Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Dukung Kesehatan Balita dan Lansia, Mahasiswa KKN-T UNESA Bantu Posyandu Desa Pacekulon

Dukung Kesehatan Balita dan Lansia, Mahasiswa KKN-T UNESA Bantu Posyandu Desa Pacekulon

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Sab, 29 Nov 2025
  • comment 0 komentar

DIAGRAMKOTA.COM – Kegiatan Posyandu di Desa Pacekulon, Kecamatan Pace, Kabupaten Nganjuk, kembali dilaksanakan di berbagai tempat pelayanan kesehatan desa. Pelaksanaan posyandu rutin ini diselenggarakan mulai tanggal 3 November hingga 8 November 2025 di beberapa lokasi, yaitu Posyandu Mawar Dusun Sentono, Posyandu Delima Dusun Tanjung, Posyandu Lamboyan, Posyandu Teratai Dusun Cangkring, serta Posyandu Melati Dusun Kauman.

Mahasiswa KKN-T Universitas Negeri Surabaya turut berpartisipasi dalam pelaksanaan kegiatan. Mereka terlibat mulai dari pengukuran berat badan balita, pengukuran tinggi badan, lingkar kepala balita, hingga pencatatan perkembangan anak. Mahasiswa juga membantu dalam pengukuran dan pencatatan berat badan, tinggi badan, serta pemeriksaan tekanan darah. Selain itu, mereka juga membantu mengatur alur pelayanan dan memberikan pendampingan kepada para orang tua, anak-anak, serta lansia agar kegiatan berjalan lancar, tertib, dan nyaman.

Salah satu anggota Posyandu Desa Pacekulon, Wiji, menyampaikan bahwa tanggapan dan partisipasi masyarakat terhadap kegiatan Posyandu selama ini cukup baik. Ia mengungkapkan bahwa warga bahkan menantikan jadwal Posyandu setiap bulan sebagai bentuk perhatian terhadap kesehatan keluarga mereka.

“Masyarakat kini sangat aktif dalam menanyakan jadwal Posyandu. Jika terjadi perubahan jadwal, mereka langsung bertanya melalui grup WhatsApp masing-masing, baik itu grup untuk balita, ibu hamil, remaja, maupun lansia,” katanya. Menurutnya, antusiasme ini menunjukkan bahwa masyarakat benar-benar merasa didukung oleh keberadaan layanan Posyandu.

Namun, beberapa hambatan masih sering dialami dalam pelaksanaan kegiatan Posyandu. Wiji menyebutkan bahwa hambatan terbesar adalah ketidakhadiran sebagian warga, yang biasanya disebabkan oleh anak sedang sakit, ibu sedang di rumah orang tua atau mertua, atau karena ada keperluan keluarga yang mendesak.

Untuk mengatasi masalah tersebut, Posyandu menyediakan solusi berupa kunjungan ke rumah setelah kegiatan selesai, khususnya untuk balita dan ibu hamil yang tidak bisa hadir. Tindakan ini dilakukan agar pemantauan kesehatan tetap dapat dilakukan meskipun warga tidak mampu datang langsung ke lokasi Posyandu.

Dalam hal pelayanan, Wiji menjelaskan bahwa layanan Posyandu saat ini semakin berkembang dan tidak lagi hanya berfokus pada balita seperti dulu. Posyandu kini menawarkan pelayanan terpadu untuk seluruh anggota keluarga, mulai dari anak-anak, ibu, hingga lansia. Pelayanan yang diselenggarakan mencakup penimbangan dan pengukuran tinggi badan balita, vaksinasi, pemeriksaan kesehatan ibu seperti pemantauan berat badan, kadar gula darah, kolesterol, dan asam urat, serta layanan kesehatan untuk lansia.

Selanjutnya, ia menjelaskan bahwa pada tahun 2025 Posyandu Pacekulon tetap fokus pada penguatan program Integrasi Layanan Primer (ILP) yang saat ini sudah berjalan. Program ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat sistem layanan kesehatan dasar berbasis keluarga di tingkat desa.

Di masa depan, Posyandu Pacekulon berencana memperluas layanan dengan menambahkan lima bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang akan dimulai diterapkan pada tahun 2026, yaitu bidang kesehatan, pendidikan, perumahan, kesejahteraan sosial, serta layanan masyarakat lainnya. Rencananya, akan disediakan meja konsultasi khusus di setiap bidang agar masalah warga dapat ditangani atau diberikan solusi secara lebih tepat.

Mengenai kehadiran mahasiswa KKN Universitas Negeri Surabaya, Wiji menilai kontribusi mereka sangat signifikan dalam memperlancar operasional Posyandu. Keterbatasan jumlah kader membuat kehadiran mahasiswa menjadi tambahan sumber daya yang sangat bermanfaat.

Mahasiswa KKN dianggap memiliki peran dalam hampir seluruh tahapan pelayanan, mulai dari pendaftaran, penimbangan balita dan lansia, pencatatan data, penyuluhan kesehatan, hingga pendampingan ibu dan anak saat menunggu. Kehadiran mahasiswa menyebabkan proses pelayanan berjalan lebih cepat, teratur, dan efisien, khususnya ketika jumlah peserta Posyandu meningkat.

