Komisi VI Tekankan Ketersediaan Bahan Pangan dan Energi Harus Selalu Diperbarui
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Senin, 8 Des 2025
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Anggota Komisi VI DPR RI Nasril Bahar menekankan perlunya pengawasan terus-menerus terhadap ketersediaan bahan pokok dan energi, khususnya beras serta minyak.
Menurutnya, meskipun persediaan beras nasional mencapai 3,5 juta ton hampir mendekati 4 juta ton, data mengenai fasilitas penyimpanan perlu selalu diperbaharui.
“Peran pihak swasta sangat menentukan dalam penyaluran minyak, karena fluktuasi harga sering terjadi akibat spekulasi ketika data persediaan tidak selalu diperbarui,” ujar Nasril.
Ia menekankan pentingnya kerja sama dengan aparat penegak hukum guna menghindari kenaikan harga yang tidak terkendali di lapangan.
Nasril juga menyoroti kepentingan sistem peringatan yang berbasis data real-time. Meskipun teknologi telah diterapkan, ia menekankan bahwa efektivitasnya bergantung pada pemutakhiran data yang akurat dan tepat waktu.
Beralih ke pengelolaan bencana, Nasril menyebut bahwa hampir seluruh lembaga dan kementerian telah memberikan bantuan kepada provinsi yang terkena dampak. Meskipun demikian, penyaluran menghadapi kendala karena keterbatasan jumlah bantuan serta hambatan transportasi akibat longsor dan banjir.
Ia menekankan perlunya kolaborasi antara pemerintah provinsi dan Kementerian Perhubungan agar bantuan dapat sampai kepada masyarakat.
“Respons antarprovinsi sangat baik. Daerah lain menunjukkan kebersamaan dengan memberikan dukungan. Kerja sama ini harus dipertahankan guna memenuhi kebutuhan masyarakat,” tambahnya.
Nasril menekankan bahwa kesiapan menghadapi bencana serta ketersediaan makanan dan energi perlu terus ditingkatkan dengan bantuan teknologi dan kolaborasi antar lembaga, agar dapat menghadapi dampak yang lebih parah di masa depan. ***

>

Saat ini belum ada komentar