Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » SERBA-SERBI » Kemegahan Kota Lama Surabaya dan Nasib Sungai Kalimas yang Terabaikan

Kemegahan Kota Lama Surabaya dan Nasib Sungai Kalimas yang Terabaikan

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Sab, 13 Jul 2024
  • comment 0 komentar

DIAGRAMKOTA.COM – Seiring dengan proses revitalisasi, sebelum Grand Opening Kota Lama Surabaya pada 3 Juli 2024, sungai Kalimas di Kawasan Kota Lama terlihat dikeruk.

Plengsengan kali yang ada di tepi jalan Jembatan Merah dibersihkan dari tumbuhan dan pohon pohon liar. Sekarang struktur batu bata, yang membentuk bibir sungai, terlihat. Indah. Keindahan plengsengan sungai ini terpadu dengan bangunan yang menghadap ke sungai.

Arsitek terkenal HP Berlage mengatakan dalam bukunya Mijn Indische Reis sebagai Rotterdam Van Java. Apalagi gedung Internasio yang sangat megah di kota lama ini dulunya bernama “Internationale Credit en Handelsvereeniging Rotterdam”.

Sekarang ditengah gemerlap Kota Lama, sungai Kalimas yang membelah zona Eropa dan kawasan Pecinan dan Melayu, masih gelap. Saya jadi membayangkan keindahan sungai di kota Chiangmai ketika datang ke kota itu dalam rangka membersamai rombongan Pemerintah Kota Surabaya (di bawah pemerintahan Cak Narto) memberikan dukungan kepada tim Indonesia yang berlaga di ajang Sea Games tahun 1995.

Di sepanjang sungai yang melintas di tengah kota diberi PJU layaknya PJU untuk jalan. Bisa dibayangkan betapa kinclongnya sungai itu.

Kembali ke Surabaya. Sungai Kalimas adalah sungai yang membelah kota Surabaya. Peradaban sungai ini sangat tua. Kalimas menjadi saksi sejarah peradaban Surabaya. Secara faktual nama Syurabhaya (Surabaya) tercatat pada prasasti yang berangka tahun 1358 M, yang ditulis di era Raja Hayam Wuruk, Majapahit.

Kalimas menjadi urat nadi transportasi. Seiring dengan perubahan zaman, Kalimas kian menjadi urat nadi perhubungan, perekonomian, pembangunan dan peradaban. Di era kolonial Kalimas menjadi lalu lintas perahu yang membawa beragam komoditi dan meterial bangunan.

Maka jadilah Surabaya sebagai kota yang megah dengan bangunan bangunan raksasa kala itu. Kalimas adalah urat nadi kehidupan.

Hingga sekarang Surabaya masih hidup dan menjadi sebuah kota besar dan modern. Pemerintah Kota Surabaya pun berhasil mengembalikan Marwah kota besarnya yang tercermin lewat kawasan Kota Lama.

Melalui Kawasan Kota Lama, pemerintah Kota Surabaya mengajak warganya bisa belajar sejarah dan peradaban kota. Sudah ribuan orang datang ke kota lama Surabaya sejak Grand Opening pada 3 Juli 2024 lalu dan akan ada jutaan orang akan datang kesana pada hari hari, minggu minggu dan bahkan tahun tahun mendatang.

Namun, dibalik ramainya dan gemerlap Kota Lama Surabaya, sungai Kalimas masih merana. Gelap dan tak terlihat ada jejak sejarah apa saja di sana.

Jika kita duduk di angkringan bekas halte di pinggir Kalimas, angin semilir. Enak dibuat ngobrol sambil menikmati suasana. Melihat ke arah barat, berjajar gedung gedung kolonial yang indah. Tapi ketika melihat ke arah sungai, terlihat gelap. Sebuah pemandangan yang kontras dari titik Wisata Kuliner yang telah dipercantik ini. Melihat ke arah sungai, gelap. Melihat ke arah barat, terang.

Karenanya jangan sampai kelupaan menata sungai Kalimas, khususnya pada ruas yang melintas di kawasan Kota Lama. Menurut Dewan Pakar IKA ITS/Pengurus Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Jawa Timur, Ali Yusa, bahwa Kalimas ini menjadi bagian penting dalam proses pembangunan kota dari zaman ke zaman. Kalimas bisa bercerita panjang tentang Surabaya.

“Ini saatnya, bersama wadah Kota Lama Surabaya sebagai wahana pariwisata yang edukatif, Kalimas harus menyertainya bahwa kota Surabaya ini adalah kota Maritim”, jelas Ali Yusa ketika bersama penulis menyusuri Kalimas pada suatu hari setelah Grand Opening.

