Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Pelatih Persijap Jepara Akui Kekalahan dari Persebaya sebagai Pelajaran Berharga

Pelatih Persijap Jepara Akui Kekalahan dari Persebaya sebagai Pelajaran Berharga

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Senin, 29 Des 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Kekalahan telak yang dialami oleh Persijap Jepara dalam laga melawan Persebaya Surabaya menjadi momen penting bagi pelatih tim, Divaldo Alves. Hasil 0-4 dalam pertandingan tunda pekan kelima BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya menunjukkan perbedaan kualitas antara kedua tim.

Persebaya Tampil Lebih Efektif dan Terstruktur

Divaldo Alves mengakui bahwa Persebaya tampil lebih efektif dalam memanfaatkan setiap kesempatan yang muncul selama pertandingan. Menurutnya, performa tim asal Surabaya terlihat jelas dalam penguasaan bola dan transisi serangan yang cepat. Hal ini membuat mereka mampu menciptakan empat gol dalam waktu singkat.

“Persebaya hari ini lebih efektif daripada kami. Ini jadi pelajaran buat tim saya,” ujar Divaldo Alves. Ia menilai bahwa keunggulan lawan terletak pada kemampuan mereka untuk memaksimalkan peluang yang diberikan oleh Persijap.

Persijap Memiliki Peluang, Tapi Gagal Dimanfaatkan

Meski Persijap Jepara mampu menciptakan beberapa peluang, terutama di babak pertama, mereka gagal memanfaatkannya dengan optimal. Divaldo menyebut bahwa timnya tampil cukup rapi di awal pertandingan, khususnya di sektor tengah dan belakang. Namun, beberapa momen krusial tidak bisa diubah menjadi gol.

“Dari awal tim kami lebih rapi. Di zona tengah dan belakang kami lebih kompak, ada beberapa peluang dan kombinasi yang memang kami latih,” katanya. Meskipun demikian, ia mengakui bahwa ketidakmampuan untuk memaksimalkan peluang menjadi faktor utama dalam kekalahan tersebut.

Strategi Agresif Malah Membuka Ruang Bagi Persebaya

Di babak kedua, Persijap mencoba mengubah pendekatan dengan meningkatkan tekanan dan bermain lebih agresif. Namun, strategi ini justru membuka ruang bagi Persebaya untuk memperlebar keunggulan. Divaldo mengatakan bahwa para pemainnya berusaha tampil lebih menekan saat tertinggal 2-0, tetapi efektivitas Persebaya menjadi pembeda utama hingga skor akhir melebar.

Evaluasi Penting untuk Tim Papan Bawah

Kekalahan ini, menurut Divaldo, menjadi bahan evaluasi penting bagi Persijap, terutama bagi tim-tim yang masih berada di papan bawah klasemen. Ia berharap kekalahan ini dapat menjadi motivasi untuk bangkit dan menunjukkan performa yang lebih baik di pertandingan berikutnya.

Fokus pada Pengembangan Tim

Divaldo Alves menegaskan bahwa kekalahan ini tidak akan membuat timnya putus semangat. Justru, ia menilai bahwa ini adalah kesempatan untuk belajar dan memperbaiki kekurangan yang ada. Ia berkomitmen untuk terus memberikan arahan yang tepat kepada para pemain agar dapat meningkatkan performa di masa depan.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga semangat dan konsistensi dalam setiap pertandingan, terlepas dari hasil yang diperoleh. “Tim kami harus belajar dari setiap pertandingan, baik itu kemenangan maupun kekalahan,” tambahnya.

Beberapa pemain Persijap Jepara juga memberikan tanggapan terkait kekalahan ini. Mereka menyadari bahwa Persebaya memiliki kualitas yang lebih tinggi, namun tetap berkomitmen untuk bangkit dan menunjukkan peningkatan di pertandingan berikutnya. Suporter pun menunjukkan dukungan penuh, dengan harapan bahwa tim bisa segera pulih dan menampilkan performa yang lebih baik. ***

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perintah Prabowo untuk Airlangga, Purbaya, dan Danantara soal Utang Kereta Cepat Whoosh

    Perintah Prabowo untuk Airlangga, Purbaya, dan Danantara soal Utang Kereta Cepat Whoosh

