Kondisi Psikologis Meiza Aulia Coritha Pasca Perceraian dengan Eza Gionino
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Rabu, 10 Des 2025
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Kakak dari Meiza Aulia Coritha, Chandra Belly, mengungkapkan bahwa adiknya sedang menjalani konseling ke psikolog setelah mengajukan gugatan perceraian terhadap aktor Eza Gionino. Hal ini dilakukan karena Meiza mengalami depresi dan membutuhkan pendampingan dari tenaga ahli psikologi untuk membantu mengatasi tekanan emosional yang dialaminya.
Menurut Chandra Belly, kondisi psikis Meiza terganggu karena menanggung beban selama pernikahannya. Ia juga menyebut bahwa Meiza bukan tipikal orang yang terbuka, sehingga semua masalah yang dihadapinya disimpan sendiri tanpa sepengetahuan keluarga.
“Kemungkinan besar karena butuh pendampingan ke psikolog, bisa disimpulkan sendiri (depresi),” ujar Chandra saat ditemui usai sidang di Pengadilan Agama Cibinong, Kabupaten Bogor, Senin (8/12/2025).
Peran Keluarga dalam Proses Perceraian
Chandra Belly menjelaskan bahwa selama masa pernikahan, Meiza sering kali merasa kesulitan dalam menghadapi berbagai tantangan. Ia mengatakan bahwa penumpukan permasalahan yang tidak disampaikan kepada keluarga membuat kondisi mental Meiza semakin memburuk.
Meski begitu, setelah menjalani beberapa sesi konseling, kondisi psikis Meiza mulai berangsur membaik. Hal ini menunjukkan bahwa bantuan profesional dapat menjadi solusi penting bagi individu yang mengalami tekanan emosional.
Sidang Perceraian Meiza Aulia dan Eza Gionino
Sidang lanjutan perkara perceraian Meiza Aulia dan Eza Gionino kembali digelar di Pengadilan Agama Cibinong, Kabupaten Bogor. Dalam agenda sidang kali ini, pihak penggugat mempersiapkan pembuktian saksi.
Dua kakak Meiza Aulia hadir sebagai saksi untuk memberikan keterangan. Mereka diharapkan mampu memberikan informasi penting mengenai kondisi pernikahan antara Meiza dan Eza.
Selain itu, Meiza Aulia juga telah menyerahkan 19 bukti dalam sidang tersebut. Bukti-bukti ini akan menjadi dasar dalam proses hukum yang sedang berlangsung.
Latar Belakang Pernikahan Meiza Aulia dan Eza Gionino
Eza Gionino dan Meiza Aulia menikah pada 22 Juli 2018 dan dikaruniai tiga orang anak. Meskipun keduanya sepakat memberikan nafkah untuk ketiga anak sebesar Rp 25 juta per bulan (belum termasuk biaya pendidikan dan kesehatan), hubungan mereka tidak berjalan lancar.
Pengajuan gugatan perceraian oleh Meiza Aulia dilakukan pada 3 September 2025. Dalam kasus ini, pihak penggugat meminta perlindungan hukum atas hak-hak anak dan kehidupan mereka.
Penanganan Masalah dalam Pernikahan
Chandra Belly juga menyampaikan bahwa kuasa hukum Meiza Aulia mengakui bahwa Eza Gionino pernah melakukan KDRT terhadap istri. Hal ini menunjukkan bahwa ada konflik yang cukup serius dalam hubungan mereka.
Namun, Chandra Belly tetap optimis bahwa proses hukum yang sedang berlangsung akan membawa hasil yang adil. Ia berharap bahwa Meiza Aulia dapat segera pulih dan kembali menjalani kehidupan yang lebih baik.
Tantangan dalam Menghadapi Persoalan Keluarga
Proses perceraian yang sedang berlangsung menunjukkan betapa kompleksnya masalah yang dihadapi oleh pasangan suami-istri. Selain masalah hukum, masalah psikologis juga menjadi faktor penting yang harus diperhatikan.
Dengan bantuan psikolog dan dukungan keluarga, Meiza Aulia diharapkan mampu melewati masa sulit ini dan kembali bangkit. Proses ini juga menjadi pelajaran penting bagi masyarakat tentang pentingnya mendukung anggota keluarga yang sedang menghadapi tantangan hidup. ***

>
>
>

Saat ini belum ada komentar