Kegiatan Posyandu ini tidak hanya memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, tetapi juga menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa dalam memahami kepentingan pemantauan pertumbuhan dan perkembangan sejak dini. Selain itu, kegiatan ini menjadi wujud kerja sama nyata antara mahasiswa dan masyarakat dalam meningkatkan kualitas kesehatan penduduk Desa Pacekulon serta mendukung program kesehatan desa secara berkelanjutan. ***

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko (@)

    Cak Yebe: Seleksi Sekda Harus Munculkan Pemimpin Birokrasi Yang Visioner dan Eksekutorial

    • calendar_month Sel, 3 Jun 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 139
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Ketua Komisi A DPRD Kota Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko atau yang akrab disapa Cak Yebe, memberikan tanggapan kritis atas rencana Pemerintah Kota Surabaya yang akan menyiarkan secara langsung proses seleksi terbuka Sekretaris Daerah (Sekda). Menurutnya, siaran langsung seleksi bukan satu-satunya jaminan transparansi, namun harus diikuti dengan proses seleksi yang benar-benar objektif dan bebas […]

  • Banjir Rob Menggenangi Wilayah Pesisir Pasuruan, Melanda 10 Desa dan 4 Kelurahan

    Banjir Rob Menggenangi Wilayah Pesisir Pasuruan, Melanda 10 Desa dan 4 Kelurahan

    • calendar_month Jum, 5 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 72
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Banjir rob yang terjadi di kawasan pesisir Kota dan Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, telah mengakibatkan genangan air yang mengganggu kehidupan warga setempat. Diketahui, sebanyak 10 desa dan 4 kelurahan yang berada di dekat pantai terdampak oleh banjir ini. Ketinggian air mencapai rata-rata antara 10 hingga 20 sentimeter, dengan beberapa wilayah seperti kawasan Pelabuhan Pasuruan […]

  • Gelar Rakor Perdana, Pasca Dibebaskan Adi Sutarwijono : DPC PDIP Surabaya Solidkan Barisan Akar Rumput

    Gelar Rakor Perdana, Pasca Dibebaskan Adi Sutarwijono : DPC PDIP Surabaya Solidkan Barisan Akar Rumput

    • calendar_month Sab, 24 Mei 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 163
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – PDI Perjuangan Kota Surabaya tak menunggu lama untuk kembali menyusun kekuatan. Pasca Adi Sutarwijono dibebastugaskan sebagai Ketua DPC oleh DPP sejak 2 Mei 2025, roda organisasi langsung dipacu.Sabtu (24/5/2025), DPC PDIP Surabaya menggelar rapat koordinasi perdana di Kantor Badan Pemenangan Pemilu di Jl Adityawarman 87C yang merupakan kantor DPC PDI Perjuangan yang lama […]

  • Kondisi 514 Ribu UMKM di Jember yang Membutuhkan Perlindungan

    Kondisi 514 Ribu UMKM di Jember yang Membutuhkan Perlindungan

    • calendar_month Sab, 25 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 134
    • 0Komentar

    JEMBER – Di tengah tumbuhnya ekonomi daerah, sejumlah besar pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM) di Jember masih kesulitan mendapatkan perlindungan dan dukungan yang memadai. Data terbaru menunjukkan bahwa terdapat lebih dari 500 ribu unit UMKM yang menjadi tulang punggung perekonomian kota ini. Namun, kondisi tersebut belum diimbangi dengan kebijakan yang kuat dan berkelanjutan. Banyak […]

  • Rusli Bintang Bicara Amal, Tapi Akta Bicara Warisan: Publik Lampung Tak Bisa Dibohongi

    Rusli Bintang Bicara Amal, Tapi Akta Bicara Warisan: Publik Lampung Tak Bisa Dibohongi

    • calendar_month Sab, 19 Apr 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 246
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Univeristas Malahayati 16 April 2025 – Pernyataan tertulis Pembina Yayasan Alih Teknologi Bandar Lampung (YATBL), Rusli Bintang, yang menyebut Universitas Malahayati didirikan untuk amal dan bukan warisan keluarga, kini menuai respons keras dari berbagai pihak. Pasalnya, isi akta hukum yang diklaim sebagai dasar legal justru membuktikan sebaliknya. Dalam akta Notaris No. 243 Tanggal […]

  • Kakek 75 Tahun Pelecehan Anak Berkebutuhan Khusus di Gresik

    Kakek 75 Tahun Pelecehan Anak Berkebutuhan Khusus di Gresik

    • calendar_month Sen, 17 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 82
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Gresik kembali menetapkan tersangka terkait tindakan tidak terpuji. Seorang lansia berusia 75 tahun dengan inisial SYR, warga Kecamatan Ujungpangkah, diduga melakukan pelecehan seksual terhadap NA, seorang perempuan berusia 20 tahun yang memiliki kebutuhan khusus (ABK). Kejadian dimulai ketika korban pergi ke rumah tersangka di akhir Oktober […]

expand_less