Pemudahan Proses Visa ke Tiongkok: Perluasan Penghapusan Biometrik hingga Tahun 2026
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Sabtu, 27 Des 2025
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Tiongkok terus memperluas kebijakan pemudahan proses visa bagi pengunjung singkat, dengan mengumumkan perpanjangan kebijakan penghapusan pengambilan sidik jari hingga 31 Desember 2026. Kebijakan ini memberikan manfaat besar bagi wisatawan, pelaku bisnis, dan pengunjung keluarga yang ingin berkunjung ke Tiongkok dalam waktu singkat. Dengan penghapusan keharusan menghadiri janji temu biometrik, proses pengajuan visa menjadi lebih cepat dan efisien.
Kebijakan Baru untuk Wisatawan Singkat
Kebijakan baru ini berlaku bagi semua jenis visa jangka pendek, termasuk visa turis (L), visa bisnis (M), visa kunjungan keluarga (Q2), dan visa transit (G). Selain itu, visa multi-entry juga termasuk dalam kebijakan ini. Hal ini memungkinkan pengunjung yang sering berkunjung ke Tiongkok untuk melakukan perjalanan tanpa harus melalui proses pengambilan sidik jari setiap kali. Kebijakan ini berlaku bagi pengunjung yang tinggal di Tiongkok selama 180 hari atau kurang.
Pengaruh Global dari Kebijakan Ini
Kebijakan ini tidak hanya berlaku di Tiongkok, tetapi juga diterapkan oleh kantor perwakilan Tiongkok di seluruh dunia. Negara-negara seperti Prancis, Inggris, Irlandia, Kanada, Singapura, dan Swedia telah mengadopsi kebijakan ini, memberikan kemudahan bagi warga negaranya yang ingin berkunjung ke Tiongkok. Dengan kebijakan ini, pengunjung dari berbagai belahan dunia dapat mengajukan visa tanpa harus menghadiri janji temu biometrik, sehingga mempercepat proses aplikasi dan memperbaiki pengalaman perjalanan.
Alasan Tiongkok Memperpanjang Kebijakan Ini
Tiongkok awalnya menerapkan pengambilan sidik jari sebagai prosedur wajib pada 2019, sejalan dengan tren global dalam meningkatkan keamanan biometrik. Namun, pandemi memaksa banyak negara, termasuk Tiongkok, untuk meninjau kembali protokol masuk mereka. Pemutihan sementara pengambilan sidik jari pada Agustus 2023 merupakan langkah pertama menuju pengurangan pembatasan perjalanan. Sebagai bagian dari upaya lanjutan untuk memicu aktivitas pariwisata dan bisnis internasional, Tiongkok memperpanjang kebijakan ini hingga 31 Desember 2026.
Manfaat Bagi Wisatawan
Bagi wisatawan yang memenuhi syarat, pengajuan visa jangka pendek ke Tiongkok kini lebih mudah. Mereka dapat mengajukan visa langsung tanpa harus menjadwalkan janji temu biometrik. Hal ini sangat bermanfaat bagi wisatawan, profesional bisnis, dan keluarga yang kesulitan mencari waktu untuk menghadiri janji temu biometrik di tengah kesibukan mereka. Selain itu, pemutihan ini juga berguna bagi mereka yang ingin bepergian mendadak, karena sebelumnya proses pengambilan sidik jari bisa menambah keterlambatan dalam proses pengajuan visa.
Pembatasan untuk Pengunjung Jangka Panjang
Meskipun kebijakan ini memberikan kemudahan bagi pengunjung jangka pendek, pengunjung jangka panjang masih harus melewati proses biometrik penuh. Visa jangka panjang seperti D (untuk tinggal lama), J1 (untuk jurnalis asing), Q1 (untuk anggota keluarga warga negara Tiongkok atau penduduk tetap), S1 (untuk orang yang ingin mengikuti anggota keluarga yang bekerja atau belajar di Tiongkok), X1 (untuk studi jangka panjang), dan Z (untuk perjalanan kerja) masih memerlukan pengambilan sidik jari. Proses ini menjadi bagian dari persyaratan untuk izin tinggal yang lebih lama.
Langkah Lanjutan Tiongkok dalam Mempermudah Perjalanan
Selain penghapusan pengambilan sidik jari, Tiongkok juga telah memperluas kebijakan pemudahan visa lainnya. Negara ini telah memperpanjang kebijakan bebas visa bagi warga negara 46 negara, termasuk Prancis, Jerman, Jepang, dan lainnya, hingga 31 Desember 2026. Kebijakan ini memungkinkan warga negara dari negara-negara tersebut mengunjungi Tiongkok tanpa visa untuk masa tinggal singkat, semakin mempermudah perjalanan.
Selain itu, Tiongkok juga telah mengenalkan Kartu Kedatangan Digital yang menggantikan formulir kertas bagi para pengunjung. Sistem ini membantu mempercepat proses imigrasi di bandara-bandara utama Tiongkok, membuat proses masuk dan keluar negara lebih lancar tanpa penundaan yang tidak perlu.
Tiongkok Menjadi Tujuan Wisata yang Lebih Menarik
Dengan perubahan-perubahan ini, Tiongkok secara aktif mendorong wisatawan rekreasi dan bisnis untuk berkunjung. Dengan mempermudah proses pengajuan visa dan menawarkan pemudahan jangka panjang, Tiongkok memperkuat posisinya sebagai destinasi utama bagi wisatawan dan profesional bisnis. Kebijakan baru ini dirancang untuk membuat perjalanan Anda lebih mudah dan cepat, baik untuk liburan, perjalanan bisnis, atau kunjungan keluarga. ***

>
>
Saat ini belum ada komentar