Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » POLITIK » Kiai senior tidak setuju konsesi tambang dikembalikan ke pemerintah: Ini hadiah negara bagi NU

Kiai senior tidak setuju konsesi tambang dikembalikan ke pemerintah: Ini hadiah negara bagi NU

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

AA1RYAR6

DIAGRAMKOTA.COM – Isu mengenai izin tambang untuk Nahdlatul Ulama kembali menjadi perdebatan setelah mantan ketua umum PBNU KH Said Aqil Siroj mengusulkan agar izin tambang tersebut dikembalikan kepada pemerintah. Namun, pendapat ini tidak sepenuhnya diterima oleh kalangan kiai senior.

Dari Jombang, KH Hasib Wahab Hasbullah atau Gus Hasib justru menyampaikan pandangan berbeda yang menegaskan bahwa izin pertambangan seharusnya tetap diurus oleh NU, bukan dikembalikan kepada pemerintah.

Gus Hasib, putra dari pendiri Nahdlatul Ulama (NU) KH Abdul Wahab Hasbullah, menganggap konsesi pertambangan ini bukan hanya urusan bisnis, melainkan bentuk penghargaan pemerintah terhadap kontribusi NU sejak masa perjuangan memperoleh kemerdekaan. Menurutnya, pemberian ini juga menjadi kesempatan besar untuk memperkuat kemandirian ekonomi jamiyah.

Ia menegaskan bahwa izin pertambangan “tidak perlu dikembalikan,” mengingat sifatnya sebagai hadiah yang dapat menjadi pintu untuk memperkuat daya ekonomi internal NU.

“Menurut pendapat saya, ini (konsesi tambang) tidak perlu dikembalikan. Ini adalah hadiah dari negara kepada NU sebagai bentuk kesempatan ekonomi,” kata Gus Hasib kepada wartawan di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Senin 8 Desember 2025.

Meskipun demikian, ia menegaskan bahwa pengelolaan tambang perlu dilakukan dengan hati-hati dan profesional. Ia menekankan kepentingan tata kelola yang jujur, terbuka, serta dilaksanakan oleh orang-orang yang benar-benar memahami struktur dan nilai-nilai NU.

Oleh karena itu, ia menyarankan pembentukan tim khusus yang terdiri dari tokoh-tokoh dari unsur Tanfidziyah, Syuriyah, serta Badan Perekonomian NU agar pengawasan dapat dilakukan secara ketat.

“Letakkan 7 atau 9 anggota satgas yang berasal dari unsur Tanfidziyah, Syuriyah, dan Badan Perekonomian NU. Ini harus dilibatkan agar terlihat pengelolaan ini serius dan transparan,” katanya.

Gus Hasib juga tidak membantah bahwa kehadiran izin pertambangan telah memicu gelombang konflik internal di dalam PBNU. Menurutnya, hal ini wajar karena berkaitan dengan sumber penghidupan yang besar dan berpotensi menimbulkan perbedaan kepentingan. Namun, ia mengajak agar masalah ini dihadapi secara bijaksana, khususnya melalui perbaikan tata kelola dan transparansi dalam setiap proses.

“Ya memang terasa ada, adanya konsesi tambang ini menimbulkan perdebatan (di tubuh PBNU). Nama rezeki besar bisa menjadi anugerah juga bisa menjadi kutukan. Oleh karena itu, kita pilih jalan yang membawa rahmat. Karena itu, cara pengelolaannya harus transparan,” tegasnya.

Pertambangan Menyebabkan Lebih Banyak Kerugian

Di sisi lain, KH Said Aqil Siroj tetap mempertahankan pendiriannya bahwa konsesi tambang lebih baik dikembalikan kepada pemerintah. Usulan ini dia sampaikan setelah melakukan silaturahmi dengan Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya, bersama para kiai senior dan beberapa anggota mustasyar PBNU di Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, pada Sabtu 6 Desember 2025.

Menurutnya, perubahan internal yang terjadi belakangan ini menciptakan kekacauan yang justru merugikan organisasi.

Ia mengatakan bahwa konflik pengelolaan, perdebatan yang berkembang di ruang publik, serta ketegangan internal menunjukkan bahwa konsesi pertambangan memberikan lebih banyak kerugian daripada manfaat.

