Livin’ Fest 2025 Surabaya, Wagub Emil: Picu Pertumbuhan Ekonomi Jawa Timur
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Kamis, 11 Des 2025
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Gelaran Livin’ Fest 2025 di Surabaya menjadi salah satu acara yang mampu menggairahkan kembali aktivitas ekonomi masyarakat. Acara ini tidak hanya menjadi wadah bagi para pelaku usaha, tetapi juga menjadi ajang kolaborasi antara sektor finansial, industri kreatif, dan usaha mikro kecil menengah (UMKM). Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menyampaikan bahwa gelaran ini memiliki dampak langsung pada perputaran ekonomi, terutama pada sektor konsumsi dan properti.
Kolaborasi Lintas Sektor untuk Meningkatkan Perputaran Ekonomi
Emil menjelaskan bahwa Livin’ Fest 2025 merupakan bentuk kerja sama yang saling menguntungkan antara berbagai pihak. Ia menekankan bahwa 60 persen roda ekonomi tercipta dari konsumsi masyarakat, sehingga pengunjung yang tertarik untuk berbelanja akan memberikan dampak positif bagi penjual.
“Kalau ada yang beli, maka ada yang mendapatkan perputaran ekonomi tersebut sebagai sisi penjual,” ujarnya saat memberikan sambutan di Grand City Convex Surabaya, Jawa Timur, Kamis (11/12/2025).
Selain itu, keberagaman produk lokal dan luar daerah dalam festival ini dapat menarik minat pengunjung untuk berbelanja. Hal ini mencerminkan pentingnya inovasi dan adaptasi dalam menghadapi dinamika pasar.
Bank Mandiri Berkomitmen Memperkuat Ekonomi Daerah
RCEO Bank Mandiri Region VIII/Jawa 3 M. Ashidiq Iswara menyebutkan bahwa penyelenggaraan Livin’ Fest di Surabaya merupakan wujud komitmen Bank Mandiri dalam memperkuat ekonomi daerah melalui kolaborasi lintas industri. Gelaran ini menjadi puncak rangkaian perayaan HUT ke-27 Bank Mandiri.
“Kami ingin menghadirkan wadah kolaborasi yang lebih segar, relevan, dan berdampak bagi ekonomi Jawa Timur,” katanya.
Ia menjelaskan bahwa gelaran ini menghadirkan lebih dari 400 tenant. Selain itu, tersedia pula government hub yang menyediakan layanan publik dari Polri, Imigrasi, Disdukcapil, dan DJP. Program promosi seperti Mandiri KPR dan Mandiri Auto dengan suku bunga mulai 1,27 persen juga hadir dalam acara ini.
Layanan Finansial Terintegrasi dengan Aplikasi Livin’ by Mandiri
Ashidiq menambahkan bahwa seluruh layanan finansial terintegrasi dengan aplikasi Livin’ by Mandiri yang kini memiliki 35,1 juta pengguna. Hal ini menunjukkan bahwa teknologi digital telah menjadi bagian penting dalam memfasilitasi transaksi dan interaksi ekonomi.
Selain layanan finansial, acara ini juga menyajikan hiburan berupa musisi nasional dan Livin’ Run Fest yang diikuti lebih dari 5.000 peserta. Ini membuktikan bahwa Livin’ Fest bukan hanya tentang bisnis, tetapi juga tentang kebersamaan dan partisipasi masyarakat.
Dampak Langsung pada Perputaran Ekonomi
Livin’ Fest 2025 Surabaya berhasil menciptakan ruang bagi pelaku UMKM untuk menampilkan produk mereka secara langsung kepada masyarakat. Dengan adanya lebih dari 50 pengembang properti dan 20 diler otomotif, acara ini juga menjadi ajang promosi yang efektif bagi sektor properti dan otomotif.
Dari segi ekonomi, acara ini menjadi pemicu pertumbuhan ekonomi Jawa Timur. Dengan banyaknya pengunjung dan aktivitas yang terjadi, Livin’ Fest 2025 Surabaya berhasil menghadirkan momentum positif bagi perekonomian daerah.
Livin’ Fest 2025 Surabaya tidak hanya menjadi acara hiburan, tetapi juga menjadi wadah penting untuk membangkitkan semangat ekonomi masyarakat. Dengan kolaborasi yang kuat antara sektor finansial, industri kreatif, dan UMKM, acara ini berhasil menciptakan dampak nyata dalam meningkatkan perputaran ekonomi. Dengan demikian, Livin’ Fest 2025 Surabaya menjadi contoh nyata bagaimana kegiatan berskala besar dapat berkontribusi positif terhadap perekonomian daerah. ***

>

Saat ini belum ada komentar