117 Desa, Progres Koperasi Desa Merah Putih di Kabupaten Jombang
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Rab, 7 Jan 2026
- comment 0 komentar

DIAGRAMKOTA.COM – Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) terus menunjukkan perkembangan signifikan di Kabupaten Jombang. Dari total 306 desa dan kelurahan, sebanyak 117 desa telah memulai pembangunan gerai dan gudang KDKMP. Hal ini menjadi langkah penting dalam upaya meningkatkan ekonomi masyarakat lokal melalui koperasi yang dikelola oleh desa sendiri.
Beberapa desa bahkan mengambil inisiatif dengan menggunakan dana talangan untuk mempercepat proses pembangunan. Salah satunya adalah Desa Tunggorono, Kecamatan Jombang. Pemerintah Desa Tunggorono menggunakan dana talangan dari Dana Desa (DD) 2026 sebesar Rp 198 juta untuk pengurukan lahan seluas 1.368,3 meter persegi. Pembangunan gerai dan gudang KDKMP di desa ini dimulai sejak awal Desember 2025 dan terus dikebut hingga saat ini.
Kepala Desa Tunggorono, Didik Dwi Mulyawan, menjelaskan bahwa target pembangunan gerai dan gudang KDKMP di desanya akan selesai pada Februari 2026. Ia menekankan bahwa pembangunan dilakukan dengan memanfaatkan tanah kas desa yang berada di Dusun Dayu. Meski anggaran terbatas, pihaknya tetap berkomitmen untuk menyelesaikan proyek ini agar dapat segera beroperasi dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Progres Pembangunan Fisik Berbeda-Beda
Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Dinkop-UM) Kabupaten Jombang mencatat bahwa dari 306 desa dan kelurahan, sebanyak 117 desa telah memulai pembangunan gerai dan gudang KDKMP. Namun, progres pembangunan bervariasi antar desa. Sebagian besar masih berada pada tahap pembangunan fisik, dengan tingkat progres berkisar antara 5 persen hingga 60 persen.
Kepala Dinkop-UM Jombang, Hari Purnomo, menyatakan bahwa penyebaran proyek ini merata di berbagai wilayah desa maupun kelurahan. Ia juga menambahkan bahwa saat ini sedikitnya 52 KDKMP di Kabupaten Jombang telah aktif beroperasi. Mayoritas dari mereka menjalankan usaha di sektor sembako, seperti toko kelontong dan pasar tradisional.
Peran KDKMP dalam Penguatan Ekonomi Kerakyatan
Program KDKMP tidak hanya bertujuan untuk membangun infrastruktur, tetapi juga berupaya memperkuat ekonomi kerakyatan melalui koperasi yang dikelola secara mandiri oleh masyarakat desa. Contohnya adalah Desa Diwek yang telah menjadi contoh dalam penerapan KDKMP. Pembangunan gerai dan gudang KDKMP di desa ini telah membantu meningkatkan akses masyarakat terhadap barang kebutuhan pokok dan produk lokal.
Selain itu, beberapa desa lain seperti Desa Ngogri dan Desa Kedungdowo juga tengah mempercepat pembangunan gedung KDKMP. Keterlibatan Forkopimcam Megaluh dalam mendampingi pembangunan di Desa Ngogri menunjukkan dukungan lintas sektor terhadap program ini.
Persiapan Infrastruktur untuk Koperasi Desa
Pembangunan gerai dan gudang KDKMP tidak hanya fokus pada struktur fisik, tetapi juga mempersiapkan sistem operasional yang efisien. Beberapa desa mulai memperhatikan aspek logistik, seperti penyimpanan barang dan pengelolaan keuangan. Hal ini menjadi langkah penting untuk memastikan keberlanjutan usaha koperasi dalam jangka panjang.
Selain itu, Pemdes Balongbesuk Diwek juga telah meresmikan rest area untuk pedagang lokal sebagai bagian dari upaya memperluas pasar dan meningkatkan daya tarik koperasi.
Tantangan dalam Pengelolaan Dana Desa
Meskipun progres pembangunan KDKMP cukup baik, pengelolaan dana desa tetap menjadi tantangan utama. Dana Desa (DD) 2026 di Kabupaten Jombang mengalami penurunan tajam dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini memengaruhi kemampuan desa dalam membiayai proyek-proyek pembangunan, termasuk pembangunan gerai dan gudang KDKMP.
Namun, beberapa desa berhasil mengoptimalkan dana yang ada dengan memanfaatkan dana talangan dan pendekatan kolaboratif dengan lembaga atau organisasi lain. Misalnya, Pemdes Losari Ploso bekerja sama dengan TACB Jombang untuk menghidupkan sejarah Ayah Bung Karno, sementara Desa Carangrejo Jombang menerima insentif nyata dari pemerintah karena prestasinya dalam pengembangan desa.
Proses pembangunan gerai dan gudang KDKMP di Kabupaten Jombang menunjukkan komitmen pemerintah desa dan dinas terkait dalam memperkuat ekonomi kerakyatan. Meskipun terdapat kendala dalam pengelolaan dana, inisiatif seperti penggunaan dana talangan dan kolaborasi lintas sektor membantu mempercepat progres. Dengan terus berupaya meningkatkan kualitas layanan dan pengelolaan, KDKMP diharapkan bisa menjadi pusat perekonomian yang berkelanjutan di setiap desa.***





Saat ini belum ada komentar