Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Pemerintah Provinsi Bali Meningkatkan Pendapatan dari Pungutan Wisatawan Asing

Pemerintah Provinsi Bali Meningkatkan Pendapatan dari Pungutan Wisatawan Asing

  • account_circle Arie Khauripan
  • calendar_month Selasa, 30 Jul 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Diagram Kota Denpasar Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra, mengatakan bahwa pemerintah setempat akan terus memperkuat upaya mereka untuk mengoptimalkan pendapatan dari pungutan wisatawan asing.

Menurut Dewa Indra, pungutan ini telah diberlakukan sejak 14 Februari 2024 sebesar Rp150 ribu per orang, tetapi belum semua wisatawan asing yang datang ke Pulau Dewata telah membayar pungutan tersebut.

Dewa Indra mengakui bahwa penyebabnya adalah karena kebijakan baru ini belum banyak dikenal oleh wisatawan asing yang datang ke Pulau Dewata. Selain itu, sistem baru ini hanya berlaku di Bali, sehingga Pemprov Bali belum memiliki sistem yang dapat memaksa mereka untuk membayar pungutan tersebut.

Untuk mengatasi masalah ini, Dewa Indra mengatakan bahwa mereka telah melakukan sosialisasi dengan meminta bantuan kedutaan besar. Namun, mereka menyadari bahwa tidak semua wisatawan asing yang datang ke Bali dapat dijangkau oleh upaya ini.

“Kami telah melakukan sosialisasi dengan meminta bantuan kedutaan besar. Itu pun tidak bisa menjangkau seluruh wisatawan asing yang datang ke Bali,” ujarnya, Senin (29/7/2024)

Selain itu, Dewa Indra juga mengatakan bahwa tidak semua wisatawan asing yang datang ke Bali harus membayar pungutan. Misalnya, delegasi untuk pertemuan-pertemuan penting internasional, yang merupakan utusan pemerintah, ada yang diminta secara resmi agar tidak membayar pungutan.

Dewa Indra juga mengingatkan bahwa kebijakan ini adalah sesuatu yang baru dan hanya berlaku di Bali, tetapi daya berlakunya di seluruh negara yang akan datang ke Bali.

“Jangan lupa bahwa pungutan wisatawan asing ini adalah kebijakan lokal, bukan kebijakan nasional, dan berbeda dengan kebijakan nasional yang memiliki daya berlakunya yang lebih kuat, dengan dukungan dari semua lembaga negara,”ujarnya.

Mengenai sejumlah kekurangan dalam pelaksanaan pungutan wisatawan asing, Dewa Indra mengatakan telah melakukan sejumlah perbaikan di antaranya memperbaiki aplikasi yang sebelumnya susah diakses. Demikian pula urusan teknologi informasi keuangan yang ada kelemahan, sudah diperbaiki dengan memperbaiki kerja sama.

“Demikian pula peranan dari pemangku kepentingan yang di awal masih ragu-ragu, sekarang sudah diperkuat terus. “Kami juga sudah menandatangani beberapa perjanjian kerja sama dengan beberapa pemangku kepentingan terkait untuk menguatkan,” sambungnya. (dk/niluh ishanori)

  • Penulis: Arie Khauripan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Festival Musik Tradisional Indonesia Yang Mendunia

    Festival Musik Tradisional Indonesia Yang Mendunia

    • calendar_month Kamis, 30 Jan 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 221
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Festival musik tradisional Indonesia yang menduniaDari Sabang sampai Merauke, setiap daerah memiliki irama dan alunan khas yang mencerminkan identitas dan sejarahnya. Keindahan ini kini tak lagi hanya dinikmati di tanah air, namun juga telah berhasil memikat dunia melalui berbagai festival musik tradisional yang semakin mendunia. Keberhasilan ini bukan hanya sekadar hiburan, tetapi juga […]

  • Elektabilitas Cagub-Cawagub Jawa Timur Nomor Urut Tiga Meningkat 

    Elektabilitas Cagub-Cawagub Jawa Timur Nomor Urut Tiga Meningkat 

    • calendar_month Kamis, 31 Okt 2024
    • account_circle Arie Khauripan
    • visibility 161
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Secara signifikan, elektabilitas Calon Gubernur dan Wakil Gubernur nomor urut 3, Tri Rismaharini-Zahrul Azhar Asumta (Gus Hans) terlihat meningkat dan mendekati pasangan Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak. Hal tersebut disampaikan Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto usai menghadiri acara Pioneerisma di Museum HOS Tjokroaminoto, Peneleh, Surabaya, Selasa (29/10) malam. Menurutnya, terlihat dari […]

  • Rapat Prabowo di Instagram Teddy: Dari Stabilitas Politik hingga Penganugerahan Pahlawan

    Rapat Prabowo di Instagram Teddy: Dari Stabilitas Politik hingga Penganugerahan Pahlawan

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 137
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Rabu, 5 November 2025 lalu, Presiden Prabowo Subianto mengadakan sejumlah rapat terbatas di Istana Merdeka, Jakarta. Pertemuan khusus ini terungkap melalui unggahan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya di akun Instagram resmi @sekretariat.kabinet. Di dalam foto yang diunggah oleh Teddy, terlihat Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad duduk sejajar dan berhadapan dengan para Menteri […]

  • Cegah Balap Liar dan Gangguan Kamtibmas, Polres Bondowoso dan TNI Gencarkan Patroli Malam

    Cegah Balap Liar dan Gangguan Kamtibmas, Polres Bondowoso dan TNI Gencarkan Patroli Malam

    • calendar_month Senin, 26 Mei 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 203
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Dalam rangka meningkatkan keamanan wilayah, Polres Bondowoso bersama TNI melaksanakan patroli gabungan malam hari di sejumlah titik rawan, Sabtu (24/5/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari program rutin Tim Tangkal Polres Bondowoso untuk menciptakan suasana aman dan tertib di masyarakat. Patroli difokuskan pada wilayah Kecamatan Maesan, terutama di perbatasan desa seperti Penanggungan, Tanahwulan, Sumbersari, […]

  • 7 Sisi Dewasa Go Da Rim di Dynamite Kiss, Positif Vibes!

    7 Sisi Dewasa Go Da Rim di Dynamite Kiss, Positif Vibes!

    • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 97
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Go Da Rim (Ahn Eun Jin) digambarkan sebagai perempuan yang memasuki usia 30 tahun tetapi belum mempunyai pekerjaan tetap. Ia sudah menyebar ratusan lamaran pekerjaan tapi hasilnya nihil. Sudah lima tahun ia menyandang status pengangguran. Status tersebut menyebabkan dirinya dianggap sebagai beban keluarga. Go Da Rim merasa bahwa kehidupannya terasa begitu berat dan gelap. […]

  • Kuda Renggong Sumedang: Tari Tradisi yang Menggugah Jiwa

    Kuda Renggong Sumedang: Tari Tradisi yang Menggugah Jiwa

    • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Sejarah dan Makna Kuda Renggong sebagai Ikon Budaya Sumedang DIAGRAMKOTA.COM – Kuda Renggong adalah salah satu warisan budaya yang menjadi ciri khas Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Seni ini menghadirkan kuda yang bergerak menari mengikuti irama musik tradisional, lengkap dengan hiasan yang mencolok dan indah. Tidak hanya sebagai bentuk hiburan, Kuda Renggong juga merepresentasikan nilai-nilai kearifan lokal […]

expand_less