Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Surabaya Berani Buka Proses Pengadaan ke Publik untuk Perkuat Akuntabilitas Pemerintahan

Surabaya Berani Buka Proses Pengadaan ke Publik untuk Perkuat Akuntabilitas Pemerintahan

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month 10 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Kota Surabaya kini menunjukkan langkah inovatif dalam upaya memperkuat akuntabilitas pemerintahan. Langkah ini dilakukan melalui pembukaan proses pengadaan barang dan jasa kepada masyarakat, sebuah inisiatif yang dianggap sebagai perubahan signifikan dalam cara pandang birokrasi terhadap keterbukaan publik.

Dalam studium generale bertajuk “Pencegahan Korupsi dan Perbaikan Tata Kelola Pemerintahan”, Guru Besar Kehormatan Universitas Airlangga Prof. Dr. Mia Amiati memberikan pandangan penting tentang pentingnya pencegahan korupsi sejak awal proses pemerintahan. Dalam keterangannya, Prof. Mia menekankan bahwa pencegahan lebih efektif daripada penindakan. Ia menjelaskan bahwa banyak kasus korupsi daerah baru terungkap ketika proyek bermasalah atau aparat penegak hukum turun tangan. Padahal, tata kelola modern harus dibangun agar peluang pelanggaran sekecil mungkin.

Pembukaan proses pengadaan merupakan langkah strategis yang mencoba mengubah paradigma birokrasi. Di masa lalu, transparansi sering kali hanya sebatas publikasi laporan atau unggahan informasi anggaran di media sosial. Namun, inti dari transparansi adalah memastikan informasi dapat dipahami, diakses, dan diawasi masyarakat. Dengan membuka proses pengadaan barang dan jasa melalui platform digital, Surabaya mencoba memindahkan ruang pengawasan dari balik tembok kantor pemerintahan ke ruang publik yang bisa diakses warga.

Pengawasan sejak tahap awal menjadi kunci dalam mencegah penyimpangan. Data Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menunjukkan bahwa sektor pengadaan masih menjadi area dengan tingkat kerawanan korupsi tinggi di banyak pemerintah daerah. Celah penyimpangan umumnya muncul dalam penyusunan harga perkiraan sendiri, pengaturan spesifikasi barang, hingga praktik permainan antara penyedia dan oknum birokrasi. Oleh karena itu, ketika Pemkot Surabaya mulai menekankan pengawasan sejak tahap awal pengadaan, arah pembenahannya terasa lebih substantif.

Transformasi digital juga menjadi salah satu aspek penting dalam reformasi birokrasi. Sistem seperti Surabaya Intelligent Transport System (SITS), dashboard data kinerja, hingga aplikasi pelayanan warga menunjukkan bahwa birokrasi perlahan bergerak dari pola administratif konvensional menuju sistem berbasis data dan teknologi. Namun, digitalisasi bukan obat mujarab yang otomatis menghapus persoalan birokrasi. Teknologi tetap bergantung pada integritas manusia yang mengelolanya.

Perubahan mentalitas aparatur menjadi tantangan terbesar dalam reformasi birokrasi. Di banyak daerah, digitalisasi justru berhenti sebatas etalase inovasi. Aplikasi dibuat berlapis-lapis, tetapi layanan tetap lambat. Sistem terintegrasi dibangun, tetapi keputusan masih ditentukan relasi informal dan kedekatan tertentu. Transparansi dipublikasikan, tetapi informasi penting tetap sulit diakses masyarakat.

Merawat kepercayaan publik menjadi prioritas utama bagi pemerintah daerah. Kepercayaan tidak lahir dari slogan antikorupsi atau seremoni penghargaan. Ia tumbuh dari pengalaman sehari-hari warga saat berhadapan dengan birokrasi. Ketika izin diproses tanpa pungutan liar, ketika bantuan tepat sasaran, ketika laporan warga cepat ditindaklanjuti, di situlah legitimasi pemerintah terbentuk.

