Pendiri Lululemon Chip Wilson Menghadapi Perubahan Besar di Pemangku Kepemilikan Saham
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Sel, 30 Des 2025
- comment 0 komentar

DIAGRAMKOTA.COM – Perusahaan pakaian olahraga Lululemon Athletica kini menghadapi perubahan besar dalam struktur kepemilikan sahamnya. Chip Wilson, pendirinya, telah mengumumkan langkah strategis untuk memengaruhi komposisi dewan direksi perusahaan melalui pengajuan calon direktur independen. Langkah ini dilakukan setelah keputusan terbaru perusahaan untuk mengganti CEO Calvin McDonald.
Wilson, yang merupakan salah satu pemegang saham terbesar dengan 4,27 persen saham, menilai bahwa dewan direksi saat ini tidak mampu memilih dan mendukung CEO berikutnya tanpa kontribusi dari anggota dewan dengan pengalaman produk yang lebih kuat. Ia menekankan pentingnya menjaga fokus pada produk sebagai inti bisnis perusahaan.
Nominasi Calon Direktur Baru
Wilson telah mengusulkan tiga kandidat direktur baru untuk dewan Lululemon. Mereka adalah Marc Maurer, mantan co-CEO On Running; Laura Gentile, mantan chief marketing officer ESPN; dan Eric Hirshberg, mantan CEO Activision. Nominasi ini bertujuan untuk memperkuat posisi dewan direksi dalam mengambil keputusan strategis yang lebih baik.
“Pengumuman pengunduran diri CEO terbaru adalah kegagalan ketiga dari pengawasan dewan tanpa rencana suksesi yang jelas,” ujar Wilson dalam pernyataannya. Ia menilai bahwa para pemegang saham tidak memiliki kepercayaan penuh terhadap kemampuan dewan saat ini untuk memilih dan mendukung CEO berikutnya.
Tantangan Bisnis Lululemon
Lululemon menghadapi tantangan signifikan dalam menjaga daya tarik terhadap konsumen muda dan kalangan menengah atas. Persaingan ketat dari merek-merek baru seperti Alo Yoga dan Vuori serta tekanan dari investor aktivis Elliott Management semakin memperparah situasi perusahaan.
Selain itu, saham Lululemon telah turun hampir setengahnya sepanjang tahun ini. Hal ini menunjukkan bahwa pasar mulai meragukan kemampuan perusahaan dalam menjaga pertumbuhan dan inovasi.
Peran Investor Aktivis
Elliott Management, salah satu investor aktivis terbesar, baru-baru ini mengumumkan kepemilikan saham senilai $1 miliar di Lululemon. Sumber mengungkapkan bahwa investor ini bekerja sama dengan Jane Nielsen, mantan eksekutif Ralph Lauren, untuk potensi peran CEO di masa depan.
Meski demikian, Wilson menyatakan bahwa ia telah berbicara dengan Nielsen, tetapi yakin bahwa pemegang saham Lululemon tidak akan percaya kepada CEO yang dipilih oleh dewan saat ini. Oleh karena itu, ia ingin terlebih dahulu mengubah komposisi dewan direksi.
Sejarah Perubahan di Lululemon
Ini bukan pertama kalinya Wilson mencoba mengubah struktur dewan direksi Lululemon. Setelah mendirikan perusahaan pada 1998, ia mundur dari operasional harian pada 2012 dan meninggalkan posisi ketua dewan pada akhir 2013 setelah insiden baju yoga transparan yang memicu pergantian eksekutif utama.
Ia juga mengundurkan diri dari posisi direktur pada 2015 setelah berselisih dengan dewan tentang strategi perusahaan. Namun, perang proxy dihindari setelah Wilson setuju menjual sebagian besar sahamnya kepada perusahaan modal ventura Advent International seharga $845 juta dalam pertukaran dua posisi direktur tambahan.
Peran Dalam Pengambilan Keputusan
Sebagai bagian dari upaya perubahan, Lululemon telah menunjuk Meghan Frank, CFO perusahaan, dan André Maestrini, COO, sebagai CEO sementara bersama. Marti Morfitt, ketua dewan, ditunjuk sebagai ketua eksekutif.
Langkah-langkah ini menunjukkan bahwa perusahaan sedang mencari solusi untuk mengembalikan kepercayaan pemegang saham dan memperkuat posisi pasar. Dengan perubahan dewan direksi dan penunjukan CEO sementara, Lululemon berusaha membangun fondasi yang lebih kuat untuk masa depan. ***





Saat ini belum ada komentar