Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » NASIONAL » Konsistensi dalam Menentukan Awal dan Akhir Ramadhan 1447 H

Konsistensi dalam Menentukan Awal dan Akhir Ramadhan 1447 H

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – PBNU (Pengurus Besar Nahdlatul Ulama) menegaskan pentingnya konsistensi dalam menetapkan awal dan akhir bulan Ramadhan berdasarkan kriteria yang telah disepakati. Hal ini dilakukan untuk memastikan kepastian dan keadilan dalam penghitungan waktu ibadah umat Islam.

Kriteria Imkanur Rukyah yang Masih Belum Terpenuhi

Data hisab dari Lembaga Falakiyah PBNU, Kementerian Agama, dan BMKG menunjukkan bahwa posisi hilal pada 29 Ramadhan 1447 H/19 Maret 2026 M belum memenuhi kriteria imkanur rukyah. Kriteria tersebut meliputi tinggi hilal minimal 3 derajat dan elongasi 6,4 derajat.

Di beberapa wilayah seperti Sabang Aceh, meskipun tinggi hilal mencapai lebih dari 3 derajat, elongasi hilal masih di bawah ambang batas yang ditetapkan. Sementara itu, di Merauke, tinggi hilal hanya sekitar 0,8 derajat dengan elongasi 4,6 derajat, jauh di bawah standar yang diperlukan.

Keberatan terhadap Upaya Perubahan Kriteria

PBNU menyatakan kekhawatiran terhadap upaya perubahan kriteria imkanur rukyah, termasuk usaha untuk mengubah nilai elongasi menjadi 6 derajat. Kiai KH Sarmidi Husna, Katib Syuriyah PBNU, menilai bahwa perubahan ini bisa mengganggu kepercayaan masyarakat terhadap proses penentuan awal dan akhir Ramadhan.

Selain itu, ada indikasi adanya upaya untuk mengulangi metode yang digunakan pada rukyah awal Ramadhan 1446 H, yaitu dengan mengirimkan tim rukyah dari Jawa ke Aceh agar dapat “melihat” hilal meskipun data hisab menunjukkan bahwa kondisi tidak memungkinkan.

Penolakan atas Hasil Rukyah yang Tidak Valid

PBNU menegaskan bahwa jika lima metode falak qath’iy yang berbeda menunjukkan bahwa hilal tidak mungkin terlihat, maka kesaksian rukyatul hilal harus ditolak. Hal ini dilakukan untuk menjaga integritas dan kepercayaan terhadap sistem penentuan waktu ibadah.

Kiai Sirril Wafa, Ketua LF PBNU, menekankan bahwa hasil rapat sinkronisasi oleh Kemenag menetapkan bahwa 1 Syawal 1447 H jatuh pada 21 Maret 2026 M. Posisi hilal yang dihimpun seluruhnya menunjukkan angka di bawah kriteria yang disepakati.

Pentingnya Sikap Ihtiyath dalam Penentuan Waktu Ibadah

PBNU menyarankan kepada pemangku kebijakan untuk mengedepankan sikap ihtiyath atau kehati-hatian dalam menentukan waktu-waktu ibadah syar’iyyah. Pengotakan angka atau manipulasi data untuk kepentingan tertentu dapat berpotensi menyebabkan ketergelinciran dalam bentuk ucapan maupun tindakan.

Rekomendasi untuk Mengistimalkan Ramadhan

PBNU juga menekankan bahwa Ramadhan 1447 H harus diistikmalkan, yakni digenapkan menjadi 30 hari hingga Jumat, 20 Maret 2026 M. Selain itu, para masyayikh di PBNU yang memegang mandat diminta tetap komitmen untuk menetapkan 1 Syawal 1447 H jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026 M.

Hasil Halaqah Nasional PBNU bidang keagamaan menunjukkan bahwa jika hasil hisab Falakiyah menunjukkan posisi hilal belum imkan rukyat, sementara ada pihak yang mengaku melihat hilal, maka pengakuan ini ditolak.

