Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » SERBA-SERBI » Peran Niat dalam Puasa Ramadhan: Berbagai Versi Lafal yang Bisa Dipilih

Peran Niat dalam Puasa Ramadhan: Berbagai Versi Lafal yang Bisa Dipilih

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Niat merupakan salah satu elemen penting dalam menjalankan puasa Ramadhan. Menurut Mazhab Syafi’i, niat harus diucapkan dalam hati pada malam hari sebelum matahari terbenam hingga fajar tiba. Ustadz Alhafiz Kurniawan, Wakil Sekretaris Lembaga Bahtsul Masail Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LBM PBNU), menjelaskan bahwa pelafalan niat puasa sangat dianjurkan sebagai bentuk kesadaran dan kepastian dalam menjalankan ibadah.

Berikut adalah beberapa versi lafal niat puasa Ramadhan yang merujuk pada kitab-kitab klasik dan bisa dipilih sesuai dengan kebutuhan atau tradisi masing-masing.

1. Niat dari Kitab Minhajut Thalibin dan Perukunan Melayu

Lafal niat:
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هٰذِهِ السَّنَةِ لِلّٰهِ تَعَالَى
Artinya: “Aku berniat puasa esok hari demi menunaikan kewajiban bulan Ramadhan tahun ini karena Allah ta’ala.”

Ustadz Alhafiz menjelaskan bahwa kata “Ramadhana” berkedudukan sebagai mudhaf ilaihi sehingga dibaca khafadh dengan tanda baca akhirnya berupa fathah. Sementara kata “sanati” diakhiri dengan tanda baca kasrah sebagai tanda khafadh atau tanda jarr dengan alasan lil mujawarah.

2. Niat dari Hasyiyatul Jamal dan Kitab Irsyadul Anam

Lafal niat:
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانِ هٰذِهِ السَّنَةِ لِلّٰهِ تَعَالَى
Artinya: “Aku berniat puasa esok hari demi menunaikan kewajiban bulan Ramadhan tahun ini karena Allah ta’ala.”

Dalam niat ini, kata “Ramadhani” dianggap sebagai mudhaf ilaihi yang juga menjadi mudhaf sehingga diakhiri dengan kasrah yang menjadi tanda khafadh atau tanda jarrnya. Sementara kata “sanati” diakhiri dengan kasrah sebagai tanda khafadh atau tanda jarr atas musyar ilaih kata “hādzihi” yang menjadi mudhaf ilaihi dari “Ramadhani”.

3. Niat dari Kitab Asnal Mathalib

Kitab ini menyediakan dua redaksi lafal niat puasa Ramadhan. Berikut lafal dan penjelasannya:

Lafal pertama:
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هٰذِهِ السَّنَةَ لِلّٰهِ تَعَالَى
Artinya: “Aku berniat puasa esok hari demi menunaikan kewajiban bulan Ramadhan tahun ini karena Allah ta’ala.”

Kata “Ramadhana” pada niat di atas menjadi mudhaf ilaihi sehingga dibaca khafadh dengan tanda fathah. Kata “sanata” pada niat kedua ini diakhiri dengan fathah sebagai tanda nashab atas kezharafannya.

Lafal kedua:
نَوَيْتُ صَوْمَ الْغَدِ مِنْ هٰذِهِ السَّنَةِ عَنْ فَرْضِ رَمَضَانَ
Artinya: “Aku berniat puasa esok hari pada tahun ini perihal kewajiban Ramadhan.”

4. Niat dari Kitab I’anatut Thalibin

Sayyid Abi Bakar Syatha ad-Dimyathi menyajikan dua niat puasa Ramadhan dengan redaksi yang relatif lebih pendek dari niat-niat di atas. Berikut dua niat puasa Ramadhan dalam kitab I’anatut Thalibin:

Lafal pertama:
نَوَيْتُ صَوْمَ رَمَضَانَ
Artinya: “Aku berniat puasa bulan Ramadhan.”

Lafal kedua:
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ مِنْ/عَنْ رَمَضَانَ
Artinya: “Aku berniat puasa esok hari pada bulan Ramadhan.”

