Pemkot Surabaya Perluas Akses Pendidikan dengan Tambah 3 PAUD Negeri Baru
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 10 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus berupaya memperluas akses pendidikan, khususnya bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah peresmian tiga PAUD Negeri baru, yaitu TK Negeri Inklusi Seruni Sonokwijenan, PAUD Negeri Seruni Sidotopo, dan PPT Seruni Nambangan.
Konsep Inklusi yang Menjadi Prioritas
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menekankan bahwa pendidikan inklusi bukan hanya sekadar akses, tetapi juga penghargaan terhadap keistimewaan setiap anak. Ia menyebutkan bahwa TK Negeri Inklusi Seruni Sonokwijenan dibangun sebagai “Rumah Apresiasi” untuk anak berkebutuhan khusus.
“Bagi saya, inklusi itu artinya menghargai setiap anak. Di sini, kami ingin memberikan ruang bagi anak-anak luar biasa dan orang tua mereka yang hebat dalam mendidik,” ujarnya saat meresmikan fasilitas tersebut.
Pendidikan Gratis untuk Anak Inklusi
Selain membangun infrastruktur pendidikan, Pemkot Surabaya juga menjamin pendidikan gratis bagi anak inklusi dari keluarga desil 1 hingga 5, mulai dari jenjang TK hingga SMA. Langkah ini diharapkan bisa membantu mengurangi kesenjangan akses pendidikan di kalangan masyarakat ekonomi bawah.
Eri menegaskan pentingnya data akurat tentang kebutuhan kelas inklusi di Surabaya. Dinas Pendidikan diminta untuk terus melakukan pendataan agar tidak ada anak yang terlewat.
PAUD Negeri dengan Konsep Terintegrasi
PAUD Negeri Seruni Sidotopo dirancang dengan konsep terintegrasi antara PAUD, TK, dan SD dalam satu lokasi. Tujuannya adalah menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan membangun karakter sejak dini.
Sementara itu, PPT Seruni Nambangan memiliki keunikan tersendiri karena dibangun dekat dengan kawasan pasar. Hal ini diharapkan dapat membantu para pedagang tetap bekerja sambil mengawasi anak mereka.
“Kami bentuk PAUD/PPT di dekat pasar agar ibu-ibu penjual sayur atau ikan tetap bisa mencari nafkah sambil mengawasi anaknya sekolah. Pendidikan jalan, ekonomi keluarga juga jalan,” tambah Eri.
Apresiasi dari Pihak Kementerian
Peresmian tiga PAUD Negeri baru ini mendapat apresiasi dari Dirjen PAUD Dikdasmen Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI, Gogot Suharwoto. Menurutnya, model pendidikan inklusi yang diterapkan Surabaya selaras dengan pilar utama kementerian.
“Saya akan mempromosikan model pendidikan inklusi Surabaya ini setiap kali saya keliling Indonesia. Surabaya adalah contoh nyata bagaimana keberagaman yang dihargai,” ujarnya.
Langkah Berkelanjutan untuk Pendidikan Berkualitas
Dengan penambahan fasilitas pendidikan ini, Pemkot Surabaya menunjukkan komitmennya untuk menciptakan sistem pendidikan yang inklusif, adaptif, dan partisipatif. Ini menjadi langkah penting dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan di kota pesisir yang terus berkembang.
FAQ:
– Apa tujuan pembangunan PAUD Negeri baru di Surabaya?
Tujuannya adalah memperluas akses pendidikan, khususnya bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu dan anak berkebutuhan khusus.
Bagaimana konsep pendidikan inklusi di Surabaya?
Pendidikan inklusi di Surabaya menekankan penghargaan terhadap keistimewaan setiap anak, serta memastikan akses pendidikan yang merata.Apa keunikan dari PAUD Negeri Seruni Nambangan?
PAUD ini dibangun dekat kawasan pasar, sehingga membantu para pedagang tetap bekerja sambil mengawasi anak mereka.***

>
>

Saat ini belum ada komentar