PBNU memohon kepada Kementerian Agama untuk tetap konsisten pada kriteria MABIMS dan Peraturan Menteri Agama Nomor 1 Tahun 2026. Dengan demikian, keputusan tentang awal dan akhir Ramadhan akan lebih transparan, adil, dan dapat dipercaya oleh seluruh masyarakat.***

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bobby Nasution: Kerugian Bencana Sumut Capai Rp9,98 Triliun

    Bobby Nasution: Kerugian Bencana Sumut Capai Rp9,98 Triliun

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 170
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution memberikan perkiraan kerugian yang dialami akibat banjir bandang dan tanah longsor di beberapa kabupaten/kota di Sumut sebesar Rp9,98 triliun. Bobby menjelaskan bahwa perhitungan tersebut mencakup seluruh sektor yang terkena dampak, dan disampaikan oleh Bobby setelah menghadiri rapat tertutup bersama Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara virtual dari Posko Tanggap […]

  • Tukang Jagal Surabaya Beberkan Alasan Tak Ingin Direlokasi dari RPH Pegirian

    Tukang Jagal Surabaya Beberkan Alasan Tak Ingin Direlokasi dari RPH Pegirian

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Shinta ms
    • visibility 120
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM –  Rencana Pemerintah Kota Surabaya merelokasi Rumah Potong Hewan (RPH) Pegirian ke kawasan Tambak Osowilangun menuai penolakan dari para tukang jagal. Mereka menilai kebijakan tersebut dilakukan secara sepihak tanpa melibatkan para pelaku usaha yang selama ini menggantungkan hidup di RPH Pegirian. Salah satu perwakilan jagal Surabaya, Abdullah Mansyur, menegaskan bahwa alasan penolakan relokasi bukan […]

  • 14 PPK di Sidoarjo Gelar Rapat Pleno Rekapitulasi Suara Pilkada 2024

    14 PPK di Sidoarjo Gelar Rapat Pleno Rekapitulasi Suara Pilkada 2024

    • calendar_month Jumat, 29 Nov 2024
    • account_circle Adis
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Diagramkota.com –  Sebanyak 14 Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di Kabupaten Sidoarjo mulai melaksanakan rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara (Tungsura) hasil Pilkada 2024 pada Jumat (29/11) pagi. Tahapan ini merupakan bagian dari proses penghitungan suara Pemilihan Bupati-Wakil Bupati Sidoarjo dan Gubernur-Wakil Gubernur Jawa Timur.   Menurut jadwal yang dirilis Sekretariat KPU Sidoarjo, kecamatan yang menggelar rapat pleno […]

  • Wakapolri: Rekomendasi KPRP Momentum Penguatan Fungsi Reskrim Polri

    Wakapolri: Rekomendasi KPRP Momentum Penguatan Fungsi Reskrim Polri

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 57
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo menegaskan bahwa rekomendasi Komisi Percepatan Reformasi Polri (KPRP) harus menjadi momentum penguatan fungsi Reserse Kriminal Polri dalam meningkatkan kualitas penegakan hukum, pelayanan publik, serta tata kelola kelembagaan yang profesional dan modern. Hal tersebut disampaikan Wakapolri saat menutup Rapat Kerja Teknis (Rakernis) […]

  • Alanyaspor

    Alanyaspor Berjuang untuk Kemenangan Kedua di Zona Grup

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 197
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Tim sepak bola Alanyaspor kini berada dalam posisi yang menantang dalam kompetisi Ziraat Türkiye Kupası. Setelah memenangkan pertandingan pertama di grup A, tim ini kini menghadapi tantangan baru dengan laga melawan Fatih Karagümrük. Pertandingan ini akan digelar di Alanya Oba Stadı pada pukul 13.00 dan akan dipimpin oleh wasit Reşat Onur Coşkunses. Fokus pada […]

  • Dukung Operasi Patuh Semeru 2025, Polsek Kenjeran Sosialisasikan Keselamatan Berlalu Lintas di Sekolah

    Dukung Operasi Patuh Semeru 2025, Polsek Kenjeran Sosialisasikan Keselamatan Berlalu Lintas di Sekolah

    • calendar_month Kamis, 17 Jul 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 212
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Dalam rangka mendukung kelancaran dan keselamatan berlalu lintas, serta menyukseskan Operasi Patuh Semeru 2025, jajaran Polsek Kenjeran Polres Pelabuhan Tanjung Perak melaksanakan kegiatan edukasi di kalangan pelajar. Kegiatan ini berlangsung di SMA Negeri 19 Kenjeran, pada Rabu, 16 Juli 2025, mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai. Sosialisasi tersebut dipimpin langsung oleh Kanit Lantas […]

expand_less