Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » SERBA-SERBI » Persoalan Keamanan dan Keterbatasan Ruang di Cliquenkeller Selama Fasnacht

Persoalan Keamanan dan Keterbatasan Ruang di Cliquenkeller Selama Fasnacht

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Beberapa kelompok tradisional di Basel, yang dikenal sebagai Stammvereine, mengeluhkan keterbatasan ruang dan aturan keamanan yang ketat menjelang perayaan Fasnacht. Mereka merasa terjepit karena sebagian besar ruangan yang biasa digunakan untuk acara telah penuh jauh-jauh hari. Hal ini memicu kekhawatiran akan keselamatan pengunjung dan keterbatasan solusi alternatif.

Aturan Keamanan yang Mendadak Memperumit Situasi

Stammvereine menilai bahwa aturan keamanan yang diberlakukan oleh pemerintah kota Basel-Stadt terlalu tiba-tiba. Dalam surat terbuka yang ditujukan kepada pemerintah, mereka menyampaikan bahwa aturan baru yang dikeluarkan hanya dua minggu sebelum perayaan Fasnacht tidak memberi waktu cukup untuk mencari alternatif. Menurut mereka, aturan ini berpotensi memicu kekacauan dalam perayaan yang biasanya menjadi momen penting bagi masyarakat setempat.

Banyak anggota kelompok ini mengatakan bahwa mereka tidak menentang prinsip keamanan, tetapi merasa tidak adil dengan cara penerapan aturan yang dilakukan. “Kami sangat menghargai keselamatan pengunjung, tapi kami juga butuh solusi yang realistis,” ujar salah satu perwakilan dari salah satu Stammverein.

Keterbatasan Ruang dan Kebijakan yang Tidak Fleksibel

Selain itu, para Stammvereine juga menyampaikan bahwa banyak ruangan alternatif yang tersedia jauh dari lokasi utama Fasnacht. Ini membuat sulit bagi peserta untuk hadir di acara-acara yang diselenggarakan. Mereka mengusulkan agar sekolah-sekolah di sepanjang rute Cortège bisa digunakan sebagai tempat pertemuan sementara. Namun, usulan ini belum direspon secara serius oleh pihak berwenang.

“Kami sudah lama bersiap untuk Fasnacht, tapi kini harus menghadapi situasi yang tidak terduga,” tambah seorang anggota lainnya.

Ketidakjelasan Informasi dari Pihak Berwenang

Masalah lain yang dihadapi adalah ketidakjelasan informasi dari pihak pemerintah. Beberapa pemilik tempat mendapatkan rekomendasi untuk sementara menutup ruangan, meski nantinya bisa diajukan pengecualian. Hal ini memicu kebingungan di kalangan Stammvereine.

Mereka menegaskan bahwa keselamatan pengunjung tetap menjadi prioritas, namun mereka meminta pemerintah untuk lebih fleksibel dalam menangani situasi ini. “Kami siap bekerja sama dalam konsep jangka panjang, tapi untuk tahun ini, kami butuh solusi cepat dan nyata,” kata perwakilan dari sebuah organisasi.

Persiapan Keselamatan yang Telah Dilakukan

Meski ada kekhawatiran, beberapa Stammvereine telah melakukan persiapan keselamatan sejak lama. Misalnya, larangan merokok sudah diterapkan selama bertahun-tahun. Tahun ini, mereka juga menambahkan larangan mutlak terhadap api. Langkah-langkah ini diharapkan bisa mengurangi risiko kebakaran atau kecelakaan.

Peran Pihak Berwenang dalam Solusi

Pihak berwenang diminta untuk lebih proaktif dalam mencari solusi yang dapat membantu Stammvereine. Banyak dari mereka menilai bahwa kebijakan yang dikeluarkan saat ini terlalu keras dan tidak mempertimbangkan kondisi nyata di lapangan.

Sementara itu, masyarakat lokal dan pengunjung tampaknya menantikan bagaimana situasi ini akan diselesaikan. Mereka berharap Fasnacht tahun ini tetap bisa berlangsung dengan lancar, tanpa mengorbankan keselamatan pengunjung.

