Gempa Bumi Magnitudo 3,6 Mengguncang Kabupaten Blitar, Jawa Timur
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 2 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Gempa bumi dengan kekuatan magnitudo 3,6 mengguncang Kabupaten Blitar, Jawa Timur, pada Selasa (27/1/2026) pukul 07:15 WIB. Peristiwa ini tercatat sebagai gempa dangkal yang berada pada kedalaman 5 kilometer. BMKG mencatat lokasi episenter gempa berada di koordinat 10,89 Lintang Selatan (LS) dan 112,31 Bujur Timur (BT), atau sekitar 306 kilometer Tenggara Kabupaten Blitar.
Informasi Terkini dari BMKG
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis data lengkap tentang peristiwa gempa tersebut. Dalam rilisnya, BMKG menyebutkan bahwa gempa terjadi pada tanggal 27 Januari 2026 pukul 07:15:31 WIB. Lokasi gempa dinyatakan dalam koordinat yang jelas, dengan kedalaman hanya 5 kilometer. Hal ini menunjukkan bahwa gempa tersebut tergolong dangkal, yang umumnya lebih terasa di permukaan bumi.
BMKG juga memastikan bahwa tidak ada potensi tsunami akibat gempa ini. Namun, masyarakat tetap diminta untuk tetap waspada dan mengikuti informasi resmi dari instansi terkait.
Pengaruh Gempa di Wilayah Sekitar
Meski gempa tergolong kecil, masyarakat di sekitar wilayah Blitar dan sejumlah daerah sekitarnya mungkin merasakan getaran. Meski tidak ada laporan kerusakan signifikan, para ahli geofisika menekankan pentingnya kesiapsiagaan terhadap peristiwa alam seperti ini.
Sementara itu, beberapa pengguna media sosial mulai berbagi pengalaman mereka setelah gempa terjadi. Beberapa mengungkapkan bahwa mereka merasakan getaran cukup nyata, sementara yang lain mengatakan tidak merasakan apa-apa.
Penjelasan Ahli tentang Gempa Dangkal
Ahli geofisika dari BMKG menjelaskan bahwa gempa dangkal sering kali terjadi akibat aktivitas sesar atau pergeseran lempeng tektonik di dekat permukaan bumi. Meskipun magnitudo gempa relatif kecil, dampaknya bisa terasa luas tergantung pada kondisi geologis wilayah setempat.
“Kita perlu memahami bahwa gempa dangkal cenderung lebih terasa karena energi yang dilepaskan lebih dekat dengan permukaan,” ujar salah satu narasumber dari BMKG.
Rekomendasi untuk Masyarakat
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak panik. Jika merasa getaran, segera cari tempat aman, seperti di bawah meja atau di luar bangunan. Jangan menggunakan lift saat gempa terjadi.
Selain itu, masyarakat disarankan untuk selalu memperhatikan informasi resmi melalui media massa atau situs web BMKG. Dengan begitu, mereka dapat memperoleh data terkini dan akurat mengenai gempa dan risiko yang mungkin terjadi.
Pemantauan Berkelanjutan
BMKG terus melakukan pemantauan terhadap aktivitas seismik di wilayah Jawa Timur. Pihaknya juga bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk memastikan kesiapan mitigasi bencana.
Dalam beberapa bulan terakhir, wilayah Jawa Timur sering dilanda gempa kecil. Meski tidak menimbulkan kerusakan besar, hal ini menjadi peringatan bagi masyarakat untuk tetap waspada dan memahami cara menghadapi bencana alam.

>

Saat ini belum ada komentar