Wali Kota Surabaya Berangkat Haji, Ini Tugas yang Diberikan ke OPD
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 1 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Selama dua minggu, Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, meninggalkan kota untuk melaksanakan ibadah haji. Ia menitipkan tanggung jawab kepemimpinan kepada Wakil Wali Kota, Armuji, sebagai pelaksana harian (Plh). Eri memastikan bahwa layanan publik di Surabaya tetap berjalan lancar tanpa ada gangguan.
Menurutnya, pelayanan masyarakat tidak boleh terganggu hanya karena kepala daerah sedang tidak berada di kota. “Surabaya bukan tergantung dari wali kotanya,” tegas Eri dalam pernyataannya.
Tugas Utama untuk OPD Selama Masa Plh
Salah satu tugas utama yang diberikan oleh Eri Cahyadi kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) adalah menindaklanjuti aduan warga melalui hotline Lapor Cak Eri. Ia meminta agar setiap keluhan warga ditangani dalam waktu 24 jam.
“Keluhan masyarakat harus segera diselesaikan. Tidak boleh lebih dari 1×24 jam,” ujar Eri.
Selain itu, ia juga memastikan program-program strategis seperti satu RW satu tenaga kesehatan dan 1 ASN 1 RW tetap berjalan efektif. Program ini bertujuan untuk memperkuat pelayanan masyarakat di tingkat lingkungan.
Kunci Keberhasilan Pemerintahan
Eri menyampaikan bahwa keberhasilan pemerintahan akan terlihat dari semakin sedikitnya keluhan masyarakat yang masuk ke hotline. “Jika semua masalah bisa terselesaikan di tingkat RW, maka sistem pelayanan publik akan lebih optimal,” tambahnya.
Ia juga menekankan pentingnya koordinasi antara OPD dan jajaran bawahan agar segala tugas yang diberikan dapat dijalankan secara maksimal selama masa kepemimpinan sementara.
Pemantauan dan Evaluasi
Eri mengatakan bahwa dirinya tetap akan memantau perkembangan pekerjaan yang diberikan kepada OPD. Meski tidak berada di kota, ia berharap seluruh unit kerja tetap menjalankan tugasnya dengan baik dan profesional.
Perjalanan Eri Cahyadi ke Tanah Suci tidak menghentikan roda pemerintahan Surabaya. Dengan pengawasan ketat dan komitmen OPD, layanan publik tetap berjalan lancar. Hal ini membuktikan bahwa sistem pemerintahan yang baik tidak hanya bergantung pada satu individu, tetapi juga pada kerja sama dan disiplin seluruh elemen yang terlibat.***

>
>

Saat ini belum ada komentar