“Saya selalu menghargai inisiatif pemerintah. Itu adalah bentuk penghargaan yang positif. Namun melihat kejadian terbaru, konflik semakin membesar dan membawa kerugian yang lebih besar daripada manfaatnya. Oleh karena itu, jalan terbaik adalah menyerahkannya kembali kepada pemerintah,” kata Kiai Said dengan tegas. ***

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Josiah Michael Desak Aspek Keselamatan Dan Cepat Selesai Proyek Box Culvert Surabaya Barat

    Josiah Michael Desak Aspek Keselamatan Dan Cepat Selesai Proyek Box Culvert Surabaya Barat

    • calendar_month Rabu, 12 Mar 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 216
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM -Pembangunan infrastruktur di Kota Surabaya terus berlanjut. Salah satunya adalah proyek pembangunan box culvert di Jalan Raya Babat Jerawat-Benowo yang akan dilanjutkan hingga perbatasan Kabupaten Gresik.

  • 5 destinasi wisata keluarga di Jember, mulai dari alun-alun hingga mini zoo

    5 destinasi wisata keluarga di Jember, mulai dari alun-alun hingga mini zoo

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 20
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Jember memiliki berbagai pilihan destinasi wisata keluarga yang ideal untuk liburan menyenangkan pada tahun 2026. Mulai dari taman kota yang gratis, tempat wisata literasi, kebun binatang mini, hingga waterpark, semuanya bisa menjadi pilihan untuk menghabiskan waktu berkualitas bersama anak-anak. Bagi keluarga yang ingin menghabiskan waktu santai tanpa harus pergi jauh, destinasi di Jember juga […]

  • DPC PDIP Surabaya Gelar Nobar Film Tentang Bung Karno Di Bioskop Legendaris Kota Pahlawan

    DPC PDIP Surabaya Gelar Nobar Film Tentang Bung Karno Di Bioskop Legendaris Kota Pahlawan

    • calendar_month Senin, 30 Jun 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 136
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Masih dalam rangkaian peringatan Bulan Bung Karno, DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya menggelar kegiatan pemutaran film tentang Bung Karno, Minggu (29/6/2025), di Balai Budaya Surabaya bekas gedung legendaris Bioskop Mitra. Kegiatan ini dihadiri ratusan kader dan simpatisan PDI Perjuangan, elemen pemuda, beberapa organisasi sayap seperti Taruna Merah Putih dan komunitas, antara lain : […]

  • Bhabinkamtibmas Juwetkenongo Polsek Porong Tinjau Program Ketahanan Pangan Lewat Budidaya Ikan Nila

    Bhabinkamtibmas Juwetkenongo Polsek Porong Tinjau Program Ketahanan Pangan Lewat Budidaya Ikan Nila

    • calendar_month Kamis, 8 Mei 2025
    • account_circle Adis
    • visibility 285
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Bhabinkamtibmas Kelurahan Juwetkenongo, Polsek Porong Polresta Sidoarjo, Aiptu Hafid Purnawan, melaksanakan pengecekan terhadap Program 1 Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) yang mengusung metode budidaya ikan nila. Kegiatan ini berlangsung pada Kamis (8/5/2025) berlokasi di lahan pekarangan milik warga, Sdr. Miftah, yang berada di RT 05 RW 02, Kelurahan Juwetkenongo, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo. Program […]

  • DJ Bravy , Lula Lahfah

    DJ Bravy Klarifikasi Isu Terkait Kematian Lula Lahfah

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 9
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – DJ Bravy, salah satu tokoh publik yang terkenal dengan aktivitasnya di dunia hiburan, kini tengah menghadapi isu yang menyeret namanya dalam kasus kematian selebgram Lula Lahfah. Meski tidak secara langsung terlibat dalam peristiwa tersebut, nama DJ Bravy muncul dalam dugaan terkait penggunaan whip pink, sebuah benda yang dikaitkan dengan berbagai kontroversi di kalangan […]

  • Perkuat Sinergi, Polda Jatim dan Bea Cukai Tingkatkan Pengawasan Barang Ilegal

    Perkuat Sinergi, Polda Jatim dan Bea Cukai Tingkatkan Pengawasan Barang Ilegal

    • calendar_month Selasa, 8 Jul 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 159
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) menerima Audiensi dari Kakanwil Dirjen Bea dan Cukai Jatim I Untung Basuki di Mapolda Jatim,Senin (8/7). Pertemuan ini bertujuan mempererat sinergi antara dua institusi dalam rangka meningkatkan pengawasan terhadap peredaran barang ilegal, khususnya narkoba dan rokok tanpa cukai yang marak di wilayah Jawa Timur. Kapolda Jawa Timur, […]

expand_less