Pasang Baliho, Golkar Surabaya Komitmen Menangkan Khofifah-Emil di Pilgub Jatim

POLITIK701 Dilihat

DIAGRAMKOTA.COM – Baliho pasangan bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Khofifah Indar Parawansa dan Emil Dardak mulai terlihat di berbagai jalan protokol di Kota Surabaya.

Baliho tersebut membawa pesan “Melanjutkan Kemaslahatan Masyarakat Jawa Timur” dan berlogo Partai Golkar Kota Surabaya.

Dhubungi melalui sambungan telpon, Ketua DPD Partai Golkar Kota Surabaya, Arif Fathoni, membenarkan bahwa partainya lah yang memasang baliho-baliho tersebut.

Pemasangan dilakukan setelah rekomendasi dari DPP Partai Golkar turun untuk pasangan Khofifah-Emil.

“Meski elektabilitas Bu Khofifah sejauh ini sudah cukup tinggi, Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur, Pak Sarmudji, memerintahkan kami untuk berkontribusi aktif dalam perjuangan Bu Khofifah Emil dalam memenangkan hati masyarakat Jawa Timur, makanya kami langsung gas pol membuat dan memasang baliho,” ujarnya.

Baca Juga :  MAKI Jatim Akan Gelar FGD Angkat Tema “ Membedah Potensi Korupsi Dalam Pengelolaan Anggaran KPU Se Jatim”

Sebagai Ketua Komisi A DPRD Kota Surabaya, Arif Fathoni juga menambahkan bahwa selain memasang baliho, pihaknya telah mengumpulkan seluruh Ketua Pimpinan Kelurahan dan Pimpinan Kecamatan Partai Golkar se-Kota Surabaya.

Langkah ini diambil agar mereka segera melakukan kerja-kerja politik di tengah masyarakat, dengan tujuan agar Surabaya bisa mengulang kemenangan pasangan Khofifah-Emil seperti pada Pemilukada tahun 2018.

“Insya Allah dengan kerja keras semua pihak, mudah-mudahan Kota Surabaya bisa menjadi kontributor yang mengantarkan kembali Bu Khofifah agar bisa melanjutkan kemaslahatan bagi warga Jawa Timur,” paparnya.

Mengenai wacana koalisi PKB dan PDIP yang akan memasangkan KH Mustamar dengan mantan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini sebagai penantang Khofifah-Emil, Arif Fathoni menyatakan tidak ada masalah dengan siapa pun yang akan menjadi penantang. Baginya, pemilukada adalah perlombaan untuk memenangkan hati masyarakat.

Baca Juga :  MAKI Jatim Akan Gelar FGD Angkat Tema “ Membedah Potensi Korupsi Dalam Pengelolaan Anggaran KPU Se Jatim”

“Bu Risma sebagai mantan Wali Kota Surabaya dua periode tentu memiliki pemilih tradisional di Kota Surabaya, tapi politik itu seni mengolah ketidakmungkinan menjadi mungkin. Insya Allah dengan kerja cerdas semua komponen pendukung Bu Khofifah dan Mas Emil, kita bisa mengulang kebahagiaan tahun 2018, dengan siapa pun Bu Khofifah harus bertanding,” tegasnya.

Menanggapi foto dirinya yang terpampang bersama Khofifah-Emil sebagai indikasi keseriusannya maju dalam Pemilukada Kota Surabaya, Arif Fathoni menjelaskan bahwa dirinya hanya melaksanakan kewajiban sebagai kader untuk menjalankan rekomendasi Partai Golkar yang telah diberikan kepada Khofifah-Emil dengan penuh kehormatan.

“Sejauh ini surat tugas DPP Partai Golkar untuk Pemilukada Surabaya masih kepada Mas Eri Cahyadi, tapi untuk detail perkembangan terbaru kami manut apa pun yang akan diputuskan oleh Pak Sarmudji dan DPP Partai Golkar. Kami ini hanya pelaksana keputusan partai,” pungkasnya. (dk/nw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *