DPRP Soroti Jabatan Sekda Papua Barat yang Belum Jelas, Ini Tanggapan Elisa Kambu
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM –Posisi Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Papua Barat masih belum tetap.
Saat ini, jabatan tersebut diisi oleh Yakob Kareth sebagai Penjabat Sekda.
Ketua DPRP Papua Barat Daya Ortis Fernando Sagrim menyatakan, posisi strategis tersebut tidak boleh dipegang terlalu lama oleh pelaksana tugas.
Sejak Papua Barat Daya ditetapkan menjadi wilayah otonom baru hingga memasuki usia tiga tahun, posisi sekretaris daerah masih belum tetap.
Situasi ini dianggap berpotensi mengganggu kestabilan birokrasi.
“Sekda merupakan pengendali utama dalam menjalankan administrasi pemerintahan, koordinator seluruh perangkat daerah, serta menjamin keselarasan kebijakan gubernur dalam pelaksanaan APBD,” kata Ortis dalam acara penutupan rapat paripurna penetapan APBD Induk Provinsi Papua Barat Daya Tahun Anggaran 2026 di Kota Sorong, Rabu (19/11/2025) malam.
Menurutnya, tanpa sekretaris daerah yang tetap, birokrasi tidak berjalan secara maksimal.
Kepala daerah perlu mengambil keputusan tegas terkait posisi tersebut.
“DPRP menilai penting bagi pemerintah daerah untuk menetapkan sekretaris daerah definitif sesuai dengan prosedur perundang-undangan,” katanya.
Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu mengakui bahwa pemerintah provinsi telah menyiapkan tindakan nyata.
Ia memastikan proses seleksi terbuka (selter) untuk pengisian jabatan sekda definitif segera dimulai.
“Intinya, pada akhir tahun 2025 sudah ada Sekretaris Daerah Provinsi Papua Barat yang jelas,” kata Elisa Kambu.
Gubernur berkomitmen untuk mempercepat perbaikan struktur birokrasi agar mendukung percepatan pembangunan dan pelayanan masyarakat di Papua Barat Daya. ***

>
>
>

Saat ini belum ada komentar