Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » POLITIK » Rebellion Rose Mundur dari Pestapora 2025, Konsistensi dalam Isu Panggung

Rebellion Rose Mundur dari Pestapora 2025, Konsistensi dalam Isu Panggung

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Minggu, 7 Sep 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Band Rebellion Rose Mundur dari Pestapora 2025 Karena Isu Lingkungan

DIAGRAMKOTA.COM – Band punk asal Yogyakarta, Rebellion Rose, mengambil keputusan yang mengejutkan dengan mengundurkan diri dari jadwal tampil di festival musik Pestapora 2025. Keputusan ini diambil sebagai bentuk komitmen mereka terhadap isu lingkungan, setelah diketahui bahwa salah satu sponsor acara adalah PT Freeport Indonesia.

Pengumuman tersebut dilakukan secara mendadak, hanya satu hari sebelum penampilan mereka dijadwalkan berlangsung. Vokalis Rebellion Rose, Fyan Sinner, menjelaskan bahwa seluruh personel band langsung berkumpul untuk mengambil sikap setelah menerima informasi tentang sponsor tersebut. “Kami benar-benar tahu kabar itu malam itu juga, lalu langsung kumpul. Kebetulan semua sudah di Jakarta karena rencana terbang ke Bali. Jadi H-1 kami sudah siapkan suara untuk mundur,” ujar Fyan saat ditemui di Kemayoran, Jakarta, Sabtu (6/9/2025).

Meskipun keputusan ini tidak mudah, mengingat Rebellion Rose telah menjadi bagian dari Pestapora sejak 2023 dan bahkan dipercaya sebagai band pembuka tahun ini, mereka tetap memegang prinsip dan nilai yang mereka junjung. “Pada akhirnya kami kembali ke cinta. Tidak ada yang lebih indah dari menyatukan cinta kami pada alam dan isinya. Itu benar-benar tercermin di lagu-lagu yang kami ciptakan. Jadi kami satukan suara untuk tidak tampil di Pestapora kali ini,” tambah Fyan.

Sebagai bentuk tanggung jawab dan penghormatan kepada para penonton yang telah hadir, Rebellion Rose mengembalikan 100% uang honor dan biaya transportasi yang telah diterima tanpa potongan apapun. Mereka juga tetap tampil di atas panggung dengan menyampaikan orasi dan memainkan empat lagu secara akustik, sebagai bentuk solidaritas terhadap isu lingkungan yang mereka perjuangkan.

Langkah Rebellion Rose ini diikuti oleh beberapa musisi lain seperti Hindia dan .Feast yang juga memutuskan untuk mundur dari Pestapora 2025. Sebagai respons terhadap gelombang protes ini, pihak penyelenggara Pestapora akhirnya mengumumkan pada Sabtu (6/9/2025) bahwa mereka telah menghentikan kerja sama dengan PT Freeport Indonesia.

Alasan Penolakan Terhadap Sponsor

Penolakan Rebellion Rose terhadap sponsor PT Freeport Indonesia didasarkan pada kekhawatiran akan dampak lingkungan dari operasi perusahaan tersebut. Selama beberapa tahun terakhir, PT Freeport Indonesia sering dikaitkan dengan berbagai masalah lingkungan, termasuk pencemaran air dan penggundulan hutan. Dengan mengambil posisi ini, Rebellion Rose ingin menunjukkan bahwa mereka tidak akan terlibat dalam acara yang dianggap tidak sesuai dengan nilai-nilai mereka.

Selain itu, keputusan ini juga mencerminkan kesadaran masyarakat terhadap isu lingkungan yang semakin meningkat. Banyak orang mulai mempertanyakan partisipasi mereka dalam acara atau proyek yang dinilai merugikan lingkungan. Hal ini menunjukkan bahwa kesadaran lingkungan bukan lagi sekadar isu, tetapi menjadi prioritas utama bagi banyak individu dan kelompok.

Dampak pada Festival Musik

Keputusan Rebellion Rose dan musisi lain untuk mundur dari Pestapora 2025 memberikan dampak signifikan pada festival tersebut. Pihak penyelenggara harus segera mencari solusi untuk mengganti para musisi yang mundur. Namun, keputusan ini juga menunjukkan bahwa festival musik tidak lagi bisa mengabaikan isu-isu sosial dan lingkungan yang semakin penting.

Festival musik seperti Pestapora memiliki peran penting dalam membentuk opini publik dan memengaruhi perilaku masyarakat. Dengan adanya keputusan seperti ini, festival musik bisa menjadi wadah untuk menyuarakan isu-isu penting dan mempromosikan nilai-nilai positif.

