Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HUKRIM » Kritik terhadap Penanganan Kasus Amsal Sitepu: Pekerja Kreatif Harus Dilindungi

Kritik terhadap Penanganan Kasus Amsal Sitepu: Pekerja Kreatif Harus Dilindungi

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month 8 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Anggota Komisi III DPR, Abdullah, menyampaikan kekhawatiran mengenai penanganan kasus yang menimpa Amsal Christy Sitepu. Ia menilai bahwa tuntutan hukuman terhadap videografer ini bisa menciptakan ketakutan di kalangan pekerja kreatif untuk berkarya.

Perkembangan Kasus Amsal Sitepu

Amsal Sitepu, seorang videografer asal Sumatera Utara, menjadi terdakwa dalam perkara dugaan korupsi terkait pembuatan video profil desa di Kabupaten Karo. Dia dituduh melakukan penggelembungan anggaran dalam jasa pembuatan video promosi desa melalui perusahaannya, CV Promiseland.

Dalam kasus ini, Amsal dituntut hukuman dua tahun penjara, denda Rp 50 juta, serta kewajiban mengembalikan kerugian negara sebesar Rp 202 juta. Tuntutan ini dianggap oleh beberapa pihak sebagai bentuk kriminalisasi terhadap pekerja kreatif di Indonesia.

Perspektif Anggota DPR

Abdullah menilai bahwa aparat penegak hukum gagal memahami karakteristik industri kreatif. Menurutnya, ide, konsep, storytelling, dan proses editing adalah hasil kerja intelektual yang tidak bisa dinilai nol rupiah. Oleh karena itu, ia meminta majelis hakim untuk objektif dan menjunjung rasa keadilan dalam kasus Amsal Sitepu.

Ia juga menyoroti bahwa kriminalisasi ini menunjukkan adanya ketertinggalan pemahaman hukum terhadap perkembangan zaman. Abdullah meminta Majelis Hakim mempertimbangkan putusan bebas berdasarkan fakta objektif bahwa ini adalah karya seni, bukan penggelembungan biaya fiktif.

Analisis Harga Jasa Videografer

Dalam kasus ini, Amsal Sitepu mengajukan proposal pembuatan video profil desa ke 20 desa di Kabupaten Karo melalui CV Promiseland. Dalam dokumen tersebut, biaya pembuatan video profil desa ditawarkan sebesar Rp 30 juta per desa.

Namun, hasil analisis ahli dan auditor Inspektorat Kabupaten Karo menyebutkan harga wajar untuk satu video profil desa sekitar Rp 24,1 juta. Selisih nilai tersebut berasal dari sejumlah komponen biaya, seperti konsep kreatif, penggunaan peralatan, proses produksi, hingga pascaproduksi seperti editing dan dubbing.

Perbedaan perhitungan inilah yang kemudian menjadi salah satu dasar dugaan penggelembungan anggaran dalam kasus yang menjerat Amsal Sitepu.

Komentar dari Narasumber

Abdullah menyatakan bahwa kasus ini harus menjadi perhatian serius bagi pemerintah dan lembaga hukum. Ia menekankan bahwa pekerja kreatif harus dilindungi, bukan malah dihukum karena karya mereka. Negara seharusnya hadir melindungi ruang kreatif, bukan malah mengancamnya dengan jeratan korupsi yang dipaksakan.

Rekomendasi dan Tindakan Lanjutan

Dari perspektif hukum dan sosial, kasus Amsal Sitepu menunjukkan pentingnya memahami kompleksitas industri kreatif. Ia meminta agar pihak berwajib mempertimbangkan faktor-faktor yang mendasari karya seni dalam menilai nilai jasa.

