BI Jatim Kinerja Penjualan Eceran di Surabaya Tumbuh Positif pada Desember 2025
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

(ist)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur (BI Jatim) melalui Survei Penjualan Eceran (SPE) memprakirakan kinerja penjualan eceran Desember 2025 di Surabaya meningkat. Hal ini terlihat dari nilai Indeks Penjualan Riil (IPR) Desember 2025 yang diprediksikan sebesar 500,4 atau tumbuh sebesar 17 persen secara tahunan (yoy). Meskipun pertumbuhan ini lebih lambat dibandingkan realisasi November 2025 yang mencapai 21,4 persen (yoy), angka tersebut tetap menunjukkan kinerja positif.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur, Ibrahim, menjelaskan bahwa peningkatan penjualan eceran didorong oleh beberapa kelompok utama. Kelompok Suku Cadang dan Aksesori, Makanan, Minuman dan Tembakau, serta Barang Budaya dan Rekreasi menjadi pendorong utama karena meningkatnya permintaan pada periode Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal dan Tahun Baru.
Di sisi lain, beberapa kelompok mengalami kontraksi. Kelompok Bahan Bakar Kendaraan Bermotor diprakirakan mengalami kontraksi yang lebih dalam. Sementara itu, Kelompok Barang Lainnya Subkelompok Sandang diprakirakan mengalami peningkatan pertumbuhan meski masih berada pada fase kontraksi. Peralatan Informasi dan Komunikasi juga mengalami perbaikan, meski belum sepenuhnya stabil.
Pertumbuhan Bulanan yang Tetap Positif
Secara bulanan, kinerja penjualan pada Desember 2025 diprakirakan tetap tumbuh positif sebesar 0,9 persen (mtm) meskipun melambat dari 1,3 persen (mtm) pada November 2025. Pertumbuhan ini didorong oleh seluruh kelompok yang diprakirakan berada pada fase pertumbuhan. Kelompok Peralatan Informasi dan Komunikasi, Barang Budaya dan Rekreasi, serta Suku Cadang dan Aksesori menjadi penggerak utama.
Peningkatan penjualan eceran Kota Surabaya sejalan dengan perkembangan IPR Nasional November 2025 yang tercatat sebesar 222,9, atau tumbuh 6,3 persen (yoy) yaitu naik dari 4,3 persen (yoy) pada bulan sebelumnya. Hal ini menunjukkan bahwa tren positif penjualan eceran tidak hanya terjadi di Surabaya, tetapi juga secara nasional.
Perkembangan Penjualan Eceran November 2025
Realisasi kinerja penjualan eceran November 2025 meningkat baik secara tahunan maupun bulanan. IPR November 2025 tercatat sebesar 496,1 atau tumbuh 21,4 persen (yoy) yakni lebih tinggi dibanding Oktober 2025 yang tumbuh 19,1 persen (yoy). Peningkatan ini didorong oleh Kelompok Suku Cadang dan Aksesori, Makanan, Minuman dan Tembakau, Barang Budaya dan Rekreasi, serta Barang Lainnya Subkelompok Sandang.
Di sisi lain, terdapat tiga kelompok yang mengalami perbaikan meskipun masih berada pada fase kontraksi, yaitu Kelompok Bahan Bakar Kendaraan Bermotor, Perlengkapan Rumah Tangga Lainnya, serta Peralatan Informasi dan Komunikasi. Secara bulanan, penjualan eceran November 2025 tumbuh sebesar 1,3 persen (mtm) atau meningkat dibanding Oktober 2025 yang tercatat sebesar 0,4 persen (mtm).
Faktor Pendukung Peningkatan Penjualan
Peningkatan kinerja penjualan eceran di Surabaya didorong oleh meningkatnya permintaan masyarakat menjelang HBKN Natal dan Tahun Baru. Beberapa kelompok seperti Kelompok Peralatan Informasi dan Komunikasi, Suku Cadang dan Aksesori, Barang Lainnya Subkelompok Sandang, serta Makanan, Minuman dan Tembakau mencatatkan kenaikan kinerja penjualan.
Beberapa kelompok juga mencatatkan perbaikan kinerja setelah terkontraksi pada bulan sebelumnya. Misalnya, Kelompok Bahan Bakar Kendaraan Bermotor, Perlengkapan Rumah Tangga Lainnya, serta Barang Budaya dan Rekreasi menunjukkan peningkatan kinerja.***

>
>
>

Saat ini belum ada komentar