Kekalahan Timnas Futsal Indonesia di Final AFF Futsal 2026: Kritik Terhadap Keputusan Wasit
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 11 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Tim Nasional (Timnas) Futsal Indonesia gagal mempertahankan gelar juara Piala AFF Futsal setelah kalah dari Thailand dalam laga final yang digelar di Nonthaburi Gymnasium, Minggu (12/4/2026). Hasil ini menandai kekalahan pertama bagi Indonesia sejak meraih gelar pada edisi sebelumnya. Pertandingan berlangsung sengit dengan skor akhir 2-1 untuk kemenangan Thailand.
Pada laga tersebut, Indonesia sempat unggul melalui gol yang dicetak oleh Andres Putra. Namun, Thailand mampu membalas lewat penalti 10 meter yang diberikan kepada Itticha Praphaphan dan gol kedua dari Panat Kittipanuwong. Meski demikian, performa tim Garuda tidak bisa disangkal, terutama dalam penguasaan permainan di babak pertama.
Kritik Pelatih terhadap Keputusan Wasit
Setelah pertandingan, pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, memberikan komentar mengenai beberapa keputusan wasit yang dinilainya tidak adil. Ia menyatakan bahwa Indonesia terlalu banyak dihukum selama pertandingan, terutama dalam hal pelanggaran yang menghasilkan hadiah penalti bagi Thailand.
“Sejujurnya, saya sangat bangga dengan para pemain dan staf kami. Saya rasa klub-klub mereka di Indonesia dan teman-teman mereka di Indonesia pasti bangga dengan mereka dan kerja keras yang telah mereka lakukan. Mereka menampilkan permainan yang luar biasa,” ujar Souto dalam konferensi pers usai pertandingan.
Ia menambahkan bahwa di babak pertama, Indonesia menguasai permainan, sementara Thailand tidak memiliki peluang nyata. “Saya rasa kami mendapat enam pelanggaran yang, menurut saya, tidak semuanya benar-benar pelanggaran. Dan saya jujur jika mengatakan bahwa saya merasa terlalu banyak dihukum oleh wasit.”
Selain itu, Souto menyebut bahwa Indonesia memiliki beberapa peluang jelas untuk mencetak gol, termasuk dua serangan balik dan satu tendangan bebas. Meski begitu, situasi berubah di babak kedua ketika Thailand mulai tampil lebih agresif dan berhasil mencetak gol.
Dominasi Thailand di Piala AFF Futsal
Kemenangan ini memperkuat posisi Thailand sebagai negara dominan dalam sejarah Piala AFF Futsal. Dengan meraih gelar ke-17 dari 19 edisi yang sudah digelar, Thailand semakin menegaskan dominasinya di kawasan Asia Tenggara.
Sementara itu, kekalahan ini menjadi duka bagi Indonesia yang sebelumnya berhasil meraih gelar juara dua tahun lalu. Meski demikian, Souto tetap memuji perjuangan dan dedikasi pemainnya, yang menunjukkan semangat luar biasa dalam pertandingan.
Penilaian Mengenai Performa Timnas Futsal Indonesia
Meskipun kalah di final, Timnas Futsal Indonesia menunjukkan performa yang cukup baik sepanjang turnamen. Mereka berhasil melewati babak penyisihan dan fase knockout dengan hasil yang menjanjikan. Di antara pencapaian terbaik adalah kemenangan atas Vietnam di babak semifinal dengan skor 3-2, yang membuat mereka lolos ke final.
Namun, kekalahan di final menunjukkan bahwa ada ruang untuk peningkatan, terutama dalam hal pengambilan keputusan oleh wasit dan pengelolaan tekanan saat bertanding.
Harapan untuk Masa Depan
Meski kecewa dengan hasil akhir, Souto tetap optimis tentang masa depan Timnas Futsal Indonesia. Ia percaya bahwa dengan dukungan yang tepat dan latihan yang konsisten, Indonesia dapat kembali bersaing di tingkat regional dan internasional.
“Kami akan belajar dari kesalahan ini dan terus berkembang. Ini adalah awal dari perjalanan panjang, dan saya yakin kami akan kembali lebih kuat,” tambahnya.

>
>
Saat ini belum ada komentar