedaan antara kalender Masehi dan Hijriah sangat penting. Kedua sistem penanggalan ini memiliki dasar perhitungan yang berbeda, sehingga tanggal dalam masing-masing kalender tidak selalu sama. Hal ini membuat banyak orang bertanya, seperti “Hari ini 15 Januari 2026 jatuh pada tanggal berapa dalam kalender Hijriah?”
Menurut data dari Kementerian Agama Republik Indonesia, tanggal 15 Januari 2026 jatuh pada hari Kamis dan merupakan tanggal 26 Rajab 1447 H dalam kalender Hijriah. Ini menunjukkan bahwa bulan Januari 2026 mencakup dua bulan Hijriah, yaitu Rajab dan Sya’ban.
Tabel Konversi Kalender Hijriah untuk Bulan Januari 2026
Berikut rincian konversi tanggal Masehi ke Hijriah untuk seluruh bulan Januari 2026:
- 1 Januari 2026 = 12 Rajab 1447
- 2 Januari 2026 = 13 Rajab 1447
- 3 Januari 2026 = 14 Rajab 1447
- 4 Januari 2026 = 15 Rajab 1447
- 5 Januari 2026 = 16 Rajab 1447
- 6 Januari 2026 = 17 Rajab 1447
- 7 Januari 2026 = 18 Rajab 1447
- 8 Januari 2026 = 19 Rajab 1447
- 9 Januari 2026 = 20 Rajab 1447
- 10 Januari 2026 = 21 Rajab 1447
- 11 Januari 2026 = 22 Rajab 1447
- 12 Januari 2026 = 23 Rajab 1447
- 13 Januari 2026 = 24 Rajab 1447
- 14 Januari 2026 = 25 Rajab 1447
- 15 Januari 2026 = 26 Rajab 1447
- 16 Januari 2026 = 27 Rajab 1447
- 17 Januari 2026 = 28 Rajab 1447
- 18 Januari 2026 = 29 Rajab 1447
- 19 Januari 2026 = 30 Rajab 1447
- 20 Januari 2026 = 1 Sya’ban 1447
- 21 Januari 2026 = 2 Sya’ban 1447
- 22 Januari 2026 = 3 Sya’ban 1447
- 23 Januari 2026 = 4 Sya’ban 1447
- 24 Januari 2026 = 5 Sya’ban 1447
- 25 Januari 2026 = 6 Sya’ban 1447
- 26 Januari 2026 = 7 Sya’ban 1447
- 27 Januari 2026 = 8 Sya’ban 1447
- 28 Januari 2026 = 9 Sya’ban 1447
- 29 Januari 2026 = 10 Sya’ban 1447
- 30 Januari 2026 = 11 Sya’ban 1447
- 31 Januari 2026 = 12 Sya’ban 1447
Perbedaan Dasar Penghitungan Kalender Masehi dan Hijriah
Sistem penghitungan kalender Masehi dan Hijriah berbeda secara fundamental. Kalender Masehi mengacu pada peredaran Bumi mengitari Matahari, sedangkan kalender Hijriah berdasarkan siklus bulan mengitari Bumi. Inilah yang menyebabkan perbedaan jumlah hari dalam setahun antara kedua kalender tersebut.
Menurut KH Shofiyulloh, seorang ahli ilmu falak NU, kalender Masehi tergolong dalam kategori kalender solar, dengan tahun yang terdiri dari 365 atau 366 hari. Sedangkan kalender Hijriah adalah kalender lunar, yang dihitung berdasarkan siklus sinodis bulan. Rata-rata satu siklus sinodis bulan adalah 29,53 hari, sehingga bulan dalam kalender Hijriah bisa memiliki 29 atau 30 hari.
Karena perbedaan ini, tahun Hijriah biasanya hanya memiliki 354 atau 355 hari, sedangkan tahun Masehi memiliki 365 atau 366 hari. Hal ini juga menjadi alasan mengapa tanggal Hijriah sering bergeser setiap tahun.
Pentingnya Konversi Tanggal untuk Ibadah
Bagi umat Islam, konversi tanggal antara kalender Masehi dan Hijriah sangat penting, terutama untuk menentukan waktu ibadah seperti shalat, puasa, dan perayaan keagamaan. Misalnya, perayaan Isra Miraj, Idul Fitri, atau Nisfu Syaban sering kali ditentukan berdasarkan kalender Hijriah.
Selain itu, konversi ini juga membantu dalam merencanakan acara-acara keagamaan dan kehidupan sehari-hari. Dengan mengetahui tanggal Hijriah, umat Islam dapat lebih mudah mempersiapkan diri untuk berbagai kegiatan spiritual dan sosial.
Kesimpulan
Tanggal 15 Januari 2026 jatuh pada 26 Rajab 1447 H dalam kalender Hijriah. Perbedaan sistem penghitungan antara kalender Masehi dan Hijriah menjadikan tanggal dalam kedua kalender tidak selalu sama. Oleh karena itu, konversi tanggal menjadi penting, terutama bagi umat Islam yang ingin menyesuaikan jadwal ibadah dan perayaan keagamaan. Dengan informasi ini, diharapkan masyarakat dapat lebih memahami dan mengelola waktu secara lebih baik.





Saat ini belum ada komentar