Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Pengukuran Lahan di Desa Pelem Tulungagung Memastikan Hak Atas Tanah Sesuai Data Yang Ada

Pengukuran Lahan di Desa Pelem Tulungagung Memastikan Hak Atas Tanah Sesuai Data Yang Ada

  • account_circle Arie Khauripan
  • calendar_month Kam, 27 Jun 2024
  • comment 0 komentar

Diagram Kota TulungagungDi Desa Pelem, Kecamatan Campurdarat, Kabupaten Tulungagung, pengukuran lahan adalah langkah penting untuk memastikan bahwa semua pihak terkait memiliki kepastian.

Kasi Pengukuran Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Tulungagung Jatmiko mengatakan, pengukuran lahan ini dilakukan oleh BPN dan bertujuan untuk memastikan hak dan batas atas tanah masing-masing pemilik sesuai data yang ada.

“Pada Kamis, 27 Juni 2024, BPN mengukur lahan seluas 3.365 meter persegi, termasuk lahan yang dijual pemilik kepada Sukarji. Pengukuran ini dilakukan dengan pemasangan patok dan dihadiri oleh Sekretaris Desa, Hariadi, dan Kepala Dusun, Hariono,” kata Jatmiko.

Pada awalnya, lahan SHM atas nama Sayubi dijual kepada Sukarji dengan luas 40 ru senilai Rp 140 juta, yang dibayar sebagian dengan padi dan uang tunai, dengan sisa pembayaran Rp 100 juta yang harus dibayar pada bulan Juni 2024 ini.

Namun, kecurigaan pihak penjual bahwa lahan yang dibeli Sukarji diduga melebihi ukuran yang dijual, sehingga pihak penjual mendaftarkan ke BPN meminta untuk diukur sesuai dengan prosedur.

Menurut Jatmiko, BPN awalnya menunda pengukuran karena SHM lama membutuhkan pencarian arsip, tetapi setelah kasi pengukuran BPN menerima data lengkap dari pihak pemohon, pengukuran dan pemasangan patok baru dilaksanakan.

Pada akhirnya, kedua belah pihak dan ahli waris sepakat dan menerima hasil pengukuran lahan masing-masing sesuai data yang baru dan ditandai dengan patok dari BPN.

Saat ini kedua belah pihak masih musyawarah untuk membahas penyelesaian sisa pembayaran Rp 100 juta harus dibayar tunai atau dicicil. Sayubi dan pihak keluarga penjual mengharapkan agar sisa pembayaran dibayar secara tunai.

Pengukuran lahan ini penting untuk memastikan bahwa semua pihak terkait memiliki kepastian dan meningkatkan kepercayaan masyarakat dalam pelayanan BPN. (dk/aden)

  • Penulis: Arie Khauripan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KSPSI Apreasiasi Langkah Kapolri Selesaikan Masalah Buruh PHK

    KSPSI Apreasiasi Langkah Kapolri Selesaikan Masalah Buruh PHK

    • calendar_month Jum, 13 Jun 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 124
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea mengapresiasi langkah Polri dalam penyelesaian masalah buruh. Terlebih, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melepas 700 buruh yang terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK) kembali bekerja di tempat baru. Presiden KSPSI menyebut ratusan buruh itu akan mulai bekerja di PT. Tah Sung Hung di […]

  • Sony RX1R III Hadir di Indonesia: Kamera Mini dengan Sensor Full-Frame Profesional!

    Sony RX1R III Hadir di Indonesia: Kamera Mini dengan Sensor Full-Frame Profesional!

    • calendar_month Sel, 14 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Kamera Kompak Premium dengan Performa Maksimal DIAGRAMKOTA.COM – Sony telah meluncurkan kamera ringkas full-frame terbaru mereka, Sony RX1R III, yang hadir setelah penantian panjang sejak versi sebelumnya dirilis pada 2015. Kamera ini menawarkan berbagai peningkatan signifikan yang menjadikannya sebagai salah satu kamera kompak premium paling canggih di kelasnya. Dirancang untuk fotografer profesional dan penggemar fotografi, RX1R […]

  • Rumah Mewah di Bogor Diduga Terima Bansos, Publik Kaget Baca Faktanya

    Rumah Mewah di Bogor Diduga Terima Bansos, Publik Kaget Baca Faktanya

    • calendar_month Rab, 26 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 22
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Video yang viral menunjukkan rumah milik warga bernama Mulyono di Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, yang terlihat memiliki stiker penerima bantuan sosial (bansos). Rumah itu mendapat perhatian karena terlihat besar, lantainya keramik, memiliki kapasitas listrik lebih dari 450 watt, dan tampak sebuah mobil terparkir rapi di dalam garasi. Temuan yang beredar menimbulkan pertanyaan dari masyarakat […]

  • Ketua DPD RI LaNyalla Serukan Literasi Keuangan untuk Generasi Milenial

    Ketua DPD RI LaNyalla Serukan Literasi Keuangan untuk Generasi Milenial

    • calendar_month Sab, 8 Jun 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 130
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan bahwa peminjam muda menjadi penyumbang terbesar dalam kredit macet di sektor fintech peer to peer (P2P) lending atau pinjaman online. Temuan ini menarik perhatian Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, yang menekankan pentingnya edukasi keuangan bagi generasi muda. “Data yang disampaikan OJK memungkinkan kita untuk menyimpulkan pentingnya […]

  • Banyuwangi Miliki Cadangan Beras dan Jagung yang Melimpah

    Banyuwangi Miliki Cadangan Beras dan Jagung yang Melimpah

    • calendar_month Rab, 12 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 53
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pada tahun ini, Kabupaten Banyuwangi mengalami kelebihan pasokan beras sebesar 328 ribu ton dan surplus jagung sebanyak 150 ribu ton. Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyebutkan bahwa pencapaian ini adalah hasil kerja sama lintas sektor, mulai dari para petani, pemerintah daerah, TNI-Polri, hingga mitra kerja. “Semua bekerja sama dan saling membantu dalam mendukung serta memastikan […]

  • Kotak kosong

    Terbukti Kotak Kosong, Dana Banpol Ratusan Milyar Gagal Lahirkan Calon Pemimpin Pilkada 2024

    • calendar_month Sen, 30 Sep 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 140
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Terbukti, Bantuan Dana Partai Politik (Banpol) merupakan sumber keuangan penting bagi partai politik dalam menjalankan aktivitasnya, termasuk penguatan kaderisasi untuk menghadapi pemilu dan pilkada. Namun, terdapat fenomena kotak kosong di mana sejumlah partai politik, meskipun menerima bantuan dana selama bertahun-tahun, gagal memaksimalkan kaderisasi mereka, seperti yang terjadi dalam Pilkada 2024. Menganalisa penyebab ketidakmampuan […]

expand_less