 

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kemensos Usulkan 40 Nama Pahlawan Nasional: Ada Soeharto, Gus Dur, hingga Marsinah

    Kemensos Usulkan 40 Nama Pahlawan Nasional: Ada Soeharto, Gus Dur, hingga Marsinah

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 212
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM — Kementerian Sosial mengusulkan sebanyak 40 nama tokoh untuk mendapat gelar pahlawan nasional. Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyerahkan berkas usulan tersebut kepada Menteri Kebudayaan sekaligus Ketua Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan (GTK) Fadli Zon di Kantor Kementerian Kebudayaan, Jakarta, Selasa siang. “Usulan ini berupa nama-nama yang telah dibahas selama beberapa tahun terakhir. Ada yang […]

  • Rotasi Bumi

    Fenomena Rotasi Bumi yang Berlangsung Perlahan Sehari Jadi 25 Jam? Ini Penjelasannya

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 49
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Perubahan dalam rotasi Bumi menjadi topik menarik bagi ilmuwan dan masyarakat luas. Meski sebagian besar orang menganggap bahwa durasi satu hari selalu tetap 24 jam, penelitian terbaru menunjukkan bahwa proses ini berlangsung secara alami namun sangat lambat. Hal ini memicu pertanyaan apakah suatu saat nanti, durasi hari bisa berubah menjadi 25 jam. Penyebab Perlambatan […]

  • Apindo: Keterlambatan PP Pengupahan Ganggu Bisnis di Batam

    Apindo: Keterlambatan PP Pengupahan Ganggu Bisnis di Batam

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 63
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kota Batam menyoroti keterlambatan penerbitan Peraturan Pemerintah (PP) terbaru mengenaipengupahanyang terbaru diumumkan oleh Presiden Prabowo Subianto. Tundaan regulasi ini dianggap memberikan dampak langsung terhadap kepastian usaha serta perencanaan anggaran perusahaan untuk tahun mendatang. Ketua Apindo Batam Rafki Rasyid menyatakan bahwa secara historis penentuan Upah Minimum Provinsi (UMP) biasanya dilakukan pada […]

  • PT KAI Luncurkan Blambangan Ekspres Rute Jakarta-Banyuwangi

    PT KAI Luncurkan Blambangan Ekspres Rute Jakarta-Banyuwangi

    • calendar_month Selasa, 30 Jul 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 241
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Dalam upaya memperkuat konektivitas transportasi, PT Kereta Api Indonesia (KAI) telah meluncurkan layanan baru, Kereta Api Blambangan Ekspres, yang menghubungkan Jakarta dengan Banyuwangi. Acara peresmian berlangsung pada tanggal 30 Juli 2024 di Stasiun Ketapang, Banyuwangi, dengan kehadiran Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, dan Direktur Niaga PT KAI, Hadis Surya Palapa. Blambangan Ekspres memulai perjalanan […]

  • Car Free Night: Transjakarta-MRT-LRT Gratis Saat Tahun Baru, Beroperasi hingga Jam 02.00

    Car Free Night: Transjakarta-MRT-LRT Gratis Saat Tahun Baru, Beroperasi hingga Jam 02.00

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 63
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengambil langkah spesial dalam menyambut perayaan tahun baru 2026. Salah satu inisiatif utamanya adalah memberikan layanan gratis untuk tiga moda transportasi umum, yaitu Transjakarta, MRT, dan LRT Jakarta. Selain itu, operasional ketiga sistem tersebut akan diperpanjang hingga pukul 02.00 WIB pada malam pergantian tahun. Layanan Gratis Diberlakukan Selama Dua […]

  • Rekomendasi Saham untuk Awal Tahun 2026: Analisis dan Strategi Investasi BUMI, HUMI, INET, TINS, SMDR, dan CDIA Ini

    Rekomendasi Saham untuk Awal Tahun 2026: Analisis dan Strategi Investasi BUMI, HUMI, INET, TINS, SMDR, dan CDIA Ini

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 347
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pergerakan pasar modal di Indonesia pada akhir tahun 2025 menunjukkan tren yang relatif stabil. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup pada posisi 8.646,94 dengan kenaikan sebesar 0,03% atau naik 2,68 poin. Dari total saham yang diperdagangkan, sebanyak 346 saham mengalami kenaikan, sedangkan 317 saham mengalami penurunan, dan 146 saham berada dalam kondisi stagnan. Selain […]

expand_less