Kebutuhan Pangan Kepri Aman Selama 4 Bulan Ke Depan
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Selasa, 16 Des 2025
- comment 0 komentar
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menjamin ketersediaan kebutuhan pangan di wilayah tersebut tetap stabil hingga empat bulan mendatang. Jaminan ini disampaikan langsung oleh Gubernur Kepri Ansar Ahmad menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Ansar Ahmad menyampaikan, berdasarkan hasil rapat koordinasi dalam persiapan Natal dan Tahun Baru bersama seluruh pihak terkait, stok beberapa komoditas pangan pokok masih dalam keadaan cukup.
“Beberapa kebutuhan pokok seperti beras medium, beras premium, serta beras SPHP Bulog diyakini masih aman dan mampu bertahan hingga empat bulan mendatang,” kata Ansar.
Pemerintah Mengatur Harga dan Memastikan Distribusi
Selain memastikan ketersediaan persediaan, Pemprov Kepri bekerja sama dengan Satgas Pangan terus melakukan pengawasan untuk menjaga kestabilan harga, khususnya komoditas beras agar tetap bisa diakses oleh masyarakat.
Ansar menekankan bahwa beras yang berada di pasaran Kepri adalah produk yang aman dan terkendali, sehingga distribusinya mampu mencapai seluruh wilayah kabupaten maupun kota di Kepulauan Riau.
Perkuat Kerjasama antar Wilayah
Gubernur Kepri juga mengajak masyarakat untuk tidak merasa cemas mengenai pasokan kebutuhan pokok. Pemerintah daerah telah memperkuat kerja sama dengan beberapa provinsi penghasil, khususnya Provinsi Jawa Timur, guna memastikan kelengkapan bahan pokok.
Kolaborasi ini melibatkan pasokan berbagai komoditas penting, mulai dari beras, sayuran, cabai, bawang, hingga ayam beku. Bahkan, pelaku usaha pangan lokal di Kepri dan Jawa Timur telah menandatangani perjanjian kerja sama yang mencakup kebutuhan pangan hingga sektor investasi.
Kondisi Geografis Menjadi Hambatan bagi Produksi Lokal
Ansar mengatakan, kondisi geografis Kepulauan Riau yang terdiri dari 96 persen laut dan hanya 4 persen daratan menjadi kendala khusus dalam memenuhi kebutuhan pangan melalui sektor pertanian.
“Karena kondisi geografisnya, sebagian besar kebutuhan pangan Kepri masih diambil dari luar wilayah, termasuk dari Jawa Timur,” katanya.
Namun demikian, ia tetap mendorong pemenuhan kebutuhan pangan skala kecil melalui kerja sama antara pemerintah daerah dan masyarakat, sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan setempat.
Dengan tindakan-tindakan tersebut, Pemprov Kepri yakin pasokan pangan tetap terjaga dan masyarakat bisa menyambut Natal serta Tahun Baru dengan tenang. ***

>
>
>

Saat ini belum ada komentar