70% Jemaah Haji Jabar Lunas, Pelunasan Tahap Kedua Dibuka 2-9 Januari 2026
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Jum, 2 Jan 2026
- comment 0 komentar

Sisanya tidak melakukan pelunasan sehingga 30% kuota jemaah tersebut diisi oleh calon jemaah haji cadangan, penyatuan mahram, dan jemaah yang mengalami gagal sistem.
Berikut adalah beberapa variasi dari teks tersebut: 1. Selanjutnya, pembayaran tahap kedua akan dimulai pada 2 Januari 2026 hingga 9 Januari 2026, memberikan waktu tujuh hari kerja bagi jemaah yang memenuhi tiga kriteria tersebut untuk menyelesaikan pelunasan Bipih. 2. Tahap kedua pelunasan akan dimulai pada tanggal 2 Januari 2026 dan berakhir pada 9 Januari 2026, sehingga jemaah yang memenuhi tiga kriteria tersebut memiliki waktu tujuh hari kerja untuk menyelesaikan pembayaran Bipih. 3. Pelunasan tahap dua akan dijalankan mulai 2 Januari 2026 hingga 9 Januari 2026, dengan adanya waktu tujuh hari kerja bagi jemaah yang masuk dalam tiga kriteria tersebut untuk menyelesaikan pelunasan Bipih. 4. Berikutnya, proses pelunasan tahap kedua akan berlangsung dari 2 Januari 2026 hingga 9 Januari 2026, memberi kesempatan tujuh hari kerja kepada jemaah yang memenuhi tiga kriteria tersebut untuk menyelesaikan pembayaran Bipih. 5. Pada periode 2 hingga 9 Januari 2026, pelunasan tahap kedua akan dimulai, memberikan waktu tujuh hari kerja bagi jemaah yang memenuhi tiga kriteria tersebut untuk menyelesaikan pelunasan Bipih.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Jawa Barat, Boy Hari Novian, menyampaikan bahwa sekitar 20.000 jemaah haji dari Jabar telah menyelesaikan pembayaran biaya perjalanan ibadah haji.
Sisa 30% telah diverifikasi, berasal dari jemaah cadangan yang telah konfirmasi siap membayar sebanyak 11.875, kemudian penggabungan mahrom sebanyak 1.200 lebih, serta yang gagal sistem sekitar 2.000-an.
“Maka secara keseluruhan insyaallah 7 hari pelunasan Jabar 100% lunas,” kata Boy, Kamis 1 Januari 2026.
Anak laki-laki juga mengapresiasi kota/kabupaten yang memiliki kuota terbesar dalam penyelesaian pembayaran. Misalnya Kota Bekasi, dari 5.000-an jemaah, sebanyak 3.500 jemaah telah menyelesaikan pembayarannya.
“Nah sekarang ada waktu dari 2 Januari hingga 9 Januari, selama 7 hari kerja untuk menyelesaikan. Memang waktunya singkat tetapi sudah dipersiapkan semua, jamaah hanya perlu melunasi. Cadangan sudah diverifikasi,” katanya.
Berikut adalah beberapa variasi dari teks yang diberikan: 1. Selanjutnya, untuk awal tahun ini, pihaknya baru saja melaksanakan pelantikan struktural kanwil di daerah dan sudah lengkap. Mereka tinggal melanjutkan persiapan menuju penerbangan perdana jemaah haji pada 21 April mendatang. 2. Pihak terkait baru saja melakukan pelantikan struktural kanwil di wilayah setempat pada awal tahun ini, dan kini telah selesai. Mereka hanya perlu melanjutkan persiapan menuju penerbangan pertama jemaah haji yang akan berlangsung pada 21 April mendatang. 3. Dalam rangka awal tahun ini, pihaknya telah menyelesaikan pelantikan struktural kanwil di daerah. Kini mereka hanya perlu mempersiapkan diri menuju penerbangan perdana jemaah haji yang akan dilaksanakan pada 21 April mendatang. 4. Untuk memasuki awal tahun ini, pihaknya telah melakukan pelantikan struktural kanwil di wilayah dan kini sudah lengkap. Mereka tinggal melanjutkan persiapan menuju penerbangan pertama jemaah haji yang direncanakan pada 21 April mendatang. 5. Pihak tersebut baru saja mengadakan pelantikan struktural kanwil di daerah pada awal tahun ini, dan saat ini telah selesai. Mereka hanya perlu melanjutkan persiapan menuju penerbangan perdana jemaah haji yang akan berlangsung pada 21 April mendatang.
“Alhamdulillah sudah lengkap. Kepala Bidang sudah lengkap, juga bagiannya. Dengan kelengkapan ini semoga lebih memudahkan koordinasi dan pembagian tugas menjadi lebih baik,” katanya.
Kantor
Mengenai kantor atau sekretariat, pihaknya sedang mempertimbangkan tawaran dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat berupa lokasi di Masjid Raya Al Jabbar Kota Bandung. Saat ini Kemenhaj Jawa Barat masih menempati kantor Kanwil Kemenag Jawa Barat di Jalan Jendral Soedirman, Kota Bandung.
“Di masa depan semoga ada anggaran untuk pembangunan, sementara lahan bisa diperoleh melalui hibah dari Pemprov Jawa Barat,” katanya.
Sementara Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Pemprov Jabar, Andrie Kustria Wardana menyampaikan, tawaran Masjid Raya Al Jabbar kepada Kemenhaj langsung disampaikan Gubernur Dedi Mulyadi saat beraudiensi dengan Wamenhaj, Kemenhaj Jabar pada awal Desember lalu. Namun, tawaran tersebut belum mendapat respons. Hal ini karena Kemenhaj masih mempertimbangkan lokasi lain termasuk opsi di Asrama Haji Bekasi.
Menurutnya, banyak area yang dapat dimanfaatkan dari masjid yang juga menjadi tujuan wisata keagamaan. Lokasinya di Kota Bandung diharapkan mempermudah koordinasi. ***





Saat ini belum ada komentar