Kalimas memang bagian dari kemaritiman Surabaya. Kalimas menghubungkan kawasan laut dengan kawasan pedalaman Jawa hingga ke kota Raja Majapahit. Prasasti Canggu (1358) adalah bukti nyata tentang sungai sebagai jalur penting peradaban maritim itu. Surabaya, melalui Kalimas, memiliki kisah peradaban maritim Majapahit yang pantas diceritakan dalam wadah Kota Lama Surabaya. (dk/nanang).

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mahfud MD: “Kalau Tidak Jujur, Ajur!”, Pesan Moral di Hari Jadi ke-80 Jawa Timur

    Mahfud MD: “Kalau Tidak Jujur, Ajur!”, Pesan Moral di Hari Jadi ke-80 Jawa Timur

    • calendar_month Ming, 12 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 104
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Rapat Paripurna DPRD Jawa Timur dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-80 Provinsi Jawa Timur berlangsung khidmat dan penuh makna, Sabtu (11/10). Acara tersebut dihadiri oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak, Ibu Arumi Bachsin, Forkopimda, pimpinan DPRD, kepala OPD Pemprov Jatim, para ketua ormas, serta tokoh masyarakat dari […]

  • Hari libur nasional pilkada

    Resmi 27 November Hari Libur Nasional Pilkada, Bagaimana Pekerja yang Tetap Bekerja

    • calendar_month Sab, 23 Nov 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 116
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Resmi Tetapkan 27 November sebagai Hari Libur Nasional Pilkada 2024, Bagaimana dengan Pekerja yang Masih Bekerja? Pemerintah Republik Indonesia melalui Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 33 Tahun 2024 telah menetapkan tanggal 27 November 2024 sebagai hari libur nasional untuk Pilkada 2024. Keputusan ini diumumkan oleh Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, pada Jumat, 22 […]

  • Sekertaris Komisi D Usulkan Pengenalan Budaya Masuk Kurikulum Sekolah

    Sekertaris Komisi D Usulkan Pengenalan Budaya Masuk Kurikulum Sekolah

    • calendar_month Sab, 31 Mei 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 93
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Sekretaris Komisi D DPRD Kota Surabaya, Arjuna Rizky Dwi Kresnayana dari Fraksi PDI Perjuangan, mengusulkan penambahan kurikulum muatan lokal yang memuat kekhasan budaya Surabaya dalam pembahasan Panitia Khusus (Pansus) Raperda Pemajuan Kebudayaan Kota Surabaya. Menurutnya, pemajuan kebudayaan tidak hanya cukup dilakukan melalui kegiatan seremonial atau fisik semata, namun harus menyasar generasi muda secara […]

  • Gerak Cepat! Pemkot Surabaya Langsung Tangani Anak Putus Sekolah di Krembangan

    Gerak Cepat! Pemkot Surabaya Langsung Tangani Anak Putus Sekolah di Krembangan

    • calendar_month Rab, 22 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 132
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bergerak cepat menindaklanjuti laporan anak putus sekolah di Jalan Krembangan Bhakti 2/4B, RT 002/RW 002, Kelurahan Kemayoran, Kecamatan Krembangan. Laporan tersebut ditindaklanjuti secara langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Surabaya Yusuf Masruh dan Camat Krembangan Harun Ismail, pada Rabu (22/10/2025) sore. Kadispendik Surabaya, Yusuf Masruh mengatakan, setelah dilakukan penjangkauan […]

  • Kaesang Pangareb Klarifikasi ke KPK Terkait Laporan Gratifikasi

    Kaesang Pangareb Klarifikasi ke KPK Terkait Laporan Gratifikasi

    • calendar_month Sel, 17 Sep 2024
    • account_circle Arie Khauripan
    • visibility 97
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangareb, secara proaktif mendatangi gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Selasa (17/9/2024) untuk memberikan klarifikasi atas sejumlah laporan yang dilayangkan kepadanya. Laporan tersebut terkait dugaan tindak pidana korupsi berupa penerimaan gratifikasi dalam bentuk fasilitas jet pribadi. Laporan tersebut diajukan oleh Koordinator Masyarakat Anti-Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin […]

  • PJ Gubernur Jatim Pimpin Deklarasi Anti Narkoba ‘Jawa Timur Bersinar’

    PJ Gubernur Jatim Pimpin Deklarasi Anti Narkoba ‘Jawa Timur Bersinar’

    • calendar_month Kam, 27 Jun 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 175
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Dalam rangka memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) Tahun 2024, Penjabat Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono, memimpin deklarasi anti narkotika bertajuk “Jawa Timur Bersinar” yang diadakan di Gedung Cak Durasim, Surabaya, pada Rabu (26/6/2024). Deklarasi ini dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Provinsi Jawa Timur (Forkopimda Jatim), perwakilan siswa, mahasiswa, serta berbagai […]

expand_less