Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » Kata Pengganti “Maaf” yang Lebih Baik untuk Digunakan Ketika Melakukan Kesalahan

Kata Pengganti “Maaf” yang Lebih Baik untuk Digunakan Ketika Melakukan Kesalahan

  • account_circle Arie Khauripan
  • calendar_month Ming, 30 Jun 2024
  • comment 0 komentar

Diagram Kota SurabayaMinta maaf adalah tindakan yang sopan yang dapat menunjukkan rasa bersalah dan keinginan untuk memperbaiki kesalahan. Namun, terlalu banyak meminta maaf dapat berdampak negatif pada kepercayaan diri dan hubungan kita dengan orang lain.

Sebagai gantinya, ada beberapa kata pengganti “maaf” yang dapat digunakan yang dapat mengkomunikasikan rasa bersalah dan keinginan untuk memperbaiki tanpa merusak kepercayaan diri kita.

Diagramkota.com merangkum ada 10 Kata pengganti “Maaf” agar terlihat profesional menurut psikolog. Berikut adalah kumpulan kata pengganti “Maaf” yang bisa anda sampaikan agar terlihat lebih profesional:

1. “Terima kasih atas kesabaran kamu”: Mengungkapkan rasa terima kasih atas kesabaran orang lain akan membuat mereka tahu bahwa kita peduli dengan dampak kesalahan sendiri. Alih-alih meminta maaf atas kesalahan ini, justru kita lebih baik berterima kasih atas kesediaan mereka untuk bersabar.

2. “Aku menghargai pengertian kamu”: Meskipun meminta maaf adalah hal yang baik saat terjadi pertengkaran atau konflik besar, hal ini tidak selalu diperlukan dalam percakapan yang tidak terlalu intens.

Misalnya, jika sedang mencoba berkompromi dengan seseorang, tidak perlu minta maaf jika tidak melakukan kesalahan. Dengan melakukan ini, Kita memberi tahu mereka bahwa kita menghargai perspektif mereka, namun tidak meminta maaf yang tidak perlu.

3. “Mari kita cari solusinya bersama”: Bekerja dengan orang lain untuk memecahkan suatu masalah biasanya tidaklah mudah, itu sebenarnya cukup sulit.

Berkolaborasi dengan orang-orang untuk menyelesaikan suatu masalah jauh lebih memberdayakan dan efisien daripada menyalahkan diri sendiri atas ketidakmampuan untuk mencapai suatu kesimpulan.

4. “Aku mendengarkanmu, aku akan melakukan yang lebih baik lagi”: Dengan memberi tahu orang lain bahwa kita secara aktif mendengarkan kekhawatirannya dan memiliki rencana untuk mengubah perilaku yang lebih baik, ini menunjukkan komitmen untuk menantikan solusi alih-alih terus mengasihani diri sendiri.

5. “Aku akan mengambil langkah untuk mencegah hal ini”: Melansir dari laman Parade, ini menunjukkan bahwa bersedia melakukan apa yang diperlukan untuk menghentikan situasi tersebut terjadi lagi di masa yang akan datang.

Menggunakan bahasa ini juga membuat bertanggung jawab atas apa yang dilakukan tanpa berulang kali minta maaf, yang biasanya hanya membuat situasi semakin tegang.

6. “Terima kasih atas masukkannya, ini penting bagiku”: Meskipun respons ini terkesan lebih formal daripada respons yang biasa digunakan saat berbicara dengan teman atau keluarga, respons ini sangat berguna, khususnya saat lawan bicara merasa tidak didengarkan.

Hal ini memfasilitasi komunikasi yang terbuka, dibandingkan dengan permintaan maaf yang berlebihan, sehingga menghentikan percakapan juga menunjukkan kepada mereka bahwa kita menghargai masukkannya.

7. “Saya mengerti kamu kesal”: Jadi benar-benar harus memahami pernyataan ini, ajukan pernyataan tentang apa yang membuat mereka kesal atau apakah itu sesuatu yang pernah dilakukan sebelumnya untuk mengetahui akar masalahnya.

8. “Mari kita selesaikan masalah ini bersama”: Inilah contoh bagus lainnya dalam mendorong kolaborasi dan efisiensi daripada meminta maaf secara tidak perlu. Hal ini tidak hanya membuka pintu bagi kritik yang membangun, namun juga membantu mendorong semua orang yang terlibat untuk mengambil peran mereka dalam situasi tersebut.

9. “Ini tidak berjalan sesuai rencana”: Dengan pernyataan sederhana ini, kita memahami bahwa ada sesuatu yang tidak beres dan mencairkan suasana. Hal ini memungkinkan untuk bergerak maju menuju solusi daripada meminta maaf secara berlebihan.

10. “Aku tahu kamu sedang terluka saat ini, bagaimana aku bisa membantu?”: Jika seseorang terluka, berduka, mereka bisa terlihat tidak terikat ketika yang mereka butuhkan hanyalah dukungan.

Mengenali rasa sakit mereka dan menanyakan apa yang bisa dilakukan untuk membuat mereka merasa lebih baik adalah menunjukkan kepedulian yang tulus.

