Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » FORUM OPINI » Wapres Simulacrum ditengah Krisis

Wapres Simulacrum ditengah Krisis

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Selasa, 15 Apr 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Krisis ini semakin diperparah dengan lemahnya fungsi jabatan Wakil Presiden. Secara teori, posisi ini memiliki potensi strategis sebagai katalisator koordinasi lintas sektor dan penyeimbang kekuasaan eksekutif. Namun dalam praktiknya, jabatan tersebut lebih sering tampil sebagai simbol kekuasaan belaka.

Dalam literatur representative leadership, James MacGregor Burns (1978) menekankan bahwa kepemimpinan sejati adalah relasi timbal balik antara pemimpin dan rakyat yang menghasilkan perubahan positif. Tanpa kemampuan, visi, dan rekam jejak, jabatan tinggi negara hanya menjadi ruang kosong yang tak menyentuh aspirasi publik.

Pertanyaan publik pun menguat: apa kontribusi Wakil Presiden dalam mengatasi pengangguran, memperbaiki sistem pendidikan, atau merespons krisis sosial-ekonomi? Di mana posisi moral dan politiknya saat masyarakat miskin kota dan desa tergusur oleh proyek-proyek investasi?

Jawaban atas pertanyaan ini membawa kita pada krisis yang lebih dalam: defisit kepemimpinan. Demokrasi prosedural mungkin tetap berlangsung, namun substansinya keropos.

Demokrasi tidak cukup hanya melalui pemilu, sebagaimana diingatkan oleh Larry Diamond (2008), “electoral democracy without liberal institutions is a façade.” Artinya, ketika mekanisme pemilu hanya menjadi alat legitimasi bagi elite, tanpa disertai akuntabilitas dan keterbukaan, maka demokrasi hanya tampak hidup di permukaan.

Indonesia tak kekurangan sumber daya atau krisis yang perlu diselesaikan. Yang kurang justru adalah keberanian moral dari mereka yang memegang jabatan publik untuk berpihak secara nyata kepada rakyat. Pemimpin dibutuhkan bukan untuk menjadi simbol, tetapi sebagai penggerak kebijakan yang berorientasi pada keadilan sosial dan kesejahteraan.

Jika posisi Wakil Presiden hanya diwariskan dan bukan diperjuangkan melalui kompetensi, maka jabatan itu kehilangan legitimasi substantif. Ini bukan hanya krisis representasi, melainkan juga pengkhianatan terhadap demokrasi yang seharusnya tumbuh dari partisipasi dan integritas, bukan dari koneksi dan warisan kekuasaan.

Sudah saatnya masyarakat tidak lagi pasif. Republik ini tidak boleh dikelola dengan prinsip feodal, dan demokrasi bukanlah ladang pewarisan dinasti.

Kita membutuhkan pemimpin yang lahir dari kualitas, bukan silsilah. Sebab seperti dikatakan oleh Max Weber, “politik adalah panggilan dan profesi, bukan warisan keluarga.

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketika Hukum, Empati, dan Politik Bertabrakan dalam Kasus Nenek Elina

    Ketika Hukum, Empati, dan Politik Bertabrakan dalam Kasus Nenek Elina

    • calendar_month Minggu, 28 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 156
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kasus viral pembongkaran rumah yang dikaitkan dengan Nenek Elina Widjajanti di Surabaya bukan sekadar perkara sengketa properti. Ia telah berkembang menjadi isu sosial, identitas, bahkan berpotensi konflik horizontal, akibat framing publik yang tidak utuh dan respons pejabat yang dinilai kurang presisi secara hukum maupun sosial. Pernyataan yang berkembang di ruang publik menunjukkan adanya […]

  • Dukung Ketahanan Pangan, Bhabinkamtibmas Desa Kemantren Polsek Tulangan Pantau Peternakan Kambing

    Dukung Ketahanan Pangan, Bhabinkamtibmas Desa Kemantren Polsek Tulangan Pantau Peternakan Kambing

    • calendar_month Senin, 19 Mei 2025
    • account_circle Adis
    • visibility 236
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Upaya mendukung program ketahanan pangan nasional sebagai bagian dari Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, serta menindaklanjuti arahan Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Christian Tobing, Bhabinkamtibmas Desa Kemantren Aipda Edy Siswanto, melaksanakan kegiatan ketahanan pangan Polresta Sidoarjo Polda Jatim, pada Senin (19/5/2025). Kegiatan tersebut berlangsung di lahan pekarangan milik warga Desa Kemantren yang difungsikan sebagai […]

  • Maulid Nabi Muhammad SAW

    Maulid Nabi Muhammad SAW: Meneladani Spiritualitas Ekonomi Rasulullah

    • calendar_month Jumat, 5 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 386
    • 0Komentar

    Oleh karena itu, memahami hubungan antara spiritualitas dan ekonomi sesuai ajaran Rasulullah dapat memandu individu dalam menjalankan usaha yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga pada kontribusi positif untuk masyarakat. Di sini, pentingnya integrasi nilai-nilai spiritual dalam setiap aspek ekonomi terlihat jelas, menjadikannya sebagai pilar yang kokoh bagi keberlangsungan kehidupan ekonomi umat. Mengimplementasikan Nilai-Nilai […]

  • Menlu Baru Harus Diplomat Andal yang Memahami Prabowo

    Menlu Baru Harus Diplomat Andal yang Memahami Prabowo

    • calendar_month Jumat, 13 Sep 2024
    • account_circle Arie Khauripan
    • visibility 224
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pergantian Menteri Luar Negeri (Menlu) di era pemerintahan baru menjadi sorotan. Dave Laksono, anggota Komisi I DPR RI, menekankan pentingnya sosok Menlu yang bukan hanya diplomat andal, tetapi juga memahami pola pikir Presiden terpilih, Prabowo Subianto. Menurutnya, Menlu merupakan wajah Indonesia di dunia internasional. Oleh karena itu, Prabowo diharapkan memilih sosok terbaik yang […]

  • Kwon Sang Woo dan Moon Chae Won Beradu di Film Komedi ‘Heartman’

    Kwon Sang Woo dan Moon Chae Won Beradu di Film Komedi ‘Heartman’

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 121
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Bersiap menghibur penggemar, aktor Korea Kwon Sang Woo dikonfirmasi akan bermain dalam film Heartman (judul literal). Dikutip dari Soompi, Jum’at (5/12), tayang di bioskop seluruh Korea Selatan pada 14 Januari, film bergenre komedi tersebut telah merilis teaser dan membuat penonton penasaran. Kwon Sang Woo akan memerankan karakter Seung Min, ia adalah seorang pria […]

  • Sambil Patroli Polisi Berbagi Nasi Kotak ke Pekerja Jalanan di Situbondo

    Sambil Patroli Polisi Berbagi Nasi Kotak ke Pekerja Jalanan di Situbondo

    • calendar_month Selasa, 15 Apr 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 223
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Dalam rangka meningkatkan kepedulian sosial terhadap masyarakat yang membutuhkan, Satuan Samapta Polres Situbondo Polda Jatim melaksanakan kegiatan sosial melalui program “Pasabber” (Pasukan Sabhara Berbagi). Sambil patroli dialogis untuk kamtibmas, anggota Polres Situbondo Polda Jatim itu membagikan ratusan nasi kotak kepada para pekerja jalanan di berbagai sudut Kota Situbondo. Program ini menyasar para tukang […]

expand_less