Kesepakatan Tarif RI-AS Tertunda, ESDM Siap Impor Migas AS
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Kam, 11 Des 2025
- comment 0 komentar

DIAGRAMKOTA.COM – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan kesiapan perusahaan migas yang berada di bawah koordinasinya dalam melakukan impor minyak dan gas alam dari Amerika Serikat (AS), meskipun proses negosiasi tarif timbal balik antara Indonesia dan AS disebut menghadapi kemungkinan hambatan akibat pelanggaran komitmen oleh Indonesia.
Kepala Badan Energi Kementerian ESDM Laode Sulaeman menyampaikan bahwa kementeriannya tidak terlibat langsung dalam negosiasi perdagangan tersebut. Ia menekankan bahwa keputusan teknis, termasuk skema dan jumlah impor, sepenuhnya diatur oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.
“Itu sudah dibahas di Kemenko Perekonomian. Di sana yang menangani proses saling menguntungkannya. Jika kita di Kementerian ESDM, pada dasarnya perusahaan siap saja jika keputusan telah diambil,” kata Laode di Jakarta Pusat, Rabu (10/12/2025).
Laode menambahkan bahwa kegiatan impor sudah menjadi kebiasaan yang dilakukan oleh perusahaan di sektor migas. Perbedaannya, kali ini sebagian volume akan dialokasikan untuk disuplai dari Amerika Serikat.
“Sebenarnya tinggal menghitung saja berapa volume yang ingin diinjak,” katanya.
Sebelumnya dilaporkan oleh DIAGRAMKOTA.COM, isu pembatalan kesepakatan muncul setelah laporan yang menyebutkan bahwa Perjanjian Dagang AS–Indonesia yang dicapai pada Juli 2025 berpotensi gagal.
Indonesia dinilai melanggar beberapa komitmen yang telah dijanjikan sebagai bagian dari kesepakatan perdagangan tersebut. ***





Saat ini belum ada komentar