Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PEMERINTAHAN » Pengalihan PPPK ke PNS: Pendapat Menpan RB

Pengalihan PPPK ke PNS: Pendapat Menpan RB

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Beberapa waktu terakhir, rencana perubahan status Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) kembali menjadi topik yang dibicarakan. Usulan ini datang dari Komisi II DPR RI dan memicu berbagai pertanyaan mengenai proses perekrutan serta jalur karier dalam sistem aparatur negara.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Rini Widyantini, memberikan penjelasan tegas mengenai isu tersebut. Menurutnya, jalur karier PPPK dan PNS berbeda, sehingga perlu pertimbangan matang sebelum memutuskan perubahan status. “Sistem rekrutmen dan penjenjangan mereka tidak berjalan dalam satu jalur yang sama. Ini menjadi pertimbangan penting,” kata Rini.

Selain jalur karier, dampak keuangan juga menjadi hal yang penting. PPPK yang diubah menjadi PNS akan bekerja selama lebih dari 30 tahun, sehingga pemerintah perlu memperhitungkan dampak jangka panjang terhadap anggaran negara.

Rini menekankan bahwa setiap kebijakan terkait pegawai harus tetap berdasarkan peraturan yang berlaku. “Jika suatu saat pemerintah mempertimbangkan perubahan status, semua harus melalui proses seleksi yang sah. Aturan tidak boleh dilanggar demi menjaga kredibilitas sistem rekrutmen,” katanya.

Meskipun memiliki status yang berbeda, PNS dan PPPK memiliki tanggung jawab yang sama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Perbedaannya adalah PPPK bekerja berdasarkan kontrak tertentu seperti karyawan swasta, dengan masa kerja yang dapat diperpanjang apabila kompetensi meningkat dan instansi masih membutuhkannya.

Aspek kesejahteraan Aparatur Sipil Negara (ASN) juga mendapat perhatian dari pemerintah. Rini menekankan perlunya sistem remunerasi yang adil, sehingga Pegawai Negeri Sipil maupun PPPK dapat memperoleh hak yang sebanding. “Yang paling penting bukanlah statusnya, tetapi bagaimana meningkatkan sistem kesejahteraan ASN. Semua memiliki peran yang penting dalam pelayanan masyarakat,” katanya.

Pemerintah juga menyediakan formasi Pegawai Negeri Sipil, khususnya setelah jumlah kementerian meningkat menjadi 48 pada masa Presiden Prabowo Subianto, dibandingkan 34 kementerian sebelumnya. Penataan Aparatur Sipil Negara harus disesuaikan agar sesuai dengan kebutuhan organisasi.

Isu pengalihan status PPPK menjadi PNS kembali muncul menyusul pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara, yang saat ini masuk dalam Prolegnas Prioritas 2025. Namun, pemerintah belum memberikan kejelasan hingga revisi undang-undang selesai dibahas.

Berdasarkan berbagai pertimbangan, perubahan status PPPK menjadi PNS bukan hanya masalah administrasi, tetapi juga berkaitan dengan regulasi, anggaran, dan kesejahteraan pegawai negeri.***

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kapolres Probolinggo Patroli Dialogis di Gunung Bromo Pastikan Keamanan Wisatawan Saat Lebaran

    Kapolres Probolinggo Patroli Dialogis di Gunung Bromo Pastikan Keamanan Wisatawan Saat Lebaran

    • calendar_month Minggu, 6 Apr 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 245
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kepala Kepolisian Resor Probolinggo AKBP Wisnu Wardana bersama jajarannya melaksakan patroli roda dua (R2) di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, Sabtu (5/4/2025). Patroli ini bertujuan, untuk memastikan keamanan dan kenyamanan pengunjung wisata menyusul terjadi peningkatan wisatawan saat libur lebaran 2025. “Kami melaksanakan patroli sekaligus monitoring, untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak kita inginkan, […]

  • Hanya 17 Dapur MBG di Jabar Miliki Sertifikat Higiene dan Sanitasi

    Hanya 17 Dapur MBG di Jabar Miliki Sertifikat Higiene dan Sanitasi

    • calendar_month Sabtu, 11 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Kondisi Pengelolaan Makan Bergizi Gratis di Jawa Barat DIAGRAMKOTA.COM – Pengelolaan Makan Bergizi Gratis (MBG) di Jawa Barat masih memerlukan peningkatan signifikan. Hal ini terutama terlihat pada jaminan kualitas layanan penuh gizi dan komitmen dalam pembentukan satuan tugas yang bertanggung jawab atas pelaksanaan MBG di berbagai daerah. Dari total 2.131 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang […]

  • Ketua Komisi A DPRD Minta Bakesbangpol Perketat Pengawasan Terhadap Ormas Liar Di Surabaya

    Ketua Komisi A DPRD Minta Bakesbangpol Perketat Pengawasan Terhadap Ormas Liar Di Surabaya

    • calendar_month Rabu, 23 Okt 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Diagramkota.com Surabaya – Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko, menyoroti banyaknya bermunculan organisasi masyarakat (ormas) liar di Kota Surabaya, khususnya menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Politisi Partai Gerindra ini menyampaikan kekhawatiran terkait potensi instabilitas sosial yang dapat timbul akibat aktivitas ormas yang tidak terverifikasi dan tidak memiliki legalitas resmi. Saat ini, Badan […]

  • Pemantauan Harga Emas Antam di Wilayah Surabaya kembali naik hari ini

    Pemantauan Harga Emas Antam di Wilayah Surabaya kembali naik hari ini

    • calendar_month Sabtu, 27 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 110
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Harga emas Antam kembali mengalami kenaikan pada hari ini, Minggu 27 Desember 2025. Kenaikan tersebut terjadi setelah sehari sebelumnya, yaitu Sabtu 26 Desember 2025, harga emas Antam 1 gram berada di angka Rp 2.589.000. Kini, harga emas Antam per gram naik sebesar Rp 16.000 menjadi Rp 2.605.000. Perubahan ini menunjukkan adanya fluktuasi dalam pasar […]

  • Proyek Gorong-Gorong di Rangkah Diduga Asal-Asalan, Warga Minta Pemkot Turun Tangan

    Proyek Gorong-Gorong di Rangkah Diduga Asal-Asalan, Warga Minta Pemkot Turun Tangan

    • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 187
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Warga Kelurahan Rangkah, Kecamatan Tambaksari, Surabaya, menyoroti kualitas proyek pembangunan gorong-gorong di Jalan Rangkah Gang 5 yang dikerjakan pada Senin (1/9/2025). Pekerjaan infrastruktur tersebut diduga tidak sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang semestinya diterapkan. Sejumlah warga mengeluhkan hasil pekerjaan yang dianggap tidak rapi dan menggunakan material kurang berkualitas. Mereka menilai metode pemasangan […]

  • Rakernis Humas Polri 2025: Perkuat SDM Lewat Sertifikasi E-Learning dan Inovasi Kehumasan Digital

    Rakernis Humas Polri 2025: Perkuat SDM Lewat Sertifikasi E-Learning dan Inovasi Kehumasan Digital

    • calendar_month Kamis, 8 Mei 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 173
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM — Divisi Humas Polri kembali menggelar Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Humas Polri 2025 sebagai forum strategis untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia bidang kehumasan. Salah satu agenda utama dalam Rakernis kali ini adalah pelaksanaan Pelatihan Sertifikasi E-Learning Kehumasan yang menyasar para Taruna serta Kabid Humas dari seluruh jajaran Polda, Rabu (7/5). Program ini bertujuan […]

expand_less