Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » SERBA-SERBI » Lontong Balap: Menu Khas dengan Cita Rasa Otentik

Lontong Balap: Menu Khas dengan Cita Rasa Otentik

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Kamis, 3 Okt 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Diagramkota.com – Lontong Balap adalah salah satu kuliner legendaris asal Surabaya yang memiliki sejarah panjang dan kaya akan cita rasa.

Hidangan ini terkenal di kalangan masyarakat Jawa Timur karena keunikannya yang memadukan berbagai bahan sederhana, tetapi menghasilkan rasa yang lezat dan menggugah selera.

Nama “Lontong Balap” sendiri berasal dari tradisi dahulu di mana para penjual lontong menggunakan pikulan dan berlomba menuju tempat berjualan, seakan-akan sedang balapan.

Secara tradisional, Lontong Balap terdiri dari lontong yang dipotong kecil-kecil, dicampur dengan tauge segar, tahu goreng, lentho (kacang tolo goreng), dan kuah yang kaya akan rasa bawang dan rempah.

Salah satu komponen yang menjadi ciri khas Lontong Balap adalah petis, saus hitam pekat yang terbuat dari fermentasi ikan atau udang.

Petis ini memberikan sentuhan rasa gurih yang khas dan unik, yang tidak bisa ditemukan di hidangan lain.

Cara penyajian Lontong Balap juga menjadi daya tarik tersendiri. Setelah semua bahan dicampur, kuah kaldu yang gurih dituangkan di atas lontong dan tauge.

Tak lupa, sambal petis pedas akan menambah sensasi rasa yang lebih mantap. Biasanya, Lontong Balap disajikan dengan kerupuk sebagai pelengkap yang memberikan tekstur renyah di setiap suapan.

Jika Anda berkunjung ke Surabaya, tidak lengkap rasanya jika tidak mencicipi Lontong Balap.

Salah satu tempat yang terkenal menyajikan hidangan ini adalah Lontong Balap Pak Gendut yang sudah berdiri sejak puluhan tahun lalu.

Rasa otentik dari Lontong Balap di tempat ini tidak pernah berubah meski zaman telah berganti.

Bagi pecinta kuliner, Lontong Balap bukan hanya sekadar makanan, tetapi juga bagian dari warisan budaya kuliner yang wajib dilestarikan.

Tidak heran jika makanan ini selalu diburu oleh wisatawan lokal maupun mancanegara.

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot Surabaya untuk Gen-Z: Rusunami Hunian Layak, DPRD Surabaya

    Rusunami Solusi Hunian untuk Generasi Muda di Surabaya

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 91
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Surabaya, kota yang terkenal dengan kepadatan penduduk dan tingginya biaya hidup, sedang menghadirkan solusi inovatif untuk generasi muda. Proyek hunian vertikal yang disebut Rusunami khusus untuk Gen-Z menjadi langkah strategis pemerintah kota dalam menjawab tantangan akses perumahan. Program ini dirancang untuk memberikan kesempatan bagi warga muda, khususnya pasangan baru menikah, untuk memiliki tempat […]

  • Timnas Indonesia U-17 vs Honduras U-17

    Informasi Lengkap Pertandingan Timnas Indonesia U-17 vs Honduras U-17

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 240
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTRA.COM – Pertandingan antara Timnas Indonesia U-17 dan Honduras U-17 akan menjadi laga penting dalam Piala Dunia U-17 2025. Laga ini akan digelar di lapangan dua Aspire Zone, Al Rayyan, Qatar, pada Senin (10/11) malam pukul 21.45 WIB. Seluruh penggemar sepak bola Indonesia dapat menyaksikan pertandingan ini secara streaming melalui platform resmi FIFA+. Status Timnas Indonesia […]

  • Wisata Jawa Timur Mengalami Lonjakan Kunjungan Selama Liburan Nataru, 6,2 Juta Wisatawan

    Wisata Jawa Timur Mengalami Lonjakan Kunjungan Selama Liburan Nataru, 6,2 Juta Wisatawan

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 135
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Liburan Natal dan Tahun Baru menjadi momentum penting bagi sektor pariwisata di Jawa Timur. Data yang dirilis oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Jatim menunjukkan bahwa jumlah wisatawan yang berkunjung ke provinsi ini mencapai 6,2 juta orang selama masa liburan. Angka ini menandai peningkatan signifikan dibandingkan periode sebelumnya. “Selama libur Natal dan Tahun Baru […]

  • Lens, Toulouse,

    Strategi Konsisten Lens Menghadapi Toulouse di Ligue 1

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 163
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Lens, yang kini memimpin klasemen Ligue 1, akan menghadapi tantangan berat saat bertandang ke markas Toulouse. Tim asal Prancis utara ini tampil sangat stabil musim ini dan memiliki rekor pertahanan terbaik di liga. Dengan 37 poin dari 16 pertandingan, mereka unggul satu poin dari Paris Saint-Germain, klub raksasa yang selalu menjadi ancaman. Performa Konsisten […]

  • Terlanjur Percaya,  Motor Wanita Penjaga Warkop Balongsari Raib di Bawa Kabur

    Terlanjur Percaya, Motor Wanita Penjaga Warkop Balongsari Raib di Bawa Kabur

    • calendar_month Jumat, 9 Mei 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 278
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTAA.COM – MT (32), penjaga warung kopi di kawasan Balongsari Tama, kembali mendatangi Polsek Tandes, Kamis (8/5/2025), untuk menanyakan kelanjutan laporan motor miliknya yang dibawa kabur oleh seorang pelanggan bernama Aming. Sudah hampir dua bulan sejak laporan dibuat, namun belum ada kejelasan. “Dia itu langganan di warkop, biasanya bawa mobil Ayla silver. Tapi waktu itu […]

  • MEGAWATI: KEPALKAN TANGAN PERLAWANAN, HUKUM BUKAN ALAT KEKUASAAN. 

    MEGAWATI: KEPALKAN TANGAN PERLAWANAN, HUKUM BUKAN ALAT KEKUASAAN. 

    • calendar_month Selasa, 9 Jul 2024
    • account_circle Arie Khauripan
    • visibility 267
    • 0Komentar

    Oleh: Saiful Huda Ems. Diagram Kota Surabaya – Morat-marit, begitu istilah yang tepat bagi Orang Jawa untuk menggambarkan keadaan yang hancur lebur, berantakan, kondisi kepercayaan rakyat pada Pemerintahan Jokowi secara faktual, bukan berdasarkan survei dari lembaga survei yang kerap menerima pesanan. Betapa tidak, semenjak Gibran Rakabuming Raka dipaksakan menjadi Cawapres 2024 melalui serangkaian “operasi” rekayasa keputusan […]

expand_less