Dominasi Tim Surabaya Samator dalam Laga Proliga 2026
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Tim Surabaya Samator berhasil mencatatkan kemenangan meyakinkan dalam pertandingan melawan Jakarta Garuda Jaya pada seri keempat putaran pertama Proliga 2026. Kemenangan ini diraih dengan skor telak 3-0 (25-17, 25-19, 25-22) di GOR Tri Dharma Petrokimia Gresik, Kamis, 29 Januari 2026.
Performa Mengesankan Sejak Awal Pertandingan
Sejak wasit meniup peluit awal, Surabaya Samator langsung menunjukkan dominasi yang luar biasa. Koordinasi antara setter Lyvan Taboada dan para spiker seperti Rama Fauzan, Tedy Oka, serta Krisna berjalan sangat efektif. Tim asuhan Rodolfo Sanchez tampil agresif dengan intensitas tinggi, menghasilkan serangan-serangan yang sulit diantisipasi oleh lawan.
Pemain anyar Samator, Jordan Michael Emanuel Dwi Susanto, juga turut memberikan kontribusi penting sejak awal pertandingan. Ia mampu memperkuat strategi tim dengan kemampuan tekniknya yang baik.
Penurunan Performa Garuda Jaya
Jakarta Garuda Jaya mencoba meladeni serangan Samator melalui pemain seperti Dawuda dan Timofei Sokolov. Namun, tekanan servis yang konsisten dari Samator membuat lawan kesulitan dalam menyusun serangan terorganisir. Set pertama pun ditutup dengan kemenangan Samator 25-17.
Di set kedua, Garuda Jaya mencoba melakukan penyesuaian untuk meredam serangan keras Rama Fauzan. Meski demikian, pertahanan Samator yang dipimpin oleh Jordan tetap solid. Sementara itu, penyelesaian akhir Garuda Jaya kurang akurat, sehingga mereka kembali kalah 19-25.
Perubahan Strategi di Set Ketiga
Setelah tertinggal dua set, Garuda Jaya mengubah strategi dengan memaksimalkan peran Timofei Sokolov sebagai ujung tombak. Pola ini sempat membuat laga berjalan ketat dengan kejar-mengejar angka hingga imbang 11-11. Bahkan, Garuda Jaya sempat memimpin 20-19 di fase krusial.
Namun, Samator kembali menemukan momentum melalui blok-blok penentu dan akhirnya mengunci kemenangan dengan skor 25-22. Pelatih Jakarta Garuda Jaya, Nur Widayanto, mengakui bahwa performa timnya belum maksimal. Ia menilai ada beberapa aspek yang perlu dievaluasi, terutama dalam hal servis dan blok.
Tanggapan dari Tim Pemenang
Dari kubu pemenang, kemenangan ini disyukuri sebagai hasil penting dalam persaingan menuju babak berikutnya. Meskipun menang, manajemen Samator menilai masih ada aspek permainan yang perlu dibenahi, terutama dalam hal passing yang kadang kurang fokus.
Pemain baru Samator, Jordan Michael Emanuel Dwi Susanto, mengaku senang dapat langsung berkontribusi bersama tim barunya. Ia berharap kehadirannya memberi dampak positif bagi performa tim ke depan.
Evaluasi dan Harapan Masa Depan
Dawuda, pemain Garuda Jaya, menilai timnya kehilangan fokus di awal pertandingan. Menurutnya, performa mulai membaik pada set ketiga. “Terutama di set pertama dan kedua. Di set ketiga, kami sedikit bisa mengimbangi permainan lawan,” ujar Dawuda.
Sementara itu, manajer Samator, Hadi Sampurno, menyatakan bahwa kemenangan ini adalah langkah penting untuk mempersiapkan pertandingan selanjutnya. Ia berharap anak-anak tim terus memaksimalkan potensi mereka agar bisa masuk final four. ***

>

Saat ini belum ada komentar