BYD mengalahkan Tesla sebagai penjual mobil listrik terbesar di dunia
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Sab, 3 Jan 2026
- comment 0 komentar

DIAGRAMKOTA.COM – Perusahaan mobil listrik asal Tiongkok, BYD, berhasil mengalahkan Tesla sebagai penjual mobil listrik terbesar di dunia pada tahun 2025. Ini menjadi perubahan signifikan dalam dinamika industri otomotif global, yang sebelumnya didominasi oleh perusahaan Amerika Serikat tersebut.
BYD mencatat penjualan sebanyak 2,26 juta kendaraan listrik baterai selama tahun ini, sementara Tesla melaporkan pengiriman sebanyak 1,63 juta unit. Angka ini menunjukkan dominasi BYD dalam pasar mobil listrik, khususnya di tengah penurunan penjualan Tesla akibat berbagai faktor eksternal dan internal.
Perubahan Dalam Industri Otomotif Global
Peningkatan penjualan BYD tidak terlepas dari strategi perusahaan yang fokus pada inovasi teknologi dan harga kompetitif. Selain itu, peningkatan ekspor mobil Tiongkok juga memberikan kontribusi besar. Perusahaan seperti SAIC dan Chery, yang memiliki merek Omoda dan Jaecoo, juga turut serta dalam pertumbuhan ini.
Selain itu, permintaan mobil listrik secara keseluruhan meningkat dalam dua tahun terakhir. Namun, laju pertumbuhannya lebih lambat dari ekspektasi. Hal ini memaksa produsen mobil listrik untuk menurunkan harga secara agresif, sementara pemerintah di berbagai negara mulai meninjau target transisi dari bahan bakar minyak.
Penurunan Penjualan Tesla
Penurunan penjualan Tesla terjadi setelah penghapusan subsidi kendaraan listrik oleh mantan Presiden AS Donald Trump. Kebijakan ini berdampak langsung pada bisnis Tesla, yang juga menghadapi kritik dari sebagian konsumen karena sikap Elon Musk terhadap politik sayap kanan pada akhir 2024.
Pada akhir tahun 2025, penjualan Tesla turun sebesar 9% dibandingkan tahun sebelumnya. Pengiriman mobil di kuartal terakhir tahun lalu hanya mencapai 418.200 unit, di bawah prediksi analis. Bahkan, Tesla mengumumkan estimasi sendiri sebelum tahun baru, yang menunjukkan bahwa penjualan akan lebih rendah dari yang diharapkan.
Dominasi BYD Di Pasar Mobil Listrik
Meskipun Tesla masih menjadi perusahaan mobil terbesar dalam hal valuasi pasar, dengan nilai saham sebesar $1,4 triliun, BYD terus menguatkan posisinya. Pendirinya, Wang Chuanfu, sering disebut sebagai “Musk-nya Tiongkok,” dan perusahaan ini telah memproduksi lebih banyak mobil daripada Tesla jika menghitung kendaraan hybrid.
Pada tahun 2025, BYD mencatat total penjualan sebanyak 4,55 juta unit, termasuk peningkatan penjualan kendaraan komersial seperti bus dan truk listrik. Meski penjualan kendaraan plug-in hybrid turun 8% dibandingkan tahun sebelumnya, BYD tetap menunjukkan pertumbuhan signifikan dalam beberapa segmen pasar.
Persaingan Teknologi dan Inovasi
BYD juga aktif dalam pengembangan teknologi mobil otonom. Produk mereka, “God’s Eye,” telah tersedia bahkan pada model murah. Sementara itu, Tesla terus mengembangkan layanan robotaxi di Austin, Texas. Namun, persaingan di bidang ini semakin ketat, dengan banyak perusahaan Tiongkok dan teknologi lain yang memiliki kemampuan serupa. ***





Saat ini belum ada komentar