Persebaya Surabaya Bertahan di Papan Atas Liga 1 Meski Gagal Menang di Solo
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 3 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Persebaya Surabaya berhasil mempertahankan posisi lima besar klasemen Liga 1 2025/2026 setelah bermain imbang 0-0 melawan Persis Solo pada pekan ke-32. Hasil ini menunjukkan stabilitas performa yang baik meskipun tidak mampu memperpanjang rekor kemenangan beruntun.
Posisi Klasemen dan Performa Tim
Dengan 52 poin dari 32 pertandingan, Persebaya menempati peringkat kelima. Mereka mencatatkan 14 kemenangan, 10 hasil imbang, dan 8 kekalahan. Produktivitas gol mereka mencapai 49 gol dengan kebobolan 35 kali. Selisih gol +14 membuat mereka unggul dalam efisiensi dibanding Malut United yang juga memiliki 52 poin.
Di atas Persebaya, Dewa United berada di posisi keempat dengan 53 poin, sementara Persija Jakarta mengisi peringkat ketiga dengan 65 poin. Persib Bandung masih memimpin klasemen dengan 75 poin, diikuti Borneo FC yang mengoleksi 72 poin.
Pentingnya Dua Laga Tersisa
Dua laga tersisa melawan Bhayangkara FC dan Persik Kediri akan menjadi penentu posisi akhir musim Persebaya. Pelatih Bernardo Tavares mengakui bahwa satu poin di stadion yang sulit seperti Manahan adalah hasil yang patut disyukuri.
“Tentu kami ingin menang, tetapi satu poin di stadion yang sulit seperti ini tetap harus disyukuri. Saya juga ingin mengucapkan terima kasih kepada para pemain yang sudah berjuang keras,” ujarnya.
Analisis Pertandingan Melawan Persis Solo
Meski gagal memperpanjang tren kemenangan, Persebaya tetap menjaga performa yang konsisten. Dalam lima laga terakhir, mereka mencatat tiga kemenangan, satu kekalahan, dan satu hasil imbang.
Pelatih Bernardo Tavares menyebut pertandingan melawan Persis Solo berjalan sangat intens. Ia mengakui bahwa timnya dominan dalam beberapa menit awal pertandingan.
“Menurut saya pertandingan berjalan sangat intens. Pada babak pertama, kami sebenarnya memiliki lebih banyak peluang dibanding lawan. Hingga sekitar 15 menit pertama kami mampu mengontrol permainan dengan cukup baik,” katanya.
Konsistensi sebagai Kunci Sukses
Hasil imbang melawan Persis Solo menjadi ujian konsistensi menjelang akhir musim. Sebelumnya, Persebaya berhasil memenangkan tiga laga beruntun dengan kemenangan atas PSBS Biak 4-0, Arema FC 4-0, dan Malut United 2-0.
Pemain dan Penggemar
Untuk menjaga performa konsisten, pemain Persebaya perlu fokus pada strategi permainan dan mentalitas bermain. Penggemar juga dapat mendukung dengan meningkatkan semangat di luar lapangan.
Persebaya Surabaya telah membuktikan kemampuan mereka dalam menjaga posisi di papan atas Liga 1. Meski belum mampu meraih kemenangan di Solo, satu poin yang diperoleh menunjukkan kekuatan tim. Dengan dua laga tersisa, kesempatan untuk naik ke posisi lebih tinggi masih terbuka lebar.***

>
>

Saat ini belum ada komentar