Kapten Malen Cedera Usai Dilempar Suporter, Aston Villa Menang 2-1
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Jum, 28 Nov 2025
- comment 0 komentar

DIAGRAMKOTA.COM – Laga Liga Europa antara Aston Villa melawan BSC Young Boys dihiasi oleh tindakan kasar dari suporter tim tamu. Kejadian yang terjadi di Villa Park pada Jumat (28/11) menyebabkan pemain Aston Villa, Donyell Malen, mengalami cedera di kepala setelah menerima lemparan benda.
Kericuhan pun memaksa pihak keamanan turun tangan.
Kericuhan meletus dalam laga Aston Villa kontra Young Boys ketika gol pertama Donyell Malen pada menit ke-27. Pemain berusia 26 tahun itu terkena lemparan botol dan gelas saat merayakan gol di sudut lapangan dekat sektor suporter Young Boys.
Malen tampak membungkuk kesakitan setelah terkena lemparan yang mengakibatkan luka kecil di kepalanya. Namun, Malen masih mampu melanjutkan pertandingan.
Melalui akun X (dulu Twitter) resminya, Aston Villa bahkan memposting foto Malen dengan caption yang menyinggung aksi suporter BSC Young Boys.
“Gelas plastik tidak akan menghentikan The Don,” tulis Aston Villa.
Keadaan memburuk ketika Malen kembali mencetak gol kedua pada menit ke-42. Selebrasi Malen kembali disambut lemparan barang.
Menurut laporan Daily Mail (27/11), suporter Young Boys kemudian mulai merobek kursi stadion dan melemparkannya ke arah barisan depan. Bentrokan fisik pun pecah antara sekelompok ultras dan polisi yang berusaha menenangkan situasi.
Beberapa suporter bahkan harus dikeluarkan paksa dari tribun. Di tengah kerusuhan itu, terdapat anak-anak yang ikut terjebak dalam suasana mencekam.
Kapten Young Boys, Loris Benito bersama bek Jaouen Hadjam, berusaha menenangkan para suporter, tetapi situasi sudah terlanjur tidak terkendali. Pihak penyiar TNT Sports bahkan memilih untuk tidak menayangkan kerusuhan itu demi alasan keamanan tayangan.
Kerusuhan itu memaksa pertandingan tertunda selama sekitar empat setengah menit sebelum akhirnya dilanjutkan kembali.
Meski sebelumnya mulai mereda, laporan mengungkap kembali terjadinya keributan karena beberapa pihak masih melemparkan kursi ke barisan depan. Petugas kepolisian dan pengawal keamanan akhirnya kembali turun tangan guna menghentikan tindakan merusak yang dilakukan para penggemar berat.
Insiden malam itu menambah daftar panjang rekam jejak buruk Young Boys ultras. Daily Mail mencatat bahwa kelompok ini sebelumnya terlibat dalam sejumlah aksi kekerasan, termasuk serangan terhadap polisi di Aarau pada September dan aksi penyerbuan lapangan pada Oktober 2025.
Pertandingan akhirnya ditutup dengan kemenangan Aston Villa berkat dua gol Donyell Malen, sedangkan satu-satunya gol Young Boys dicetak oleh Joel Monteiro pada menit ke-90. ***





Saat ini belum ada komentar