Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Meritum dan Kratos di Ujung Seleksi Sekdakab Sumenep

Meritum dan Kratos di Ujung Seleksi Sekdakab Sumenep

  • account_circle Teguh Priyono
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Seleksi Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Sumenep telah sampai pada babak terakhir. Enam nama tersisa, satu kursi puncak birokrasi diperebutkan. Di titik ini, proses seleksi tak lagi sekadar urusan administratif, melainkan telah menjelma menjadi cermin nilai dan arah tata kelola pemerintahan daerah.

Jabatan Sekda adalah simpul strategis. Ia berada di antara dunia politik dan profesionalisme birokrasi. Di tangan Sekda, kebijakan kepala daerah diterjemahkan menjadi kerja nyata organisasi. Karena itu, seleksi Sekda selalu menghadirkan dialektika klasik antara dua konsep besar: Meritum dan Kratos.(10/2/2026)

Meritum berarti kelayakan—kompetensi, integritas, rekam jejak, dan prestasi. Sementara Kratos adalah kekuasaan—otoritas politik yang secara konstitusional dimiliki kepala daerah. Dari pertemuan dua konsep inilah lahir istilah meritokrasi, sebuah prinsip yang menempatkan kekuasaan di bawah kendali kelayakan.

Di fase akhir seleksi ini, publik Sumenep mulai bertanya dengan nada yang wajar dan elegan: apakah hasil seleksi akan sepenuhnya ditentukan oleh Meritum,

ataukah Kratos masih akan memainkan peran dominan? Pertanyaan ini bukan bentuk kecurigaan, melainkan ekspresi kepedulian terhadap masa depan birokrasi daerah.

Ketua PWRI Jawa Timur menyuarakan kegelisahan yang senyap namun bermakna. Ia menegaskan bahwa keputusan akhir Bupati Sumenep dalam menerima hasil seleksi akan menjadi pesan simbolik bagi ASN dan masyarakat luas.

Apakah birokrasi Sumenep benar-benar dikelola sebagai ruang profesional, atau masih berada dalam bayang-bayang preferensi kekuasaan.

Harus diakui, kekuasaan tidak mungkin dihapus dari proses pemerintahan. Namun dalam negara hukum modern, kekuasaan idealnya dijinakkan oleh kelayakan. Di situlah esensi meritokrasi bekerja. Kekuasaan tetap berjalan, tetapi ia patuh pada nilai objektivitas, bukan sebaliknya.

Sumenep hari ini berada pada momentum penting. Tantangan pembangunan, tuntutan pelayanan publik, serta harapan masyarakat yang semakin kritis membutuhkan Sekda yang tidak hanya cakap secara teknis, tetapi juga kuat secara etis.

Sosok yang mampu menjaga jarak yang sehat dengan kekuasaan, sekaligus setia pada kepentingan publik.

Karena itu, siapa pun yang kelak ditetapkan sebagai Sekdakab Sumenep, publik berharap ia lahir dari proses yang jujur dan bermartabat. Bukan sekadar menang dalam seleksi, tetapi layak secara Meritum dan diterima secara moral.

Di ujung proses ini, keputusan Bupati Sumenep akan dikenang bukan semata sebagai keputusan personal, melainkan sebagai penanda sejarah kecil tentang bagaimana kekuasaan dipraktikkan. Apakah ia memilih meneguhkan meritokrasi, atau membiarkan kekuasaan berjalan tanpa cukup kendali.

Seleksi Sekdakab Sumenep bukan hanya tentang satu jabatan. Ia adalah cerita tentang bagaimana daerah ini merawat harapan, profesionalisme, dan kepercayaan publik—dengan cara yang tenang, dewasa, dan bermakna. (Dk/nns)