Selain itu, Abdullah juga menyarankan agar ada regulasi yang lebih jelas dan transparan dalam penilaian jasa kreatif, sehingga tidak terjadi kesalahpahaman atau kriminalisasi terhadap pekerja kreatif.***

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Konser Artis Internasional Yang Akan Mampir Ke Indonesia

    Konser Artis Internasional Yang Akan Mampir Ke Indonesia

    • calendar_month Sabtu, 15 Mar 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 271
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Konser artis internasional yang akan mampir ke Indonesia Indonesia kembali bergemuruh! Setelah sekian lama pandemi membatasi pergerakan artis internasional, akhirnya [Nama Artis], superstar [Genre Musik] kenamaan dunia, akan menggelar konser tunggal di Indonesia. Konser yang bertajuk "[Nama Konser]" ini dijadwalkan akan berlangsung pada [Tanggal] di [Tempat], [Kota]. Kabar gembira ini langsung disambut antusiasme […]

  • Cagliari

    Cagliari bersuka cita dengan gol Gaetano, mengalahkan Roma

    • calendar_month Minggu, 7 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 81
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kemenangan yang dinantikan oleh para penggemar Cagliari akhirnya tiba setelah sembilan pertandingan tanpa kemenangan. Dalam pertandingan melawan Roma, tim tuan rumah berhasil meraih kemenangan yang memuaskan dengan gol penentu dari Gaetano. Pertandingan ini juga diwarnai beberapa momen ketegangan dan kejadian yang membuat suasana menjadi lebih menarik. Perjalanan Kemenangan yang Penuh Tekanan Pertandingan dimulai dengan […]

  • Komunitas Laksita Academy Jadi Wadah UMKM Surabaya Bertumbuh di Bawah Binaan Lilik Hendarwati

    Komunitas Laksita Academy Jadi Wadah UMKM Surabaya Bertumbuh di Bawah Binaan Lilik Hendarwati

    • calendar_month Minggu, 28 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 454
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Komunitas Laksita Academy yang digagas oleh Anggota DPRD Jawa Timur dari Dapil Surabaya, Lilik Hendarwati, terus berkembang menjadi wadah penting bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Surabaya. Sejak dibentuk pada 2020, komunitas ini konsisten mendampingi UMKM agar mampu bertahan sekaligus naik kelas.(27/09/25) Lilik menjelaskan, Laksita Academy lahir dari kegelisahan para […]

  • Libur Lebaran Kalender 2026: Jadwal Tanggal Merah dan Cuti Bersama

    Penentuan Tanggal Lebaran 2026: Data Hilal dan Perhitungan Ilmiah

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 37
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemilihan tanggal Lebaran 1447 H tahun ini menjadi topik yang sangat dinantikan oleh masyarakat Muslim di Indonesia. Berbagai lembaga dan organisasi keagamaan telah melakukan berbagai perhitungan dan observasi untuk menentukan kapan Idul Fitri akan dirayakan. Salah satu lembaga yang terlibat dalam proses ini adalah Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LF PBNU), yang merilis […]

  • Pakar HTN UNAIR Soroti Risiko Soal Pemberlakukan KUHAP Terbaru

    Pakar HTN UNAIR Soroti Risiko Soal Pemberlakukan KUHAP Terbaru

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Shinta ms
    • visibility 87
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM –  Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) baru sejak awal tahun ini menuai perhatian dari kalangan akademisi. Pakar Hukum Tata Negara (HTN) Universitas Airlangga (UNAIR) Dr Mohammad Syaiful Aris SH MH LLM menilai, masa transisi yang singkat berpotensi menimbulkan persoalan serius di lapangan, khususnya terkait kesiapan aparat penegak hukum. “Peraturan perundang-undangan, termasuk KUHP […]

  • Profil Dewi Kartika, Sekjen KPA yang Viral Usai Kritik Menhut di DPR

    Profil Dewi Kartika, Sekjen KPA yang Viral Usai Kritik Menhut di DPR

    • calendar_month Sabtu, 27 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 325
    • 0Komentar

    Peran dan Kiprah Dewi Kartika dalam Isu Agraria DIAGRAMKOTA.COM – Dewi Kartika kini menjadi sorotan publik setelah penampilannya dalam rapat DPR RI pada 24 September 2025 viral di berbagai platform media sosial. Dalam forum tersebut, ia dengan tegas mengkritik Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni terkait konflik agraria yang masih membelenggu masyarakat. Sikapnya yang berani dan lugas […]

expand_less