Dugaan Selingkuh Pengaruhi Karier, Inara Rusli Minta Maaf dan Waktu untuk Diri Sendiri
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Isu perselingkuhan yang melibatkan Inara Rusli kini mulai berpengaruh terhadap karier profesionalnya.
Setelah dilaporkan oleh Wardatina Mawa kepada pihak berwajib, berbagai aktivitas kerja Inara disebut mengalami gangguan.
Hal ini secara langsung diungkapkan oleh manajer Inara, Karina Putri, yang menyatakan bahwa isu tersebut menyebabkan berbagai kolaborasi dan jadwal yang telah disusun menjadi tidak berjalan sesuai rencana.
Berdasarkan pendapat Karina, informasi yang beredar membuat sejumlah klien mulai meragukan kondisi yang sebenarnya.
Beberapa merek dan pihak yang bekerja sama dengan Inara menghubungi manajemen guna meminta penjelasan mengenai isu yang sedang ramai dibicarakan.
“Ya, pasti ada dampaknya. Dan kebanyakan mereka bertanya, mungkin seperti, ‘Apa penjelasannya?’,” kata Karina Putri saat diwawancarai di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (23/11/2025).
Di tengah situasi yang penuh dengan tekanan, Inara Rusli menyampaikan permintaan maaf kepada pihak manajemen.
Namun, Karina menekankan bahwa permintaan maaf itu bukan merupakan pengakuan terhadap isu yang beredar, tetapi ekspresi rasa bersalah karena pekerjaan mengalami gangguan.
Ia mengatakan meminta maaf kepada saya. Permintaan maaf itu karena adanya berita ini. Bukan untuk membenarkan atau tidak, bukan begitu. Jadi ia meminta maaf karena memang terjadi seperti ini, yaitu mengganggu pekerjaan dan sebagainya. Jika hal itu ada,” jelas Karina.
Karina mengatakan bahwa Inara Rusli merasa bersalah karena peristiwa tersebut berdampak pada pihak lain.
Terutama tim yang bekerja bersamanya serta klien yang telah memiliki perjanjian.
Dalam keadaan pikiran yang dianggap tidak stabil, Inara akhirnya memutuskan untuk berhenti sementara dari semua kegiatannya.
Keputusan ini dianggap sebagai tindakan untuk meredakan situasi dan mencegah kesalahpahaman yang baru terjadi selama proses hukum yang sedang berlangsung.
“Ini akhirnya dia berhenti sejenak. Berhenti sejenak. Untuk sementara ini, berhenti sejenak. Terus memang bukan, bukan tidak ingin bertemu dengan teman-teman media juga karena memang ini baru saja terjadi,” jelas Karina.
Berdasarkan pengelolaan, prioritas utama Inara Rusli saat ini adalah menghibur diri sebelum kembali ke masyarakat.
Karina menyadari bahwa kasus yang sedang berlangsung saat ini memerlukan waktu, dan memberi ruang kepada Inara Rusli adalah tindakan yang paling sesuai saat ini.
Untuk mengurangi kerugian, pihak manajemen memberikan batas waktu kepada Inara agar memberikan penjelasan resmi.
Tanggal tenggat waktu ditentukan guna menjaga hubungan yang baik dengan klien dan memastikan pekerjaan berjalan secara profesional.
“Mungkin dalam 2-3 hari saja. Karena memang kita tidak bisa menunda lagi, ya. Nama kerjaan kan ada proyek yang harus segera selesai, jadi kami juga harus bertanggung jawab,” tutup Karina. ***

>
>
>

Saat ini belum ada komentar