Peristiwa Dramatis 4-2 dalam Pertandingan Benfica vs Real Madrid di Liga Champions
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 1 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Pertandingan antara Benfica dan Real Madrid dalam babak penyisihan Liga Champions 2025-2026 berlangsung dengan sangat dinamis dan penuh drama. Di Stadion da Luz, Lisbon, pertandingan yang dimainkan pada dini hari Kamis (29/1/2026) berakhir dengan skor akhir 4-2 untuk kemenangan Benfica. Kemenangan ini menjadi langkah penting bagi tim asal Portugal tersebut dalam perjalanan mereka di kompetisi elit Eropa.
Gol dari Kiper dan Dua Kartu Merah
Salah satu momen yang menarik perhatian adalah gol yang dicetak oleh kiper Benfica, Anatoliy Trubin, pada menit ke-90+8. Ini menunjukkan bahwa situasi di lapangan tidak hanya terjadi di lini serang, tetapi juga bisa muncul dari posisi penjaga gawang. Selain itu, pertandingan ini juga diwarnai dengan dua kartu merah yang dikeluarkan kepada pemain Real Madrid, Raul Asencio dan Rodrygo, pada masa tambahan babak kedua.
Performa Kylian Mbappe
Meskipun kalah, Kylian Mbappe berhasil mencatatkan dua gol untuk Real Madrid. Gol pertama Mbappe tercipta pada menit ke-30, sedangkan gol kedua terjadi pada menit ke-58. Meski demikian, performa Mbappe tidak cukup untuk mengangkat hasil pertandingan bagi Real Madrid, yang harus melanjutkan perjalanan mereka melalui babak playoff.
Posisi Klasemen dan Impak Hasil
Hasil ini membuat Real Madrid melorot ke posisi kesembilan klasemen sementara Liga Champions 2025-2026 dengan 15 poin. Sementara itu, Benfica memperbaiki posisinya menjadi peringkat 24 dengan koleksi sembilan poin. Kemenangan ini juga membawa Benfica menggeser Marseille dari tempat terakhir di slot play-off.
Jalannya Pertandingan
Pertandingan berlangsung dengan intensitas tinggi sejak menit awal. Benfica tampil agresif dan memberikan ancaman nyata melalui Andreas Schjelderup pada menit keenam. Namun, upaya tersebut masih dapat digagalkan oleh barisan belakang Real Madrid. Tim tamu kemudian membalas lewat sundulan Dean Huijsen, tetapi bola masih melambung di atas mistar gawang.
Selama pertandingan, wasit Davide Massa sempat menunjuk titik putih setelah Gianluca Prestianni terjatuh di kotak penalti akibat kontak dengan Jude Bellingham. Namun, keputusan tersebut dibatalkan setelah tinjauan VAR.
Reaksi Pelatih dan Pemain
Jose Mourinho, pelatih Real Madrid, menyampaikan rasa frustrasi terhadap hasil pertandingan. Ia mengakui bahwa timnya gagal memaksimalkan peluang yang ada. Sementara itu, pelatih Benfica, Rúben Amorim, mengapresiasi performa timnya yang mampu bertahan hingga akhir dan menciptakan gol dari kiper.
Tantangan Berikutnya
Real Madrid kini harus menghadapi babak playoff untuk bisa melanjutkan perjalanan mereka di Liga Champions. Sementara itu, Benfica akan berusaha mempertahankan posisinya di klasemen agar bisa berlaga lebih jauh. Pertandingan ini juga menunjukkan bahwa kompetisi sepak bola elit Eropa masih penuh ketidakpastian dan bisa berubah setiap saat.
Dengan hasil ini, Benfica membuktikan bahwa mereka mampu bersaing dengan klub besar seperti Real Madrid. Kemenangan ini menjadi motivasi besar bagi tim asal Portugal untuk terus berjuang di babak-babak selanjutnya.***

>

Saat ini belum ada komentar