Kata-kata ini dapat digunakan sebagai cara yang lebih halus dan menghormati untuk mengakui kesalahan dan meminta maaf, untuk memperbaiki tanpa merusak kepercayaan diri kita atau hubungan kita dengan orang lain.

Ingatlah bahwa terlalu banyak meminta maaf dapat berdampak negatif pada kepercayaan diri dan hubungan kita dengan orang lain, jadi cobalah menggunakan kata-kata ini sebagai gantinya. Nah, itulah beberapa kata pengganti “Maaf” yang bisa disampaikan menurut psikolog. Semoga bermanfaat. (dk/akha)

Artikel ini dirangkum diagramkota.com dari berbagai sumber.

  • Penulis: Arie Khauripan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peringati HUT ke-62, Korem 081/DSJ Gelar Baksos untuk Masyarakat Madiun

    Peringati HUT ke-62, Korem 081/DSJ Gelar Baksos untuk Masyarakat Madiun

    • calendar_month Kam, 20 Nov 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 78
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Dalam rangka memperingati Hari Jadinya ke-62, Korem 081/DSJ menggelar Baksos dalam bentuk donor darah dan pembagian bansos, bertempat di Joglo Jenderal Sudirman, Makorem 081/DSJ, Jl. Pahlawan No. 50 Kota Madiun, Kamis (20/11/2025). Danrem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian serta komitmen satuannya untuk senantiasa hadir membantu masyarakat […]

  • Selama Ramadhan, DPRD Surabaya Minta Penegak Perda Perketat Pengawasan RHU

    Selama Ramadhan, DPRD Surabaya Minta Penegak Perda Perketat Pengawasan RHU

    • calendar_month Sel, 25 Feb 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 177
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menerbitkan Surat Edaran (SE) nomor 100.3.4/3322/436.8.6/2025 1446 H/2025 M di Kota Surabaya.

  • Kuasa Hukum: Konten Fitnah Jusuf Hamka Dilakukan Secara Terorganisir dan Masif

    Kuasa Hukum: Konten Fitnah Jusuf Hamka Dilakukan Secara Terorganisir dan Masif

    • calendar_month Kam, 4 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 59
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM — Pengacara Mohamad Jusuf Hamka atau dikenal dengan sebutan Babah Alun, Sogi Bagaskara, menyatakan bahwa narasi fitnah terhadap kliennya yang dibuat menggunakan Teknologi Kecerdasan Buatan (AI) di media sosial TikTok diduga disusun secara terstruktur. Penyebarannya dilakukan secara besar-besaran. “Kita melihat metodenya sangat terstruktur, sangat besar, pada akun-akun tersebut unggahannya sama semua,” katanya dalam pernyataannya […]

  • Pinjaman Rp 452 Miliar Pemkot Surabaya Menuai Kontroversi, Banggar DPRD Surabaya Sebut Menyalahi Aturan

    Pinjaman Rp 452 Miliar Pemkot Surabaya Menuai Kontroversi, Banggar DPRD Surabaya Sebut Menyalahi Aturan

    • calendar_month Kam, 24 Jul 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 189
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Rencana Pemerintah Kota Surabaya mengajukan pinjaman daerah sebesar Rp 452 miliar masuk dalam pembahasan Rancangan KUA PPAS 2025 membuat Kaget Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Surabaya. Dana senilai Rp 452 miliar itu rencananya digunakan untuk pembangunan Jalan Lingkar Luar Barat (JLLB) senilai Rp42 miliar, pelebaran Jalan Wiyung sebesar Rp130,2 miliar, penanganan banjir Rp179,2 […]

  • Kecintaan Anggota Dewan Pada Jujitsu Menginspirasi Ribuan Anak Muda di Jawa Timur

    Kecintaan Anggota Dewan Pada Jujitsu Menginspirasi Ribuan Anak Muda di Jawa Timur

    • calendar_month Sel, 12 Nov 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 271
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Yona Bagus Widyatmoko, Mantan Atlet Jujitsu yang Jadi Dewan dan Dirikan Dojo Gratiskan Biaya Latihan, Berhasil Cetak Atlet Kejurda dan Kejurnas. Kecintaan Yona Bagus Widyatmoko pada olahraga beladiri begitu besar. Tidak ingin ilmunya sia-sia, atlet jujitsu era 1995 itu mendirikan sebuah dojo. Biaya sengaja digratiskan, untuk membuka peluang agar semua anak punya kesempatan […]

  • Polri Siap Tingkatkan Pelayanan Publik Jadi Lebih Cepat dan Transparan

    Polri Siap Tingkatkan Pelayanan Publik Jadi Lebih Cepat dan Transparan

    • calendar_month Jum, 26 Sep 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 129
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Polri menyelenggarakan Forum Belajar Bersama di Ruang Rapat Posko Presisi, Bareskrim Polri. Kegiatan ini diusung sebagai upaya Polri memperkuat pelayanan publik dengan mengedepankan prinsip transparansi dan efisiensi. Kegiatan tersebut diselenggarakan dengan mengusung tema Strategi Polri Presisi Menuju Pelayanan Publik yang Prima dan Anti-Korupsi. Kegiatan ini dipimpin oleh Brigjen Pol Dr. Indarto, S.H., S.Sos., […]

expand_less