Kemudian di wilayah Gunung Anyar, juga terjadi penambahan signifikan kepada caleg nomer 7, Tato Sapto Wahyudin.
“Yang pasti, ini adalah kejadian masif yang terjadi merata hampir di setiap TPS, dan korelasinya ada di tingkat kota,” sebut Heru kembali.
Terkait sudah disahkan hasil pemilu, Heru mengaku tidak masuk kearah situ, baik ditingkat kota, provinsi atau pusat melalui laporan sengketa pemilu. “Tapi jangan lupa ! pengadilan rakyat itu tetap berjalan. Kesalahan penyelenggara tidak akan benar dengan adanya pleno,” tegasnya.
“Mereka sudah melakukan kesalahan, mereka melakukan sudah kejahatan, tetap akan ada pengadilan rakyat. Dan inilah bentuk pengadilan rakyat yang MAKI Jatim tampilkan,” Tegas Heru. (dk/red)