Peningkatan Strategi Pariwisata di Pantai Gemah Tulungagung
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 2 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Pantai Gemah, salah satu destinasi wisata utama di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, menghadapi tantangan baru akibat perubahan aksesibilitas dan persaingan dengan destinasi lain. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Tulungagung, Ardian Candra, menjelaskan bahwa penurunan jumlah kunjungan ke pantai ini tidak lepas dari adanya jalur lintas selatan (JLS) yang menghubungkan Tulungagung–Trenggalek. Jalur ini membuka akses lebih banyak ke destinasi pantai di wilayah selatan, sehingga wisatawan memiliki pilihan alternatif.
Penurunan Kunjungan Wisatawan
Sebelum terbukanya JLS, Pantai Gemah bersama Pantai Bayem menjadi destinasi unggulan dengan lonjakan kunjungan signifikan saat libur sekolah maupun hari besar nasional. Namun, setelah JLS terhubung, jumlah pengunjung ke Pantai Gemah menurun hingga 50 persen. Data dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) menunjukkan bahwa sepanjang 2025 rata-rata kunjungan ke Pantai Gemah sekitar 8.000 orang per bulan, turun dari sebelumnya yang bisa mencapai 16.000 orang per bulan.
Ardian Candra mencontohkan bahwa pada 2024, kunjungan harian di Pantai Gemah pernah menembus 11.000 orang dalam satu hari libur, sehingga capaian rata-rata 8.000 kunjungan per bulan saat ini dinilai menunjukkan tren penurunan. Hal ini berdampak terhadap potensi pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pariwisata.
Strategi untuk Meningkatkan Daya Tarik
Untuk mengatasi kondisi tersebut, Disbudpar menyiapkan sejumlah strategi, antara lain revitalisasi sarana dan prasarana di kawasan Pantai Gemah serta penambahan wahana permainan guna meningkatkan daya tarik wisata. Selain itu, pemerintah daerah juga memperbanyak kegiatan atau agenda wisata di kawasan pantai untuk menarik minat wisatawan kembali berkunjung.
“Kami harap dengan revitalisasi sarana prasarana dan penambahan agenda, kunjungan wisatawan ke Pantai Gemah dapat kembali meningkat,” ujar Ardian Candra.
Peran Pemerintah Daerah
Pemerintah daerah juga berkomitmen untuk terus memperbaiki infrastruktur dan layanan di kawasan Pantai Gemah. Upaya ini dilakukan untuk memastikan pengalaman wisatawan tetap menyenangkan dan memenuhi standar kenyamanan. Selain itu, pihak Disbudpar juga fokus pada promosi dan pengembangan destinasi wisata lokal agar mampu bersaing dengan destinasi lain di wilayah Jawa Timur.
Tantangan dan Peluang
Meski menghadapi tantangan, Pantai Gemah masih memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata. Dengan strategi yang tepat, seperti peningkatan fasilitas, inovasi agenda wisata, dan promosi yang efektif, Pantai Gemah dapat kembali menjadi primadona bagi wisatawan. Selain itu, kolaborasi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat setempat akan sangat penting dalam mengembangkan sektor pariwisata di kawasan ini.
Pantai Gemah, meskipun menghadapi penurunan jumlah kunjungan, tetap menjadi salah satu destinasi wisata yang memiliki potensi besar. Dengan strategi yang komprehensif dan kolaborasi yang baik, Pantai Gemah dapat kembali menjadi tujuan wisata yang diminati oleh wisatawan lokal maupun mancanegara.***

>
>
>

Saat ini belum ada komentar