Kesimpulan

Rebellion Rose dan musisi lain yang turut serta dalam protes ini menunjukkan bahwa seni dan musik bisa menjadi alat untuk menyampaikan pesan penting. Dengan mengambil sikap, mereka tidak hanya melindungi prinsip mereka sendiri, tetapi juga memberikan contoh nyata bahwa kesadaran lingkungan harus menjadi prioritas dalam segala aktivitas. Keputusan ini menjadi inspirasi bagi banyak orang untuk lebih peduli terhadap lingkungan dan mengambil tindakan nyata. (*)

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kebijakan BI Dorong Penguatan Pasar, IHSG Diperkirakan Tembus 8.500

    Kebijakan BI Dorong Penguatan Pasar, IHSG Diperkirakan Tembus 8.500

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 166
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Harapan pasar terhadap kemungkinan penurunan suku bunga lebih lanjut oleh Bank Indonesia diperkirakan akan ikut memicu semangat pasar saham di dalam negeri. Hal ini juga dinilai akan mendorong pertumbuhan.IHSGcenderung menguat dalam perdagangan minggu ini. Analis Ekuitas Ritel Indo Premier Sekuritas Indri Liftiany menjelaskan bahwa harapan pasar terhadap pengurangan suku bunga BI telah terlihat dalam […]

  • Jadi Raja Uang Masa Depan: 8 Weton Ini Diprediksi Kaya dan Berlimpah Rezeki

    Jadi Raja Uang Masa Depan: 8 Weton Ini Diprediksi Kaya dan Berlimpah Rezeki

    • calendar_month Jumat, 1 Agt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 207
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Di dunia ini, tidak semua orang memiliki jalan rezeki yang terbuka lebar. Beberapa harus berjuang keras untuk meraih nasibnya, sementara yang lain seolah dijembatani oleh alam semesta. Dalam ajaran kejawen, hari kelahiran atau weton seseorang bukan hanya sekadar tanda waktu, tetapi merupakan cerminan dari takdir dan anugerah batin yang dimiliki sejak lahir. Orang-orang dengan […]

  • Proyek Underpass Taman Pelangi, Aning Rahmawati : Sengketa Pembebasan Lahan Harus Tuntas 2025

    Proyek Underpass Taman Pelangi, Aning Rahmawati : Sengketa Pembebasan Lahan Harus Tuntas 2025

    • calendar_month Sabtu, 11 Jan 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 277
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Proyek Underpass Taman Pelangi menjadi salah satu harapan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi yang akan dikerjakan dan terealisasi di 2025. Eri Cahyadi menyatakan pembangunan jalur underpass di kawasan Taman Pelangi atau Bundaran Dolog terkendala adanya warga di Kampung Jemur Gayungan RT 1 RW 3 belum menyetujui nilai appraisal tanah. Menanggapi hal ini, Wakil […]

  • Ulsan HD FC ,Melbourne City FC, AFC Champions League Elite East

    Ulsan HD FC vs Melbourne City FC, Prediksi Laga Kunci di AFC Champions League Elite East

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 107
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pertandingan antara Ulsan HD FC dan Melbourne City FC menjadi salah satu laga paling dinantikan dalam babak 7 AFC Champions League Elite East. Laga ini akan digelar di Ulsan Munsu Football Stadium pada Rabu, 11 Februari 2026, pukul 17.00 WIB. Kedua tim memiliki catatan performa yang berbeda, sehingga pertandingan ini diprediksi akan berjalan sengit. […]

  • Cerita pedagang pasar antik di Jalan Surabaya: Bertahan meski makin sepi

    Cerita pedagang pasar antik di Jalan Surabaya: Bertahan meski makin sepi

    • calendar_month Sabtu, 27 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 109
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Di tengah menurunnya pembeli pascapandemi, Pasar Antik Jalan Surabaya di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, belum sepenuhnya kehilangan denyut ekonomi. Para pedagang masih bertahan dengan memajang beragam barang lawas, mulai dari keramik kuno, wayang, guci, hingga piringan hitam, yang menyasar kolektor dan wisatawan asing. Pantauan awak media di lokasi, Selasa (23/12) siang, aktivitas jual beli masih […]

  • Saham BUMI Kembali Berdenyut, Investor Terus Serok Saat Teka-teki Pemegang Saham Baru Muncul

    Saham BUMI Kembali Berdenyut, Investor Terus Serok Saat Teka-teki Pemegang Saham Baru Muncul

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 78
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) kembali menunjukkan tanda-tanda penguatan setelah mengalami penurunan yang signifikan dalam beberapa sesi perdagangan sebelumnya. Pada hari Kamis, 5 Maret 2026, harga saham BUMI mencatatkan kenaikan sebesar 3,42% menjadi Rp240 per lembar. Penguatan ini terjadi setelah volume perdagangan yang sangat tinggi, dengan lebih dari 1,9 miliar lembar saham berpindah […]

expand_less