Surabaya memiliki modal penting untuk itu. Infrastruktur digital sudah relatif kuat. Integrasi pelayanan publik terus berkembang. Partisipasi warga juga mulai dibangun melalui berbagai platform komunitas dan layanan lingkungan. Namun, pekerjaan rumahnya masih besar. Literasi publik tentang pengawasan anggaran masih perlu diperkuat. Transparansi akan sia-sia bila masyarakat tidak memahami informasi yang dibuka pemerintah.***

 

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 8 Negara Tanpa Militer yang Aman untuk Liburan

    8 Negara Tanpa Militer yang Aman untuk Liburan

    • calendar_month Sabtu, 6 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 311
    • 0Komentar

    Negara Tanpa Angkatan Bersenjata yang Tetap Aman dan Damai DIAGRAMKOTA.COM – Banyak negara di dunia memiliki angkatan bersenjata untuk menjaga keamanan dan kedaulatannya. Namun, ada beberapa negara yang memilih untuk tidak memiliki tentara tetap. Meskipun begitu, mereka tetap aman dan sering kali masuk dalam daftar negara paling damai di dunia. Berikut adalah beberapa contoh negara yang […]

  • Mobil Senyum: Polres dan HIPMI Tulungagung Ajak Anak Sekolah Konsumsi Makanan Sehat

    Mobil Senyum: Polres dan HIPMI Tulungagung Ajak Anak Sekolah Konsumsi Makanan Sehat

    • calendar_month Sabtu, 2 Nov 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 327
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Polres Tulungagung bekerja sama dengan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Tulungagung meluncurkan program “Mobil Senyum,” yang berkeliling menyediakan makanan sehat gratis ke sekolah-sekolah di wilayah Tulungagung. Program ini dimulai pada Jumat (1/11/2024) dengan mengunjungi SDN 01 dan SDN 03 Tanggunggunung, di mana siswa-siswi tampak antusias menyambut kehadiran Mobil Senyum. Mobil ini hadir […]

  • Polres Lumajang Berhasil Amankan DPO Kasus Pencurian Sapi

    Polres Lumajang Berhasil Amankan DPO Kasus Pencurian Sapi

    • calendar_month Kamis, 26 Jun 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 230
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Jajaran Polres Lumajang Polda Jawa Timur kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas tindak kejahatan di wilayah hukumnya. Seorang pelaku yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus pencurian sapi berhasil ditangkap oleh Tim Resmob Polres Lumajang Polda Jatim. Tersangka berinisial MS (34), warga Kabupaten Lumajang, diringkus petugas pada Selasa malam (24/6/2025). Saat penangkapan, MS […]

  • Fraksi PKS Jatim Siap Maksimalkan Peran Dewan untuk Rakyat

    Fraksi PKS Jatim Siap Maksimalkan Peran Dewan untuk Rakyat

    • calendar_month Kamis, 19 Des 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 322
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Jawa Timur menegaskan komitmen mereka untuk meningkatkan kinerja demi kesejahteraan rakyat. Komitmen ini ditekankan oleh Ketua Fraksi PKS Jawa Timur, Lilik Hendarwati, usai menghadiri Bimbingan Teknis (Bimtek) yang digelar DPP PKS di Jakarta pada 17–20 Desember 2024. Dalam kegiatan Bimtek yang diikuti oleh anggota DPRD PKS dari […]

  • Dari Surabaya, APRDI Gaungkan #ReksaDanaAja untuk Dongkrak Literasi Keuangan

    Dari Surabaya, APRDI Gaungkan #ReksaDanaAja untuk Dongkrak Literasi Keuangan

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 100
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM — Upaya meningkatkan literasi dan inklusi investasi kembali digencarkan di Jawa Timur. Asosiasi Pelaku Reksa Dana dan Investasi Indonesia resmi menggelar agenda Road to Pekan Reksa Dana 2026 di Surabaya, Senin (7/4/2026), dengan mengusung tema “Mendorong Literasi Reksa Dana di Jawa Timur melalui kampanye #ReksaDanaAja dan PINTAR Reksa Dana”. Kegiatan ini menjadi titik awal […]

  • Bupati Pekalongan , KPK

    Penangkapan Bupati Pekalongan dalam Operasi Tangkap Tangan di Bulan Ramadhan

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 95
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT) yang menimpa seorang pejabat daerah. Dalam kejadian terbaru, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq ditangkap oleh KPK dalam rangkaian penindakan hukum yang dilakukan pada bulan Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi. Penangkapan ini menjadi OTT ketujuh yang dilakukan lembaga antirasuah tersebut pada tahun ini. Proses Penangkapan dan Status […]

expand_less