Transformasi Kebun Binatang Surabaya: Dari PD ke Perumda untuk Pelayanan yang Lebih Profesional
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Kebun Binatang Surabaya (KBS) sedang mengalami perubahan signifikan dalam struktur kelembagaannya. Salah satu langkah besar yang diambil adalah transformasi dari status Perusahaan Daerah (PD) menjadi Perusahaan Umum Daerah (Perumda). Perubahan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat tata kelola, serta memastikan pengelolaan yang lebih profesional dan berkelanjutan.
Tujuan Utama Perubahan Status
Perubahan status ini dilakukan sebagai respons terhadap kebutuhan peningkatan kinerja dan layanan publik. Dengan status baru, KBS diharapkan mampu mengembangkan strategi bisnis yang lebih fleksibel dan kokoh. Direktur Operasional Perusahaan Daerah Taman Satwa (PDTS) KBS, Nurika Widyasanti, menjelaskan bahwa forum Aspiration Gathering menjadi momen penting dalam merancang rencana pengembangan jangka panjang.
Forum ini mengumpulkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk perwakilan DPRD, mitra usaha, pakar kesehatan hewan, praktisi wisata, dan pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA). Tujuannya adalah untuk menghimpun masukan dan rekomendasi yang objektif dan konstruktif guna membentuk visi bersama.
Penyesuaian Tarif Tiket Masuk
Selain perubahan status kelembagaan, salah satu isu utama yang dibahas adalah rencana penyesuaian tarif tiket masuk. Saat ini, harga tiket KBS masih sebesar Rp 15.000 sejak tahun 2010. Meski tergolong terjangkau, dengan pertimbangan inflasi dan kebutuhan peningkatan standar layanan, penyesuaian tarif dirasa sangat relevan.
Nurika Widyasanti menyampaikan bahwa kenaikan tarif akan dilakukan secara bertahap dan tetap kompetitif. Estimasi kenaikan diperkirakan antara Rp 20.000 hingga Rp 25.000. Langkah ini diharapkan dapat mendukung operasional yang lebih efisien dan pengembangan fasilitas yang lebih baik.
Fokus pada Pengembangan Berkelanjutan
Dengan status Perumda, KBS diharapkan mampu bergerak lebih agresif dalam pengembangan layanan, perawatan satwa, dan peningkatan fasilitas publik. Hal ini akan memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya warga Surabaya, yang sering menggunakan KBS sebagai tempat rekreasi dan edukasi.
Pengelolaan yang lebih profesional juga diharapkan dapat meningkatkan citra KBS sebagai salah satu kebun binatang terbaik di Indonesia. Dengan peningkatan kualitas layanan, KBS bisa menjadi contoh bagi institusi sejenis di daerah lain.
Meningkatkan Partisipasi Stakeholder
Forum Aspiration Gathering tidak hanya menjadi ajang pembahasan strategi, tetapi juga menjadi sarana partisipasi aktif dari berbagai stakeholder. Dengan melibatkan berbagai pihak, KBS menunjukkan komitmennya untuk mengedepankan transparansi dan kolaborasi dalam pengambilan keputusan.
Pemangku kepentingan seperti mitra usaha dan pakar kesehatan hewan memiliki peran penting dalam memberikan masukan yang bernilai. Mereka turut serta dalam proses evaluasi dan perencanaan pengembangan KBS.
Harapan untuk Masa Depan yang Lebih Baik
Dengan transformasi ini, KBS tidak hanya berupaya memenuhi harapan masyarakat, tetapi juga menjawab tantangan industri pariwisata dan konservasi. Kebun binatang yang lebih profesional dan berkelanjutan akan menjadi aset penting bagi Kota Surabaya dan Jawa Timur secara keseluruhan.
Perubahan status menjadi Perumda merupakan langkah strategis yang diharapkan dapat membawa KBS menuju masa depan yang lebih cerah. Dengan pendekatan yang lebih modern dan profesional, KBS siap menjadi pusat edukasi, rekreasi, dan konservasi yang lebih baik.***

>

Saat ini belum ada komentar