Rekomendasi untuk Umum

Dari semua versi tersebut, niat puasa Ramadhan yang paling umum digunakan oleh masyarakat adalah yang merujuk pada kitab Minhajut Thalibin dan Perukunan Melayu. Namun, setiap mazhab memiliki pandangan sendiri mengenai bagaimana niat harus dilafalkan.***

 

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Malang Ungkap Kasus Kekerasan Anak di Wagir Tetangga Korban Jadi Tersangka

    Polres Malang Ungkap Kasus Kekerasan Anak di Wagir Tetangga Korban Jadi Tersangka

    • calendar_month Kamis, 31 Jul 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 191
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kepolisian Resor Malang, Polda Jatim, berhasil mengungkap kasus kekerasan terhadap anak di bawah umur yang terjadi di Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang. Terduga pelaku adalah pria berinisial HH (23), yang diketahui tinggal tak jauh dari rumah korban. Korban adalah bocah perempuan berusia 4 tahun. Kasus ini terungkap setelah pihak keluarga mencurigai adanya kejanggalan pada […]

  • Wayang Orang Sriwedari Untuk Kali Pertamanya Gelar Pertunjukan Spesial Di Bale Pangenggar

    Wayang Orang Sriwedari Untuk Kali Pertamanya Gelar Pertunjukan Spesial Di Bale Pangenggar

    • calendar_month Selasa, 10 Des 2024
    • account_circle Arie Khauripan
    • visibility 411
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Untuk kali pertama nya Wayang Orang Sriwedari telah sukses menggelar pertunjukan spesialnya di Bale Pangenggar Taman Balekambang Solo pada Sabtu (7/12/2024) pukul 20.00 dengan membawakan lakon “Saratalpa” yang dihadiri Walikota Solo terpilih Respati Ardi. Wayang Orang Sriwedari yang sudah menginjak usia nya yang ke 114 tahun ini masih mampu menunjukkan eksistensi nya dalam […]

  • Personel Satlantas Polres Bondowoso Sigap Padamkan Kebakaran di SMKN 1

    Personel Satlantas Polres Bondowoso Sigap Padamkan Kebakaran di SMKN 1

    • calendar_month Senin, 9 Sep 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 242
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM — Tempat pembuangan sampah di SMK Negeri 1 Bondowoso, yang terletak di Kademangan, Bondowoso, terbakar pada Senin (09/09/2024). Kebakaran ini hampir menjalar ke atap gedung sekolah, menyebabkan kekhawatiran di kalangan siswa dan staf yang berada di lokasi. Saat kejadian, anggota Satlantas Polres Bondowoso sedang mengadakan sosialisasi mengenai pentingnya tata cara berlalu lintas kepada para […]

  • Pemerintah Kota Surabaya, Urbanisasi

    Kebijakan Baru Pemerintah Kota Surabaya untuk Mengatasi Arus Urbanisasi

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 47
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Kota Surabaya mengambil langkah tegas dalam menghadapi arus urbanisasi pasca-Lebaran 2026. Wali Kota Eri Cahyadi menyatakan bahwa setiap pendatang yang masuk ke kota ini harus memiliki pekerjaan dan sumber penghasilan yang jelas. Langkah ini diambil untuk mencegah munculnya berbagai masalah sosial seperti meningkatnya jumlah pengemis, gelandangan, serta potensi tindak kriminal. Tujuan Kebijakan […]

  • Politik Adu Pedang Antara Mulyono dan Pratikno

    Politik Adu Pedang Antara Mulyono dan Pratikno

    • calendar_month Sabtu, 21 Des 2024
    • account_circle Arie Khauripan
    • visibility 273
    • 0Komentar

    Oleh: Saiful Huda Ems. DIAGRAMKOTA.COM – Untuk memperluas pengaruh imperiumnya, pendiri dan pemimpin pertama kekaisaran Mongol, yakni Jenghis Khan, konon ia telah meniduri lebih dari 1000 perempuan yang kemudian melahirkan keturunan-keturunannya. Dari keturunannya yang sangat banyak dan tak terhitung itu, Kekaisaran Mogol tumbuh pesat, meluas dan kuat serta sangat berpengaruh di Asia, khususnya ketika Kekaisaran Mogol […]

  • Ketum PWDPI Cium Aroma Busuk Dugaan Persekongkolan Oknum Pengadilan Karimun dan Pengusaha Untuk Kuasai Tanah Warga

    Ketum PWDPI Cium Aroma Busuk Dugaan Persekongkolan Oknum Pengadilan Karimun dan Pengusaha Untuk Kuasai Tanah Warga

    • calendar_month Minggu, 1 Jun 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 246
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia (PWDPI), M.Nurullah RS mencium aroma busuk, dugaan adanya indikasi permainan dari pihak Pengadilan Negri Tanjung Bali Karimun, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) dengan oknum pengusaha PT. Karimun Sejahtera Propertindo (KSP) untuk rebut lahan garapan warga “Sejak bergulirnya sidang sengketa lahan milik warga selaku […]

expand_less