Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » SERBA-SERBI » Spora Lumut Tahan Hidup 283 Hari di Luar Angkasa

Spora Lumut Tahan Hidup 283 Hari di Luar Angkasa

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Para astronot mengikat 20 ribusporaTumbuhan lumut di bagian luar Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) selama 283 hari untuk menguji ketahanannya terhadap kondisi ekstrem luar angkasa. Eksperimen yang dimulai pada 4 Maret 2022 menunjukkan sebagian besar spora tetap bertahan dan mampu tumbuh kembali setelah dibawa kembali ke Bumi melalui kapsul.SpaceX.

Tomomichi Fujita dari Universitas Hokkaido, yang memimpin studi ini, menyatakan bahwa lumut dikenal mampu mendominasi lingkungan yang sangat keras di Bumi, seperti Antartika, daerah vulkanik, dan gurun. “Kami bertanya-tanya apakah spora mereka juga bisa bertahan terhadap paparan luar angkasa, salah satu lingkungan paling ekstrem yang dapat dibayangkan,” ujar Fujita, seperti dikutip dalam ulasan tersebut.New Scientistyang diterbitkan pada 20 November 2025.

Eksperimen ini merupakan uji coba pertama untuk spora dari suatu spesiesPhyscomitrium patensDalam kondisi luar angkasa yang sebenarnya. Sebelumnya, penelitian hanya berupa simulasi. Kelompok spora di Bumi memiliki tingkat perkecambahan sebesar 97 persen, sama dengan kelompok spora yang dipaparkan di luar angkasa tetapi dilindungi dari radiasi ultraviolet.

Temuan paling mengejutkan diperoleh dari spora yang terpapar kondisi ruang angkasa secara penuh—mulai dari vakum, suhu ekstrem, gravitasi rendah, hingga radiasi UV dan kosmik. Lebih dari 80 persen spora tersebut masih hidup dan berkembang menjadi tanaman yang normal. Berdasarkan hasil ini, tim memperkirakan sebagian spora mampu bertahan hingga 15 tahun di luar angkasa.

Fujita menggambarkan proses membuka sampel sebagai sesuatu yang penuh drama. “Membuka sampel-sampel tersebut seperti membuka kemasan waktu biologis, kehidupan yang telah bertahan dari kekosongan luar angkasa dan kembali dalam keadaan sepenuhnya berfungsi,” katanya.

Ia menambahkan, lapisan-lapisan dinding spora tampaknya memberikan perlindungan alami terhadap tekanan lingkungan luar angkasa. Spora seakan berada di dalam kendaraan ruang angkasa kecil yang melindungi mereka.

Sebelum diuji di Stasiun Luar Angkasa (ISS), para ilmuwan telah menguji bagian lain dari lumut dalam kondisi simulasi, tetapi tahap-tahap kehidupan non-spora biasanya tidak mampu bertahan lebih dari beberapa hari hingga minggu terhadap paparan radiasi, dehidrasi, atau perubahan suhu yang ekstrem. Fujita menyatakan kemampuan spora untuk bertahan terhadap berbagai tekanan sekaligus menunjukkan ketahanan evolusioner yang memungkinkan lumut pertama kali menempati daratan ratusan juta tahun yang lalu.

“Spora pada dasarnya merupakan kantung kehidupan yang sederhana, diam tetapi siap aktif kembali ketika kondisi menjadi menguntungkan,” katanya. “Seolah-olah evolusi memberkati mereka denganpod ketahanan kecil mereka masing-masing, yang dirancang untuk menyebar melintasi ruang dan waktu.”

Temuan ini, menurut Fujita, tidak membuktikan adanya kehidupan di luar Bumi. Namun, penelitian tersebut memperkuat kemungkinan bahwa kehidupan yang telah muncul bisa sangat kuat.

