Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » SERBA-SERBI » Bukan Min Hee Jin, HYBE yang Harus Minta Maaf kepada NewJeans

Bukan Min Hee Jin, HYBE yang Harus Minta Maaf kepada NewJeans

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Sabtu, 6 Des 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Min Hee Jin mengeluarkan pernyataan terbarunya, mengenaigirl groupyang ia hasilkan yaitu NewJeans.
Pada 4 Desember, Min Hee Jin tampil dalam program YouTube politik bernama ‘The Genre is Yeouido’, di mana ia membahas panjang lebar mengenai gugatan senilai 26 miliar won (sekitar Rp293 miliar) yang sedang berlangsung terhadap HYBE.
Dalam wawancara itu, Min Hee Jin juga membahas kembalinya NewJeans ke ADOR, termasuk kembalinya Hyein dan Haerin yang sebelumnya terpisah dari tiga anggota lainnya.
Kemudian Min Hee Jin ditanya tentang perasaannya terhadap NewJeans sekarang, dan apakah dia merasa prihatin terhadap mereka setelah semua yang telah terjadi.
“HYBE seharusnya meminta maaf kepada NewJeans,” jawab Min Hee Jin, sebagaimana dilaporkan oleh Allkpop.
Min Hee Jin kemudian mengkritik pendekatan ADOR dalam merespons upaya NewJeans kembali ke agensi.
Seluruh anggota menyampaikan keinginan mereka untuk kembali pada hari yang sama, hanya terdapat perbedaan waktu (antara pernyataan Haerin dan Hyein dengan Danielle, Minji, dan Hanni).
“Mengapa hal ini dianggap sebagai adanya perpecahan di antara anggota?” Min Hee Jin juga menyatakan bahwa HYBE sengaja memisahkan anggota, guna menimbulkan kebingungan di kalangan penggemar.
Presenter kemudian menanyakan, apakah Min Hee Jin masih menjalin hubungan dengan anggota NewJeans.
Tidak, dan aku tidak mampu membicarakan hal itu… Apa pun yang kuucapkan atau lakukan, artikel-artikel akan tetap mengangkatnya.
“Bahkan jika aku ke kamar mandi sepuluh kali, artikel-artikel itu akan membahasnya,” jawab Min Hee Jin sambil berusaha menghindari pertanyaan.
Di dalam wawancara itu, Min Hee Jin juga memberikan tanggapan terhadap pandangan negatif masyarakat terhadap dirinya.
Aku terutama mendengar pendapat negatif masyarakat tentang diriku secara tidak langsung, dari orang-orang di sekitarku.
Saya tidak terlalu merasakan hal itu (komentar negatif), karena orang-orang masih bersikap baik terhadap saya secara langsung. ***

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hotel Dana Solo Gelar Gala Dinner Dan Grand Launching Wedding Package 2025

    Hotel Dana Solo Gelar Gala Dinner Dan Grand Launching Wedding Package 2025

    • calendar_month Kamis, 9 Jan 2025
    • account_circle Arie Khauripan
    • visibility 319
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Hotel Dana adalah sebuah hotel yang terletak strategis di jantung kota Surakarta berdiri sejak 25 Mei 1953. Hotel Dana ini merupakan kombinasi hotel berbintang 3 dengan suasana yang nyaman seperti halnya tinggal di rumah sendiri. Dengan arsitektur bangunan konsep tradisional menambahkan kesan atau memori indah ketika berada di kota Surakarta. Bangunan Hotel Dana […]

  • Meriahkan HUT ke-80 RI, Rangkah RW 08 Gelar Aneka Budaya

    Meriahkan HUT ke-80 RI, Rangkah RW 08 Gelar Aneka Budaya

    • calendar_month Sabtu, 30 Agt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 196
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Semarak peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia terasa kental di RW 08 Kelurahan Rangkah, Kecamatan Tambaksari, Surabaya. Warga menggelar rangkaian acara kebersamaan dan pertunjukan seni budaya sejak 28 hingga 31 Agustus 2025, yang menghadirkan suasana meriah sekaligus hangat penuh keakraban.(31/08/25) Beragam hiburan rakyat disajikan, mulai dari orkes Putra, campursari, wayang kulit, […]

  • Konflik Lahan PT KAI, Empat RW di Pacar Keling Mundur Massal

    Konflik Lahan PT KAI, Empat RW di Pacar Keling Mundur Massal

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 427
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Ketegangan sosial di Kelurahan Pacar Keling, Kecamatan Tambaksari, Surabaya, kembali memuncak. Pada Rabu (28/5/2025), sebanyak empat Ketua RW secara resmi mengundurkan diri dan menyerahkan stempel kepengurusan kepada pihak kelurahan. Aksi ini dilakukan sebagai bentuk protes atas dugaan kriminalisasi terhadap salah satu Ketua RT setempat yang tengah terlibat persoalan hukum. Momen dramatis itu berlangsung […]

  • Sinergi Komunitas Budaya Surabaya dan Yogyakarta: Pemajuan Aksara Jawa

    Sinergi Komunitas Budaya Surabaya dan Yogyakarta: Pemajuan Aksara Jawa

    • calendar_month Minggu, 7 Jul 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 318
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Sebuah cafe vintage di Jalan Kalasan, Surabaya, menjadi tempat pertemuan dua komunitas budaya: Puri Aksara Rajapatni dari Surabaya dan Sega Jabung dari Yogyakarta pada Kamis malam (5/7/24). Pertemuan ini bertujuan untuk memajukan Aksara Jawa bersama-sama. Komunitas Sega Jabung telah lebih dulu berkecimpung dalam pelestarian Aksara Jawa dibandingkan Puri Aksara Rajapatni, yang baru berdiri […]

  • Viral Satgas Palsu Curi di Warung

    Viral Satgas Palsu Curi di Warung

    • calendar_month Sabtu, 19 Apr 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 212
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Sebuah video yang memperlihatkan aksi dugaan pencurian oleh seorang pria berseragam Satgas mendadak viral di media sosial. Dalam video tersebut, pelaku tampak mengenakan seragam bertuliskan Satgas Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Cipta Karya, dan Tata Ruang (DPRKPCKTR) saat mencuri di sebuah warung pada Kamis (17/4). Video tersebut langsung memicu spekulasi dan kekhawatiran […]

  • Persebaya Surabaya

    Kekalahan Persebaya Surabaya Mengungkap Masalah Serius di Lini Depan

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 21
    • 0Komentar

      DIAGRAMKOTA.COM – Kekalahan telak 5-1 dari Borneo FC di Stadion Segiri Samarinda menjadi titik kritis bagi Persebaya Surabaya. Hasil ini tidak hanya mengguncang para penggemar, tetapi juga memicu wacana tentang kebutuhan mendesak untuk memperkuat lini depan musim depan. Kritik keras datang dari Bonek, suporter setia Persebaya, yang menilai sektor penyerangan Green Force sedang dalam kondisi […]

expand_less