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 227
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM — Presiden Prabowo Subianto memerintahkan jajaran menterinya untuk mencari skema terbaik menyelesaikan masalah utang kereta cepat Jakarta—Bandung Whoosh. Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan bahwa perintah itu diberikan oleh Presiden Prabowo kepada jajaran menteri saat rapat terbatas (ratas) di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Rabu (29/10/2025) malam. Dikutip dari Antara, Prasetyo mengungkapkan bahwa arahan Presiden […]

  • Polres Tuban Bersama Diskopumdag Cek SPBU Respon Keluhan Masyarakat terkait BBM

    Polres Tuban Bersama Diskopumdag Cek SPBU Respon Keluhan Masyarakat terkait BBM

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 198
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Satreskrim Polres Tuban Polda Jatim dipimpin Kanit Tipidter Iptu I Made Riandika Darsana melaksanakan inspeksi mendadak di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang ada di wilayah Kabupaten Tuban, Senin (27/10/2015) sore. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas informasi dan keluhan masyarakat yang viral di media sosial […]

  • Eks Kapolres Bima Kota Jadi Tersangka Narkoba, Polri Tegaskan Tak Ada Toleransi untuk Oknum Internal

    Eks Kapolres Bima Kota Jadi Tersangka Narkoba, Polri Tegaskan Tak Ada Toleransi untuk Oknum Internal

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 56
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kepolisian Negara Republik Indonesia menegaskan komitmennya dalam memberantas tindak pidana narkotika tanpa pandang bulu, termasuk terhadap oknum internal Polri. Hal tersebut disampaikan Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol Jhonny Edison Isir, dalam doorstop di Lobby Lantai 1 Gedung Divhumas Polri, Minggu (15/2) malam. Kadivhumas Polri menyampaikan bahwa Bareskrim Polri telah menetapkan mantan Kapolres […]

  • Menhub Dudy: Kebijakan Normalisasi Truk ODOL di Jawa Timur untuk Mencapai Indonesia Zero ODOL 2027

    Menhub Dudy: Kebijakan Normalisasi Truk ODOL di Jawa Timur untuk Mencapai Indonesia Zero ODOL 2027

    • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 167
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) terus memperkuat langkah-langkah pengendalian truk over dimension over load (ODOL) sebagai bagian dari upaya menuju Indonesia Zero ODOL pada tahun 2027. Salah satu inisiatif utama adalah normalisasi 300 kendaraan angkutan barang di Jawa Timur, yang dilakukan oleh Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi. Tujuan dan Langkah Kemenhub dalam Mengatasi Masalah ODOL […]

  • Tunjangan DPRD Banyumas Capai Rp42 Juta, Pakar: Tanpa Transparansi Berisiko Skandal

    Tunjangan DPRD Banyumas Capai Rp42 Juta, Pakar: Tanpa Transparansi Berisiko Skandal

    • calendar_month Sabtu, 20 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 208
    • 0Komentar

    Perdebatan Terkait Tunjangan Perumahan Anggota DPRD Banyumas DIAGRAMKOTA.COM – Sejumlah pakar dan pejabat di Kabupaten Banyumas sedang memperhatikan isu tunjangan perumahan yang diberikan kepada anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). Penetapan besaran tunjangan ini dinilai terlalu besar oleh masyarakat, sehingga menimbulkan berbagai pertanyaan dan kecurigaan. Prof. Slamet Rosyadi, seorang pakar kebijakan publik dari Universitas Jenderal Soedirman […]

  • Gempa bumi BMKG, Sumatera Utara

    Dahsyat Gempa Bumi 5.2 Guncang Aceh Selatan: Terasa Kuat, Tidak Berpotensi Tsunami!

    • calendar_month Jumat, 11 Jul 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 315
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pada Jumat, 11 Juli 2025, wilayah Aceh Selatan, Provinsi Aceh, diguncang gempa bumi dengan magnitudo sekitar 5.1-5.2. Gempa ini terjadi pada pukul 19:45 WIB dan memiliki karakteristik yang menunjukkan gempa tektonik dangkal, yang dirasakan oleh penduduk di area terdekat. Laporan ini menyajikan analisis mendalam berdasarkan data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) […]

expand_less