  • Penulis: Teguh Priyono

Rekomendasi Untuk Anda

  • 91 Orang Tertimbun Reruntuhan Ponpes Al Khoziny Sidoarjo

    91 Orang Tertimbun Reruntuhan Ponpes Al Khoziny Sidoarjo

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Kondisi Terkini Korban Tertimbun di Ponpes Al Khoziny Sidoarjo DIAGRAMKOTA,COM – Sebanyak 91 orang diduga masih tertimbun di dalam reruntuhan bangunan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny Sidoarjo, Jawa Timur. Peristiwa ini terjadi saat para santri sedang melakukan salat Ashar sekitar pukul 15.00 WIB, Senin (29/9/2025). Bangunan mushala tiga lantai yang berada di area asrama putra Ponpes […]

  • BPBD , Dam Anjasmara ,Blitar

    BPBD Pemantauan Kondisi Dam Anjasmara di Blitar Pasca-Laporan Kebocoran

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 26
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kondisi dam yang berada di kawasan lereng Gunung Kelud, tepatnya di Dusun Kalibladak, Desa Penataran, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar, menjadi perhatian masyarakat setelah viral di media sosial. Informasi mengenai kebocoran pada struktur dam tersebut memicu respons cepat dari pihak terkait. Salah satunya adalah Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blitar, yang langsung melakukan pemantauan […]

  • Ahli Hukum Ungkap Unsur Eksploitasi dalam Sidang Perdagangan Ginjal di PN Sidoarjo

    Ahli Hukum Ungkap Unsur Eksploitasi dalam Sidang Perdagangan Ginjal di PN Sidoarjo

    • calendar_month Kamis, 19 Jun 2025
    • account_circle Adis
    • visibility 170
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Sidang lanjutan perkara dugaan perdagangan ginjal yang menyeret pasangan suami istri asal Sidoarjo kembali digelar di Pengadilan Negeri Sidoarjo, Kamis (19/6/2025). Dalam persidangan terbuka itu, dua saksi ahli dihadirkan untuk memberikan pandangan hukum terkait konstruksi pidana dalam kasus tersebut. Saksi pertama yang dihadirkan oleh tim penasihat hukum terdakwa adalah Bastian Nugroho, akademisi dari […]

  • ITS Ciptakan Inovasi AI untuk Pengenalan Aktivitas Manusia melalui Analisis Sendi

    ITS Ciptakan Inovasi AI untuk Pengenalan Aktivitas Manusia melalui Analisis Sendi

    • calendar_month Senin, 19 Agt 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 192
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali menegaskan posisinya sebagai pelopor dalam bidang teknologi dan inovasi. Pada 14 Agustus 2024, ITS memperkenalkan penelitian terbaru yang dikembangkan oleh Dr. Ir. Endang Sri Rahayu, M.Kom, yang berhasil menciptakan metode baru untuk mengenali aktivitas manusia melalui kecerdasan buatan (AI). Penelitian ini memfokuskan pada analisis gerakan sendi tubuh […]

  • Reni Astuti

    Reni Astuti Dorong Generasi Muda Lestarikan Budaya Lokal Lewat Semarak Budaya 2025

    • calendar_month Sabtu, 1 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 208
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Anggota Komisi X DPR RI Reni Astuti menegaskan pentingnya pelestarian budaya lokal sebagai benteng identitas bangsa di tengah gempuran budaya asing. Hal ini ia sampaikan saat menghadiri acara Semarak Budaya 2025 bertema Lomba Jula Juli KSH Surabaya, Festival Rujak Cingur, dan Jajanan Pasar Tradisional di pelataran Asrama Transito Margorejo, Surabaya, Sabtu (1/11/2025). Acara […]

  • Bencana di Jalur Pacet

    Bencana di Jalur Pacet, Kijang Innova Hancur di Jurang 30 Meter

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 137
    • 0Komentar

      Kecelakaan Maut di Jalur Pacet Mojokerto, Mobil Innova Reborn Hancur di Jurang Dalam 30 Meter DIAGRAMOTA.COM – Sebuah kecelakaan maut terjadi di jalur Cangar-Pacet, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. Sebuah mobil Toyota Kijang Innova Reborn dengan plat nomor L 1920 FB mengalami kecelakaan parah hingga terjun ke jurang sedalam 30 meter. Kejadian ini menewaskan dua orang […]

expand_less