David Eldridge dari Universitas New South Wales menyatakan tantangan utama berikutnya adalah menguji kemampuan spora untuk tumbuh dan berkembang biak langsung di luar angkasa. “Kuncinya adalah memantau laju pertumbuhan organisme ini di luar angkasa dan mengecek apakah mereka mampu bereproduksi,” ujar Eldridge. ***

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Guarani, Portuguesa

    Guarani, Strategi dan Tantangan dalam Laga Melawan Portuguesa

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 64
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Laga melawan Portuguesa di Stadion Canindé menjadi tantangan besar bagi tim Guarani. Meskipun baru saja meraih kemenangan pertama di kompetisi, keberhasilan ini tidak otomatis memastikan hasil positif dalam laga berikutnya. Kondisi mental dan fisik pemain serta faktor historis menjadi hal yang perlu diperhatikan. Faktor Rumah dan Kekuatan Tim Lawan Portuguesa, sebagai tim tuan […]

  • Program Mudik Gratis, Jakarta

    Program Mudik Gratis Jakarta 2026: Persyaratan dan Jadwal yang Perlu Diketahui

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 62
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali menyiapkan program mudik gratis untuk warga ibu kota pada tahun 2026. Program ini bertujuan untuk memudahkan masyarakat dalam pulang ke kampung halaman saat perayaan Lebaran. Sebanyak 661 bus akan disiapkan untuk mengangkut sekitar 26.500 pemudik, menjadikannya salah satu program terbesar dalam sejarah pelaksanaannya. Tujuan dan Jumlah Bus yang Disiapkan […]

  • New Brand Launching Zigna Kampung Batik & FIM by Zigna, Gelar Long March Parade Nusantara Dan Ceremony

    New Brand Launching Zigna Kampung Batik & FIM by Zigna, Gelar Long March Parade Nusantara Dan Ceremony

    • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
    • account_circle Arie Khauripan
    • visibility 302
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Zigna Hotels resmi meluncurkan dua brand terbarunya yaitu Zigna Kampung Batik dan FIM by Zigna, berada di bawah PT. Hailai Sinar Cemerlang merupakan satu entitas induk sebagai sebuah ekosistem perhotelan yang akan mengelola beberapa unit brand di dalamnya. Dan menjadi gerbang perjalanan besar bagi seluruh wisatawan untuk membuat momen terindah dalam hidup menjadi […]

  • Di Balik Layar: Ketika Idealisme Pers Bertemu Realitas Ekonomi

    Di Balik Layar: Ketika Idealisme Pers Bertemu Realitas Ekonomi

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 75
    • 0Komentar

    *Oleh: [Hari Agung], Koncone Wartawan DIAGRAMKOTA.COM – Peringatan Hari Pers Nasional 2026 diwarnai pernyataan satir yang cukup menohok, dan itu kami dapatkan dari senior. Beliau seorang anggota DPRD Surabaya yang juga mantan wartawan: “Ketika iklan pemerintahan (eksekutif, legislatif, yudikatif, BUMN dan lembaga negara lainnya) membungkam kebebasan pers, menolak mekanisme hak jawab dan konfirmasi, bahkan menawarkan […]

  • Savic Bantah Tuduhan Makar: Aksi Massa Akibat Kelalaian Lembaga Negara

    Savic Bantah Tuduhan Makar: Aksi Massa Akibat Kelalaian Lembaga Negara

    • calendar_month Minggu, 7 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 204
    • 0Komentar

    Tanggapan Ketua PBNU terhadap Tuduhan Makar DIAGRAMKOTA.COM – Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), H. Mohamad Syafi’ Alielha atau yang lebih dikenal sebagai Savic Ali, memberikan respons terhadap pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyebut aksi massa sejak Kamis 28 Agustus 2025 sebagai bentuk makar. Dalam pernyataannya, Savic menolak tudingan tersebut dan menilai bahwa lembaga negara tidak […]

  • 5 Kekecewaan Besar Ji Hyeok pada Da Rim di Episode 3–4 Dynamite Kiss

    5 Kekecewaan Besar Ji Hyeok pada Da Rim di Episode 3–4 Dynamite Kiss

    • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 139
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Hubungan antara Gong Ji Hyeok (Jang Ki Yong) dan Go Da Rim (Ahn Eun Jin) yang sebelumnya dipenuhi momen manis di Jeju mendadak berubah menjadi rumit di episode 3–4 Dynamite Kiss. Penonton yang awalnya dibuat baper dengan interaksi spontan mereka, kini ikut merasakan getirnya kenyataan ketika kebohongan mulai terkuak satu per satu. Gong Ji […]

expand_less